Katanya, Aku Pelit
"Ini, si Shuaib mau ketemuan sama cewek. Mereka dijodohkan."
"Nyamanlah kau, Ib." Kutepuk pundak Shuaib, lalu mengguraunya, "Tak kesepian lagi kalau malam."
"Masalahnya, dia ini pemalu," ungkap Jep.
Aku menimbang sejenak sembari mengelus dagu. Sepertinya, hal ini bisa kumanfaatkan untuk mendapatkan uang. Ini zaman edan, mana ada yang gratis.
"Kalau gitu, biar aku ajarkan. Tetapi, ada imbalannya." Aku tertawa kecil.
Hot Chapters