Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
My Game Boyfriend

My Game Boyfriend

"Kita mulai saja." Ia berbalik untuk meraih kameranya, memeriksa ulang pengaturan lensa dengan gerakan cepat sebelum kembali menatapmu. Kilatan di matanya kembali berubah menjadi gelap dan tajam karena rasa ingin memiliki.
530 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13 kali sebagai turn of the camera
Baca
+Pustaka
Aroma Dalam Mimpi

Aroma Dalam Mimpi

Tapi saat ia menggeser pot tanaman kecil yang berada di sisi kanan meja, matanya menangkap sesuatu yang tak seharusnya ada, sebuah cahaya merah kecil yang berkedip pelan dari dalam tanah pot. Jantung Ren berdetak lebih cepat. Instingnya langsung menyala. Ia tahu persis benda apa itu. “Sialan!” desisnya sambil menyentak pot tanaman ke samping. Tanah tumpah sebagian, dan dari balik akar-akar kecil dan pecahan kerikil, muncullah sebuah kamera mikro, tak lebih besar dari kancing jas. Ren mencabut kamera itu dengan kasar, menggenggamnya erat, seolah ingin menghancurkannya dengan tangan sendiri. Matanya menatap tajam benda itu, pikirannya berpacu cepat.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai turn of the camera
Baca
+Pustaka
Tuan, Kau Sudah Berjanji Menjagaku

Tuan, Kau Sudah Berjanji Menjagaku

Lalu tiba-tiba Ia menoleh ke arah kamera, seolah melihat sesuatu yang sangat berharga berada di pusat kamera. Senyum tipis terbit di bibir Erika, begitu alami dan kelopak matanya mengerjap dengan sinar lebih berbinar. Erika berjalan mendekat dengan langkah hati-hati ke arah kamera video, lalu membungkuk dengan senyum dan tatapan mata semakin berkilau indah juga sangat polos dan murni. "Cut ..." photografer berkata lirih dan Erika mengangkat wajahnya dari depan kamera.
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai turn of the camera
Baca
+Pustaka
Mencari Cinta Sejati

Mencari Cinta Sejati

“Dan… action!” Ambar melangkah perlahan, memainkan ekspresi sendu. Kamera mengikuti gerakannya, menangkap setiap kedipan, setiap tarikan napas. Namun di sela konsentrasi itu, ia merasakan sesuatu yang aneh — seperti ada tatapan yang menembus dari balik kamera. Dingin. Menyusup. Membuat bulu kuduknya berdiri.
10816 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai turn of the camera
Baca
+Pustaka
Istri Palsu Presdir

Istri Palsu Presdir

Tapi rupanya kali ini berbeda. Potongan rekaman dari kejadian di toko mainan yang dua puluh menit lalu terjadi, tiba-tiba diputar tanpa sensor. Di layar, wajahnya terpampang penuh. Sorot matanya, nada ancamannya yang tenang tapi tajam, semuanya terlihat dan terdengar mencolok di antara lalu lintas manusia yang ramai saat ini.
1031.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai turn of the camera
Baca
+Pustaka
DENDAM CINTA MASA LALU

DENDAM CINTA MASA LALU

Aron harus segera menghapus semua jejak sebelum Eva terbangun. Aron berjalan mendekati sudut lemari, meraih sebuah kamera pengintai kecil yang dia sembunyikan. Terus satu per satu kamera tersembunyi Aron bersihkan. Aron melempar semuanya ke dalam bara di perapian. Suara letupan kecil terdengar saat kepingan kamera itu terbakar menjadi abu.
1054.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai turn of the camera
Tampilkan Ulasan (30)
Baca
+Pustaka
Jemyadam
Terimakasih buat teman-teman pembaca yang sudah setia ngikutin semua ceritaku. LUV U PULLL buat kalian semua. Cerita ini sudah tamat. Maaf kalau aku gak bisa balas komen pembaca satu-persatu. Untuk cerita selanjutnya bisa ikuti infonya di 1G JEMYADAM8. Buat pertanyaan silahkan DM, ya... ^•^
intan
gimana ya... babang aron sedang terjebak dgn kelakuannya sendiri... gak nunjukin bini ntar si lampir makin kepedean dan ngejar² kek setan, tapi kalo nunjukin bini bakal lebih hororr dari pada dikejar setan awokawok jadi kasian aku sama kau bang hak hak hak............
Baca Semua Ulasan
Lelaki yang Tak Terlihat Kaya

Lelaki yang Tak Terlihat Kaya

Setelah Gerald yakin bahwa semua orang terekam di dalam frame kamera, kemudian Gerald berkata, “Baik, dalam hitungan, satu! Dua! Tiga—!” Tiba-tiba, Gerald tersentak kaget karena gembira, mengakibatkan kamera terlempar ke udara! Pada saat semua orang menyadari yang terjadi, kamera sudah membentur tanah! Dengan lensa yang sedikit retak dan beberapa 'bunyian' tambahan yang berasal dari dalam kamera, semua orang yakin bahwa beberapa komponen di dalam perangkat telah rusak.
924.9M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 897.0K kali sebagai turn of the camera
Tampilkan Ulasan (23624)
Baca
+Pustaka
arie driver
baru sampe bab 47 haduh, kemaren udah tunda baca karna koin bonus abis.. eh sekarang udah abis lagi aja cepet bener.. gak ke bayang sampe 1881 tunda berapa lama bacanya.. fix daripada penasaran yang berkelanjutan dan malah jadi kerjaan, kita uninstall ajalah yak........ thanks udah bisa baca sampai 47
andi paraita
gw udah baca SAMPAI TAMAT, kesimpulannya *duit habis 1,6jta lebih baru bsa tamat *ceritanya banyak yg gak nyambung prtengahn smpai AKHIR dan pas akhir pun seolah² dipaksa Di tutup aja biar tamat gak nyambung wkwk *cerita awal Dan Akhir Lumayan seru Dan pada Dasarnya ceritanya ngehalu tingkat Dewa ...
Baca Semua Ulasan
Tukang Pijat Tampan

Tukang Pijat Tampan

Adit dan Clara mengangguk, lalu berjalan ke posisi yang ditunjuk. Mereka berdiri berhadapan, dengan Menara Eiffel yang bersinar megah di belakang mereka. Cahaya dari menara menciptakan aura keemasan di sekeliling mereka. Rian mengangkat ponselnya, mulai merekam dengan angle yang pas, menangkap Adit dan Clara di foreground, dengan Menara Eiffel di background. Pak Teguh tidak memberi aba-aba "action" dia hanya memberi isyarat dengan tangan bahwa kamera sudah rolling.
10581.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14.0K kali sebagai turn of the camera
Baca
+Pustaka
Pak, Jangan! Nanti Ketahuan!

Pak, Jangan! Nanti Ketahuan!

Tangannya terangkat, melambaikan dengan anggun, tanpa menghilangkan aura profesional yang ia jaga. Sementara tim langsung bergerak, membentuk batas agar kerumunan tidak terlalu mendekat. "Kita mulai ya!" seru fotografer. Aruna berdiri di ujung jalan ketika kamera mengarah. Dan dalam hitungan detik, ia berubah.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai turn of the camera
Baca
+Pustaka
Jiwa Kekasihku di Tubuh Suamiku

Jiwa Kekasihku di Tubuh Suamiku

Penyelidik itu menurunkan kameranya setelah memastikan beberapa foto terakhir cukup jelas. Ia membuka ponsel, memilih tiga bidikan terbaik, wajah mekanik itu saat menerima telepon, wajahnya saat gelisah menoleh ke kiri-kanan, dan satu lagi ketika ia hampir menjatuhkan bungkus rokok dari tangannya yang bergetar. Ia melampirkan catatan singkat sebelum menekan tombol send.
102.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai turn of the camera
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status