Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ketika Mafia Terjerat Janda

Ketika Mafia Terjerat Janda

Bella bertanya sambil memperhatikan setiap sudut tempat mencari celah kameranya. "Apapun yang kau mau akan kau dapatkan." "Bagaimana, apa kau melihat bagian atasku?" tanya Bella. "Ya aku melihatnya." Bella mengerutkan dahi, dia yakin jika dia sedang membelakangi kamera saat ini. Bella mundur beberapa langkah hingga setelah menutup baju bagian atasnya, dia berbalik terlihat wajah polosnya tidak membuat curiga pria aneh yang sedang memantaunya. Bella tersenyum menyeringai berhasil menutup kamera dan membiarkan pengeras suara tetap di sana.
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai turn of the camera
Baca
+Pustaka
Terjerat Hasrat Nyonya Muda

Terjerat Hasrat Nyonya Muda

Dengan sigap, Zavier meraih batang besi karatan di dekat tong, melompat sedikit, lalu menghantam kamera itu dengan keras. “Krakk!” Suara pecahan kaca kecil terdengar. Kamera bergoyang lalu mati, meninggalkan percikan listrik sebentar. Zavier menatap hasil perbuatannya, menghela napas lega singkat. “Tidak boleh ada bukti,” bisiknya. Namun waktu tidak berpihak padanya. Suara langkah berat makin dekat. “Ke arah sini! Cepat!”
108.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 205 kali sebagai turn of the camera
Baca
+Pustaka
Gadis Mungil CEO: Mommy, Please Jadi Ibuku

Gadis Mungil CEO: Mommy, Please Jadi Ibuku

Hanya saja, prasangka itu berubah menjadi desir kecurigaan yang menusuk, karena tepat lima detik pasca aku melihatnya, pria itu melepas kacamatanya. Mata kami bertemu. Dia mengangkat tangan yang memegang kamera. Klik! Bunyi itu dapat kudengar meski semu ketika tangannya memutar lensa, lalu kilatan kecil muncul. Wajahku dipotret. *** Bersambung.....
1017.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 443 kali sebagai turn of the camera
Baca
+Pustaka
Tunangan Kontrak Sang CEO

Tunangan Kontrak Sang CEO

"Kita selalu mulai dari sumber." Mereka memutar ulang rekaman relay-cam—kamera yang dipasang untuk cadangan sinyal saat resepsi. Suara whirr halus menyatu dengan dengung AC. Gambar muncul: balkon, kerumun, lampu-lampu hangat yang sekarang tampak dingin. Inez menstabilisasi frame; garis tepi yang dulu bergoyang kini lebih tegar. Di detik ke-00:48, ada pergeseran halus di kiri bawah, bayangan memanjang seperti garis yang malas. Inez menambah gain—kontur tubuh membentuk siluet.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai turn of the camera
Baca
+Pustaka
Rotate

Rotate

Aku menurunkan penggaruk daun di tanganku, air mataku mengalir deras “Kau..” Di saat yang sangat menyentuh itu, tiba tiba salah satu kepala Kerberos menoleh ke arahku. Ia menatapku dengan mata laparnya, sekujur tubuhku menggigil. Aku berdiri tepat dibelakangnya, jarak ini cukup untuk membuatnya memakanku dalam sekali lahap.
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai turn of the camera
Baca
+Pustaka
Turn Out

Turn Out

Mendapatkan beberapa yang langsung dipisahkan, menatap kardus berisi mereka yang tidak lolos seketika hembusan napas dikeluarkan kasar, menutup kardus dan menyimpannya di tempat yang nanti akan dipilah, dimana kertasnya akan dipakai untuk departemen yang membutuhkan kertas bekas. Telepon ruangan berbunyi, Vania mengerutkan kening dan langsung mengangkatnya, seketika membelalakkan mata saat mendapati informasi dari satpam tentang kejadian didepan. Situasi yang sama sekali tidak pernah dibayangkan, biasanya Reno yang mengatasi semua ini dan sekarang dirinya yang harus turun tangan. Vania meminta security untuk mengantarkan tamu di ruangan biasa dirinya melakukan interview, menutup panggilan da
1.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai turn of the camera
Baca
+Pustaka
TUKANG CILOK TERNYATA INTEL

TUKANG CILOK TERNYATA INTEL

Mereka tertawa, masuk ke dalam tempat karaoke seolah dunia hanya milik mereka. Aluna terdiam. Tangan kanannya merogoh ponsel. Dalam gerakan refleks dan nyaris tanpa suara, ia mengangkat kamera. Klik. Satu foto. Hanya satu, tapi cukup untuk membalik segalanya. Next?
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai turn of the camera
Baca
+Pustaka
Gadis Incaran Duda Menawan

Gadis Incaran Duda Menawan

Tanpa berpikir panjang, Candy mengayunkan tangannya dan membanting kamera itu ke lantai dengan sekuat tenaga! BRAK! Suara pecahan lensa dan bodi kamera yang hancur menggema di seluruh ruangan. Semua orang yang menyaksikan adegan itu terdiam, menahan napas dalam keterkejutan. Charlotte terbelalak, tubuhnya membeku seketika. Matanya terpaku pada kameranya yang kini tergeletak di lantai dalam kondisi hancur berantakan. Potongan lensa berserakan, retakan memenuhi permukaannya, dan tidak ada lagi yang bisa diselamatkan.
1.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai turn of the camera
Baca
+Pustaka
Sang Penguasa, Mr. Levon

Sang Penguasa, Mr. Levon

Cairan merah kehitaman itu berputar di dalam gelas, Ana mengisinya seperempat. Sedangkan Levon, ia mengambil benda kecil di kantongnya lalu ia berucap, “Mohon maaf, Tuan Elanga. Aku harus mematikan kameranya sebentar. Tidak mungkin kau menonton adegan ranjangku.” Ana sedikit terkejut dan bertanya pada Levon, “Apakah benda canggih itu terpasang kamera?”
8.7343.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.6K kali sebagai turn of the camera
Tampilkan Ulasan (51)
Baca
+Pustaka
Nannys0903
Mampir ke karyaku MALAM TANPA NODA Faisal tak menemukan bercak dara di atas ranjang apa benar istrinya sudah tak perawan. memilih menikahi wanita lain pilihan ibuanya tanpa mau menyentuh istri pertama. Mampukah Airi bertahan dalam rumah tangganya.
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
System Teknologi di Kerajaan Arkanis

System Teknologi di Kerajaan Arkanis

Setelah beberapa menit berjalan, kamera kristal menangkap bentuk samar di antara pepohonan—sesuatu yang bergerak begitu cepat hingga hampir tampak seperti kabut yang berbeda dari kabut kristal mereka sendiri. “Di sana,” bisik Raka sambil menekan tombol tuas kecil di kamera, memfokuskan sinar biru ke arah gerakan itu. Bayangan gelap itu berhenti sejenak. Pola mana yang muncul di piring kaca berputar cepat, seolah mencari celah untuk menyerang. Leonhart mengangkat pedang sedikit lebih tinggi. “Siap?” Raka mengangguk. “Siap.”
867 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai turn of the camera
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status