Dari Budak Menjadi Bencana
Strategi ini adalah cerminan sempurna dari filosofi mereka: kekuatan melalui keragaman dan adaptasi, bukan melalui keseragaman dan kekakuan.
Persiapan dilakukan dengan cepat. The Unifiers tidak memberikan tenggat waktu, tapi sensor The Weave mendeteksi gangguan di Arus Realitas yang mengarah ke kluster Cagar Alam mereka—seperti ombak besar yang mendekat.
Hari-H tiba. The Unifiers muncul bukan dengan armada kapal, tetapi sebagai sebuah gelombang pemadaman konseptual—sebuah wilayah realitas yang meluas dengan cepat di mana warna, suara, dan variasi mulai memudar menjadi nuansa abu-abu yang seragam dan sunyi. Gelombang itu mendekati Cagar Alam Logika Non-Biner terlebih dahulu.