Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Two Times

Two Times

Layar ponsel ini juga jauh lebih besar. Namun entah mengapa aku bisa menggunakan benda yang ada di tanganku ini, seperti aku sudah biasa menggunakannya. Kulihat tahun yang tertera di layar ponsel itu. 2020 ??? Jadi saat ini aku berada di tahun 2020 ?? Bagaimana bisa ?? Bersambung..
8.68.8K viewsOngoingAdded to Library 185 Times as twenty second
Read
+Library
Pilihan Kedua

Pilihan Kedua

Enam bulan ini aku hanya lari dari semuanya, dan hatiku hampa. “Apa pernah sekali saja kamu mencintaiku dulu?” tanyaku. Aku tak ingin mengungkit masa lalu, tapi aku harus tahu bahwa dua tahun itu setidaknya akupernah di cintai. “Siapa yang tak akan mencintai wanita sebaik dirimu,” Ritchie terlihat ragu, hal itu bahkan tak menjawab pertanyaanku. Keraguannya sama saja dengan jawaban tidak. “Lalu Tsania?”
101.7K viewsOngoingAdded to Library 46 Times as twenty second
Read
+Library
BUNGA KEDUA

BUNGA KEDUA

Mereka berpose dengan tangan menggenggam sebuah bunga yang sangat indah, senyum mereka begitu indah dan memancarkan kebahagiaan di hati mereka masing-masing. “Enam tahun telah berlalu Mas, dan saat ini aku takut, jika kita tidak bisa menaiki tangga pernikahan kita hingga tahun ke tujuh. Sampai saat ini aku masih tidak menyangka Mas, akan ada bunga kedua di dalam pernikahan kita, apa ini artinya aku akan kehilangan kamu Mas? Kehilangan setiap momen yang indah bersama kamu, akankah aku mampu menjalani hari-hariku dengan adanya Bunga di rumah ini?”
2.7K viewsOngoingAdded to Library 64 Times as twenty second
Read
+Library
The Second Season

The Second Season

“50 ... 48 ... 46 ... 44 ... 41 ..-“ “Bukan, 42,” potong Bayu membenarkan hitungan Tiara. Sembari mengelus punggung Tiara, Bayu semakin mendekatkan telinganya pada bibir Tiara. Bayu pun tidak mengerti, perasaan sesak apa yang menjeratnya mendengar suara lemah Tiara. “42 ... 40 ....”
106.3K viewsOngoingAdded to Library 176 Times as twenty second
Read
+Library
720 Jam

720 Jam

"Tata sama mas Habib..." See you next part 👋
3.9K viewsCompletedAdded to Library 131 Times as twenty second
Read
+Library
ISTRI KESAYANGAN MR. BILLIONAIRE

ISTRI KESAYANGAN MR. BILLIONAIRE

"Ayana, apa kau ingin mendengar kabar bahagia hari ini?" "Baiklah, jika kau tidak ingin menjawab, tapi aku ingin memberitahumu sesuatu. Bryan akan merayakan ulang tahunku yang ke-20, minggu depan!" Nina berucap penuh semangat, Ayana yang mendengarnya, sontak saja terkejut. "Apa!" mata Ayana membulat, tidak percaya dengan apa yang baru saja dia dengar, dari mulut Kakaknya.
106.7K viewsCompletedAdded to Library 160 Times as twenty second
Read
+Library
Janji Kedua

Janji Kedua

"Jadi aku akan mengirimkan susu ibu hamil dan keperluan bayi ke minimarketmu. Diskonmu tiga persen lebih banyak dari sebelumnya. Itu sudah harga maksimal untuk grosir besar." "Cean, jangan terintimidasi oleh suamimu. Kita bisa ngobrol sebentar, kan?" "Jatuh tempo pembayarannya dua minggu dariku sementara barang bisa dikirim dua kali seminggu. Kiriman pertama sudah berangkat satu jam yang lalu ke tempatmu."
1019.1K viewsCompletedAdded to Library 533 Times as twenty second
Read
+Library
TERNYATA AKU YANG KEDUA

TERNYATA AKU YANG KEDUA

tebaknya. "Sudah, saya sudah menikah," jawabnya jujur. Seharusnya Angga juga tahu siapa pemilik perusahaan Wiguna. "Berapa usia pak Angga?" tanya Denis lagi. "Maaf, saya jadi bertanya hal pribadi," sedapnya. "Tidak apa-apa, usia saya masih 26 tahun," jelasnya. "Wah, usianya sama seperti istri saya, kalau saya berusia 30 tahun," sahut Denis tanpa di tanya.
5.7K viewsCompletedAdded to Library 216 Times as twenty second
Read
+Library
Twogether

Twogether

Eden menggeleng-geleng pelan. Anna memang memiliki emosi yang masih labil untuk seorang gadis yang sudah berusia dua puluh tiga tahun. Reaksinya juga cepat sekali berubah. Entahlah, dia hanya mengungkapkan apa yang sedang dirasakannya dan juga mengatakan apa yang sedang dipikirkannya. Ya. Begitu saja. Tanpa di saring dan juga tak berpikir panjang. Setelah berkendara lima belas menit lagi. Mereka tiba di depan restoran tempat Anna berjanji dengan Zeno. “Dia masih di sana bukan?” Anna bergumam pelan kemudian langsung membuka pintu mobil.
102.3K viewsCompletedAdded to Library 61 Times as twenty second
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status