TAMING THE BOSS
Ditandai dengan langsung menitah, “Kasih dikit, dong, Jang. Oh, ya, kenalin. Namanya si Jamet. Sekarang dia jadi kucing kami.”
Hampir saja Lih menyemburkan makanannya. Ia yang terbatuk-batuk gara-gara tersedak lekas-lekas mengambil minum dari dispenser di belakangnya. “Jadi, kalian dari tadi sibuk nata perabotan buat kucing ini?” tanya Lih yang kemudian memberikan sedikit makanannya pada si Jamet. Alamat, selain harus berbagi makanan, ia juga harus mengepel lantai lantaran dibuat meletakkan mie tersebut.
“Iya, ini sisa kardus dari barang-barang si Jamet,” balas Jameka yang kemudian berbicara pada Tito. “Kita bawa ini ke belakang dulu abis itu ngomong sama si Bujang.”
Hot Chapters