Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Gara-gara Teman, Rumah Tanggaku Berantakan

Gara-gara Teman, Rumah Tanggaku Berantakan

Tanpa menunggu jawaban atau izin berlanjut, bergegas Rana pergi keluar ruangan, dari pada harus mendengarkan proses hukum yang terasa rumit dan menyebalkan. Bergerak bebas netra Rana menilai dan mengamati setiap seni dalam kata atau gambar coretan yang berada di dinding, hanya sekali lihat saja Rana tahu itu untuk menambah estetika dan menunjukkan arti keadilan. Namun, kenapa Rana merasa keberatan saat tahu Fafa tidak mendapat hukuman apa pun atas segala perbuatannya? Bukankah itu adil, mengingat Fafa hanya orang suruhan untuk teror dan melakukan perzinahan secara personal?
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai unfair artinya
Baca
+Pustaka
Kode Prosa Aisha

Kode Prosa Aisha

“Oh, but I dont change that easily—tapi aku tidak mengubahnya semudah itu.” “Why not?” “Why dont we agree? I offer you a big win win solution—Kenapa kita tidak sepakat? Aku menawarkan solusi keuntungan bersama yang besar.” “I said the answer—Saya sudah katakan jawabannya.” “Hem, in that case. I cant draw apart of my big picture. How about we decide fairly—kakau begitu. Aku tidak bisa menarik kembali bagian dari gambar besarku. Bagaimana kalau kita putuskan dengan adil?”
9.82.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai unfair artinya
Baca
+Pustaka
Bad Guy (Bahasa Indonesia)

Bad Guy (Bahasa Indonesia)

Kini, aku sadar, bahwa diberi soal menyulitkan itu memang sangat menyebalkan. Aku tidak sedang mengerjakan ujian sertifikasi atau ujian masuk PNS, ujian yang kuhadapi kali ini sungguh memusingkan dari itu semua. Allendra, ya, manusia ini. Siapa dia dan apa maunya, aku tidak tahu sama sekali. Dia hanya datang dengan seenaknya, bersikap seenaknya, dan menghempasku seenaknya. Biasanya laki-laki menamakan fenomena ini sebagai strategi tarik ulur. Aku yang semula tidak tertarik pada permainannya tetiba terjebak dengan ketidakmauanku sendiri.
9.829.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai unfair artinya
Baca
+Pustaka
Ditikam Cinta

Ditikam Cinta

Ujar Aarav “Namun Aku mau Kompetisi itu bersifat adil dan Merata untuk Pelukis Pelukis Jalanan yang belum memiliki kemampuan.” Ujar Aarav “Kau tidak perlu lagi menghasutku untuk kembali ke Dunia Seni Lukis. Namun maaf aku tidak bisa bergabung dengan Galerymu karena aku tidak mau Nama Aarav kembali lagi ke dunia seni.” Ujar Aarav “Kau tahu siapa yang mengadakan kompetisi Itu?” Tanya Bora
105.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 151 kali sebagai unfair artinya
Baca
+Pustaka
Obsesi Tuan Muda Candra

Obsesi Tuan Muda Candra

Hujan turun lagi, tapi suara tetesnya menyatu dengan tawa anak-anak, menjadi irama kehidupan yang baru. Beberapa minggu kemudian, Universitas Papua Barat mengundang Candra untuk mengadakan program terapi kreatif rutin. Pada sesi pertama, seorang mahasiswa Fakultas Hukum bernama Arif datang menghampirinya. Dia mengaku terjebak dalam obsesi keadilan ekstrem, sampai lupa bahwa hukuman tanpa belas kasihan tidak akan menyembuhkan. “Cerita Anda tentang meninggalkan dendam membuatku menyadari: keadilan yang benar adalah yang memberi kesempatan untuk memulai ulang,” ujar Arif. Candra mengajaknya menggambar, memvisualisasikan keadilan sebagai cahaya yang menerangi, bukan pedang yang menyakiti.
10638 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai unfair artinya
Baca
+Pustaka
EGO

EGO

Mae Takataereseleros
dan "kenal" "Art style adalah benda mati yang merupakan visualisasi dua dimensi dari makhluk hidup." "Apa yang kamu maksud itu... Nama sketsa, gambar, atau lukisan?" tanya pemuda itu, ia tertarik dengan perbincangan kali ini. Dilepaskannya gagang sendok. Mengambil gelas minumnya untuk menelan seteguk air. "Tepat." Balas Elzora. Obrolan sederhana membawa pikiran pemuda itu dalam kesenangan yang sempat hilang. Sampai tak sadar bahwa mereka belum saling mengenal.
4.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai unfair artinya
Baca
+Pustaka
Rahasia Gadis Mafia

Rahasia Gadis Mafia

Mazaya bertanya dengan tatapan kosong. "Maksud lo?" Rafa mengernyitkan keningnya. "Hidup ini selalu adil. Meskipun kita sering merasa diperlakukan tidak adil, tapi sesungguhnya disitulah keadilan itu. Pikirkan bagaimana nasib kita jika tidak berada pada posisi ini sekarang? pasti banyak hal yang harus berubah bukan?" Akhirnya Rafa memberikan jawaban juga.
104.8K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 135 kali sebagai unfair artinya
Baca
+Pustaka
KAPAN AYAH PULANG

KAPAN AYAH PULANG

BAB KE : 184 HARAPAN FAIZ 16+ Bukankah membalas kejahatan dengan kejahatan, sama saja jahatnya? Mungkin karena itulah Tuhan menciptakan hukum, agar manusia tidak membalas kejahatan dengan kejahatan dengan mengatas namakan keadilan. Itulah yang membuat Faiz merasa bahwa dia adalah bagian dari kejahatan itu sendiri. Hal ini yang membuat dirinya seakan tidak berarti, sehingga rasa bahagia terasa jauh.
1013.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 327 kali sebagai unfair artinya
Baca
+Pustaka
ISTRIMU TERNYATA SULTAN

ISTRIMU TERNYATA SULTAN

Rangga merangkul bahu Berlin. "Dan istri gue," Rangga menatap Berlin bangga. "Dia nggak butuh cowok yang wangi parfum mahal tapi hatinya busuk. Dia butuh cowok yang siap kotor-kotoran masuk gorong-gorong demi bersihin nama baik keluarga." Berlin tersenyum, mengambil alih mic untuk kalimat penutup. "Buat semua yang nonton," kata Berlin menatap lensa kamera. "Seni itu indah. Lukisan itu mahal. Tapi kejujuran? Itu barang antik yang nggak ternilai harganya."
10975 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai unfair artinya
Baca
+Pustaka
Insya Allah Ada Jalan, Nak!

Insya Allah Ada Jalan, Nak!

sambutku datar. “Hajar, Bob!” sambut teman sebangkunya sambil terkekeh. Ketika mataku melirik tajam padanya, anak itu langsung diam. “Emm, jadi begini, Pak,” anak muda bernama Bobby terdiam sejenak. Lalu, lanjutnya, “Teori seni rupa sudah pernah dibahas sebelumnya di kelas satu. Pasti Bapak akan menjelaskan tentang seni murni dan seni terapan, kan? Aku akan menjelaskan pada Bapak, bahwa seni murni adalah seni rupa dua dimensi atau tiga dimensi yang dibuat oleh seniman hanya untuk bernilai seni semata, contohnya lukisan, patung, ukiran, dan sebagainya.”
1010.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 250 kali sebagai unfair artinya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234568
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status