GADIS 100 KG
"Udah seminggu Lu kayak orang gila, Deer. Nggak bosen Lu?“ tanya Elang. Siang itu ia datang membawa banyak makanan yang dibuatnya sendiri.
“Gue lebih baik gila daripada terhina gini, Lang.“ Untuk pertama kalinya, gadis bermata bulat itu menyahut dengan tatapan kosong.
“Lu enggak terhina, Lu masih suci, Adeera!“ Elang melotot sambil menghampirinya.
“Ta-tapi—“
“Gue tau ini sulit, Deer. Sulit banget malah, tapi kalo Lu kayak gini terus kasihan orangtua Lu, Deer. Apa Lu pikir mereka nggak sakit liat anak gadisnya dilecehkan terus depresi?“
Bukannya menjawab, Tangis Adeera justru pecah.
"Rasa trauma itu emang nggak bisa hilang dalam waktu sebentar, tapi kita bisa meminimalisirnya.“
Bab Populer