Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Suamiku Tidak Memiliki Gaji

Suamiku Tidak Memiliki Gaji

Ucap Bu Ida "Emmm pantesan harganya murah-murah mungkin gak mikirin untung rugi karena buka toko cuma buat kedok aja biar kelihatan usaha." Ucap Bu Narti, aku sudah mengerti maksud dari yang dia katakan "Maksudnya apa Bu Narti ?" tanya Bu Rita
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai unfinished artinya
Baca
+Pustaka
CAHAYA, Glow Up Setelah Disia-siakan

CAHAYA, Glow Up Setelah Disia-siakan

tanya nona muda itu pada ART-nya dengan memicingkan sebelah mata, tanda bahwa dia benar-benar tidak paham dengan apa yang didengarnya. “Astaghfirullah, Non .... Non Cahaya kenapa polos banget sih?” ART itu sampai mengelus dada karena saking geram. Padahal, bertemu Cahaya baru beberapa menit yang lalu, tetapi seolah-olah sudah berkumpul lama dan seperti memiliki ikatan batin yang kuat, sehingga membuat Mbok Sri merasa kasihan padanya. “Maaf, Mbok. Aya beneran nggak paham. He he he.”
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai unfinished artinya
Baca
+Pustaka
Pemuas Hasrat Sang Presdir

Pemuas Hasrat Sang Presdir

Ekspresi keingintahuan di wajahnya perlahan memudar, digantikan oleh sebuah kekecewaan yang dingin. "Analisis yang rapi," ujarnya, suaranya datar dan menusuk. "Terlalu rapi. Kau datang ke sini dengan buku teks dan teori, lalu mengulangnya seperti robot. Kau tidak merasakan seni; kau hanya membacanya." Dia menepuk-nepuk tablet di tangan Rani dengan gerakan merendahkan. "Seni bukan data, Nona. Seni adalah jiwa. Dan kau telah mengubur jiwa karyaku di bawah tumpukan spreadsheet-mu."
1037.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai unfinished artinya
Baca
+Pustaka
Kehidupan Gelap CEO

Kehidupan Gelap CEO

Ini pertama kalinya Ana melihat pameran seni. "Lo tahu apa arti lukisan yang ada disana?" tanya Gio menunjuk sebuah lukisan yang menggantung di dinding. Ana menggelengkan kepalanya. Yang ia lihat adalah lukisan simple yang berisi sebuah tiga pintu dan beserta tangganya.
108.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 291 kali sebagai unfinished artinya
Baca
+Pustaka
Dari Budak Menjadi Bencana

Dari Budak Menjadi Bencana

yang hilang) untuk menciptakan "Penangkal Ketidakpastian" Bukan untuk menghilangkan ketidakpastian, tetapi untuk memperkuat nilai ketidakpastian itu sendiri. Mereka mengadakan lokakarya, pameran, dan diskusi yang merayakan "Kegagalan yang Indah", "Pertanyaan yang Belum Terjawab", dan "Keindahan dari Proses yang Belum Selesai". Mereka menciptakan seni yang sengaja ambigu, musik dengan resolusi yang ditunda, dan teka-teki logika yang memiliki banyak jawaban yang sama-sama valid.
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai unfinished artinya
Baca
+Pustaka
Mission of Coordinate

Mission of Coordinate

Berdiri di depan papan tulis dan siap untuk menjelaskan apa yang berhasil ditemukannya. “Well, ini semua belum terbukti kebenarannya dan cuma berdasarkan pemikiran gue aja, jadi anggap ini sebagai bahan yang harus di filter lagi. Pertama, gue berhasil susun kalimat dari kode-kode yang dikasih Prince. Semula Nathan bilang kalau kalimat itu bunyinya, ‘Orang akan hancurkan kehidupan kamu’, tapi menurut gue justru sebaliknya, ‘Kamu akan hancurkan kehidupan orang’ lebih tepatnya. Tandanya apa? Masih ada dua makna disitu dan kita gak tau yang bener yang mana. Yang bisa gue simpulin yaitu bisa aja dia mau ngehancurin hidup lo dengan cara lo ngehancurin hidup orang-orang di sekeliling lo. Paham gak?
107.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 151 kali sebagai unfinished artinya
Baca
+Pustaka
Istri Tawanan Duke Utara

Istri Tawanan Duke Utara

“Ini tidak semahal harta benda yang Anda berikan. Namun ketulusan saya sebesar harta benda itu. Saya akan menuangkannya dalam satu kanvas ini.” “Kau pikir itu akan berguna?” Arsenio mulai geram. Dia terlihat tak senang karena hatinya mulai tergerak karena perkataan tak masuk akal itu. “Lukisan itu hanya akan menjadi pajangan. Tidak akan memberikan banyak manfaat.”
105.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 166 kali sebagai unfinished artinya
Baca
+Pustaka
Mak comblang with the boss

Mak comblang with the boss

tanya Artan menyipitkan matanya bingung. "Karena kau pria gila yang seenaknya melakukan apa saja sesuka udelmu." "Hah? Udel?" ulang Artan merasa asing dengan kata itu. Reva menyentak bangkit berdiri ingin pergi, dan lagi-lagi dengan cepat Artan menghalanginya. Kali ini Artan menghalangi menggunakan tubuhnya. "Mau kemana kau?" "Aku mau pulang dodol!" "Enak saja, kita belum juga memulai perjanjian soal urusan kerjasama itu."
811.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 236 kali sebagai unfinished artinya
Baca
+Pustaka
Terpaksa Jadi Karakter Utama

Terpaksa Jadi Karakter Utama

‘Palu Keadilan?’ [Tentu! Siapa lagi?] 'Kamu bisa bicara dari awal? Mengapa baru sekarang?' [Karena aku benci melihat orang lemah sepertimu] 'Lalu apa yang bisa aku lakukan?' [Maksud kamu? Kamu beruntung mendapatkanku!] ‘Beruntung?’ Artin merasa ingin mengeluh. Keberuntungan macam apa yang membuatnya tidak bisa mengangkat senjatanya sendiri? Keberuntungan macam apa yang membuatnya hanya bisa menggunakan kemampuan yang dimilikinya dalam hitungan jari?
9.823.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 581 kali sebagai unfinished artinya
Tampilkan Ulasan (44)
Baca
+Pustaka
Affad DaffaMage
Suka dengan ide ceritanya yang integrasi antara dunia nyata dan game. Ada kesan post-apocalyptic juga yang membuat tegang terasa. Pribadi merasa di awal agak sulit mengikuti karena bingung peristiwa apa yang sedang terjadi, tetapi begitu kekuatan didapatkan semua menjadi lebih mudah diikuti.
Rytíř
Semanga, Thor. Selesaikan ceritanya. Izin promo ya, Thor. mohon sudi berkunjung ke cerita "Keris Bunga Bangkai", cerita para pendekar di tengah serbuan tentara iblis dan juga peperangan kerajaan-kerajaan di Jawadwipa.
Baca Semua Ulasan
Setelah Bercerai

Setelah Bercerai

“Besok lagi nggak usah ngantar ke sanggar lah. Darting aku.” “Darting adalah?” tanya Maha. “Entah!” Pulung ketus dan Maha tidak tahu apa kesalahannya. “Oh ya sayang—” “Nggak usah manggil sayang-sayang!” Salahku apa? Pertanyaan Maha hanya bersuara dalam hati. “Sudah ketemu sama konsepnya? Baju-bajunya yang pengen kamu bikin mungkin. Dekorasinya? Cateringnya? Atau—”
1.518.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 450 kali sebagai unfinished artinya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status