TERIKAT PERJODOHAN
Main solo saja belum tentu punya tenaga.
“Misi ya Om, Tante, Oma, Kak,” semua orang Jeno sebut. Ia mendekati Niel, menepuk pelan paha temannya. “Mau udut nggak? Rokok gue kan mentol, siapa tau lo enakan,” tawar Jeno.
“Gendong!”
“Hah?!” Jeno mengerjapkan matanya. “Apaan?”
“Gendong, Babi! Gue nggak punya tenaga! Belum diisi apa-apaan perut dari pagi.”