Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Mencintai Seorang Climber

Mencintai Seorang Climber

Ada jalan setapak di dekat situ, menuju ke pemukiman penduduk, yang letaknya jauh di belakang lokasi galian tanah itu. Setelah membayar taksi, Marco menoleh pada Ujo. “Tiap hari berangkat dari sini ke kampus saya untuk jualan bakso? Jauh sekali Mang! Apa nggak ada lokasi yang lebih dekat untuk jualan bakso?”
3.4K viewsOngoingAdded to Library 77 Times as tukang bakso terdekat
Read
+Library
SURGA SEMALAM BERSAMA TUAN IVANDER

SURGA SEMALAM BERSAMA TUAN IVANDER

Syafana memandang jalan depan dengan mata yang sedikit serius, pikirannya kembali ke ruangan rapat tadi membuat hatinya sedikit panas. Tiba-tiba, dia melihat sebuah kedai bakso di pinggir jalan, lampunya menyala terang, menampilkan tulisan ‘Bakso Pedas Pak Slamet’ yang mencolok. Ia segera menoleh ke Erlang. “Erlang, tolong berhenti di kedai bakso itu ya,” pinta Syafana seraya menunjuk sebuah kedai bakso yang tak jauh dari kendaraan mereka.
1016.1K viewsCompletedAdded to Library 562 Times as tukang bakso terdekat
Read
+Library
Diam-Diam Jatuh Cinta

Diam-Diam Jatuh Cinta

Aku membuka pintu mobil dan disambut titik hujan yang intensitasnya masih seperti tadi. Penjual bakso terheran-heran melihatku begitu pun beberapa pembeli lain. Di saat orang-orang memakai jaket tebal aku malah bertelanjang dada. “Baksonya dua mangkok, Pak, nggak pake mie, tapi baksonya dibanyakin ya, Pak. Urat dua, telur satu, sisanya kelereng.” Aku mendiktekan pesananku. “Dua-duanya, Mas?”
9.728.7K viewsCompletedAdded to Library 746 Times as tukang bakso terdekat
Read
+Library
Tukang Pijat Tampan

Tukang Pijat Tampan

Motor sport hitam itu melaju perlahan keluar dari gang, lalu mempercepat laju begitu sampai di jalan raya. Sekitar lima belas menit kemudian, mereka sampai di sebuah warung bakso kecil di pinggir jalan yang memang tidak terlalu ramai. Hanya ada dua atau tiga pelanggan lain yang sedang makan. Warung ini sederhana; meja plastik, kursi lipat, atap seng yang sedikit berkarat. Tapi aroma kaldu baksonya menguar kuat, pertanda bahwa rasa tidak pernah berbohong.
10595.4K viewsCompletedAdded to Library 23.8K Times as tukang bakso terdekat
Read
+Library
Hati yang Tak Direstui

Hati yang Tak Direstui

"hehe aku sendiri aja sampe lupa kalo aku laper, makasiih ya Ra udah ngingetin.. bener nih kamu mau nemenin?" "iyaa, ayo mau ga? keburu berubah pikiran nih" "ayoo.. ayoooo.. Mmm, enaknya makan apaaa ya?? Ra kamu lagi mau makan apa? biar sekalian deh" "Sore-sore gini makan bakso pedes gurih, seger deh kayanya Thur.. tapi dimana ya yang jual bakso di stasiun?" "Wah boleh juga tuh, ayo kita cari.. kalo ga salah sih di dalem ada toko yang jual bakso deh, aku pernah liat.. Yuk kita kesana"
10746 viewsOngoingAdded to Library 29 Times as tukang bakso terdekat
Read
+Library
Miskin Gara-gara Nikah Lagi

Miskin Gara-gara Nikah Lagi

Ah, kenangan masa kecil yang perlahan tergerus dengan arus kehidupan kota yang serba keras. Ting! Ting! "Bakso! Bakso!" Zul reflek menoleh. Dari kejauhan terdengar deru motor. Unik sekali disini, bahkan pedagang bakso saja keliling malam-malam. Mendadak Zul ingin makan yang hangat-hangat. Dan sepertinya, mamang bakso itu masih agak jauh, cukuplah waktunya untuk mengambil uang. Gegas, sedikit terburu, Zul ke dalam.
10129.5K viewsCompletedAdded to Library 5.1K Times as tukang bakso terdekat
Read
+Library
Suamiku, Tuan Mudaku

Suamiku, Tuan Mudaku

Tanya Vano memastikan ketersediaan stok makanan sore itu. Si mamang tukang bakso menoleh sembari mengelap tangannya dengan kain celemek. "Lumayan den hari ini mah agak sepi den." Jawab si mamang jujur mengenai kondisi penjualannya hari ini. Mendengar hal tersebut, Devan yang duduk di sudut teras langsung menegakkan punggungnya. "Saya borong mang basonya. Bungkus semuanya mang. Sebentar lagi ada anak-anak yang mau pulang dari pengajian kasih sama mereka satu-satu mang." Ucap Devan.
466 viewsOngoingAdded to Library 15 Times as tukang bakso terdekat
Read
+Library
UANGKU BUKAN BERARTI UANGMU, MAS!!!

UANGKU BUKAN BERARTI UANGMU, MAS!!!

Batinku dalam hati. **** Tok tok tok, tok tok!!! "Baksooooo!!!" Teriak tukang bakso depan rumah. "Mau bakso gak Bu?" Tanya ku pada Ibu yang masih sibuk menggoda cucunya. "Boleh, kayak biasanya ya. Pedes!!!" Jawab Ibu tanpa menoleh sedikitpun kearah ku "Aku juga Mas. Sama kayak Ibu." Timpal Lusi tak mau kaah.
1066.8K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as tukang bakso terdekat
Read
+Library
Istriku Seorang Juragan

Istriku Seorang Juragan

Bukan apa, takutnya cibiran yang keluar dari mulut karyawan mini market tadi kembali terulang di kedai bakso soalnya sekarang tubuh kami sudah lengket di telinga, dan ku cium aroma tubuhnya juga agak menyengat, untungnya aku memakai masker jadi agak sedikit terselamatkan sih. "Di dekat rumahnya a Ujang, kang. Baksonya disana enak, Jingga suka" jawabnya antusias. Aku mengangguk, emang bakso dekat rumahnya si Ujang paling the best, bukan hanya langganan Jingga saja itu mah tapi juga aku kalau lagi main kerumah si ujang. "Di bungkus ya, gak usah makan disana" pintaku dengan mencoba untuk fokus menatap jalanan.
103.6K viewsCompletedAdded to Library 107 Times as tukang bakso terdekat
Read
+Library
Maduku Sayang

Maduku Sayang

Naren melirik sekilas ke arah Ferdila, lalu menjawab, " Bakso bakar mau?" "Kenapa bakso bakar?" Ferdila ikut bertanya. Lelaki tampan itu menjelaskan bahwa saat ini bakso sedang laris di pasaran dan di lingkungan dekat sini belum ada penjualnya. Lagi pula idak mengapa kalau pasang outlet depan rumah sekalian es teh biar lengkap. "Kalau sembako?" tanya Ferdila lagi.
9.927.0K viewsCompletedAdded to Library 674 Times as tukang bakso terdekat
Read
+Library
PREV
123456
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status