Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
KETIKA ISTRIKU TAK LAGI CEREWET

KETIKA ISTRIKU TAK LAGI CEREWET

ungkap ku. Seperti janjiku, aku berusaha jujur dan tidak memendam apapun yang tengah aku rasakan. "Sabar Mas, pasti nanti ada jalannya," ungkap lembut istriku. Aku bersyukur, ia tetap mengerti dan memahami meski kami berada di kondisi tersulit sekalipun. "Makasih ya Sayang, sudah ada disini dan selalu nemenin Mas ..." ungkapku.
9.2149.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.0K kali sebagai untuk istriku
Baca
+Pustaka
Istri Buruk Rupa

Istri Buruk Rupa

ucap Hesti di dalam hatinya. “Apa aku memang istri yang tidak bisa menyenangkan suami? Apa seperti itu mas?” “Aku berusaha mengurus rumah ini, sampai lupa mengurus diriku sendiri, rupanya itu yang menjadi alasanmu melakukan semua ini mas, bahkan kamu tega mengatakan hal semenyakitkan itu,” ucap Hesti yang terus saja menangis.
9.518.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 619 kali sebagai untuk istriku
Baca
+Pustaka
Perginya Istriku

Perginya Istriku

"Aku dijodohkan sama.dia. baru dua hari jadi istriku." "Hah?" Fia terkejut.
1047.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai untuk istriku
Baca
+Pustaka
Dia Istriku Bukan Pembantu

Dia Istriku Bukan Pembantu

sinis Ibu lagi. Aku yang sedang marah makin terluka saat ibu bilang kami masih numpang. Akhirnya aku benar-benar bangkit, lalu kutarik tangan istriku. "Ayo! Lebih baik kita pergi dari sini!" ucapku tegas. Ibu terperangah, wajahnya berubah cemas saat beliau mendengar aku akan pergi membawa istriku pergi. "Tunggu dulu Rid, Ridhooo! kamu mau kemana?"
10108.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.4K kali sebagai untuk istriku
Baca
+Pustaka
Pesona Berbahaya Suami Dadakanku

Pesona Berbahaya Suami Dadakanku

“Tapi, mau sampai kapan kamu biarkan orang-orang seperti mereka menghinamu, istriku?” Kata "istriku" meluncur dari bibir Arnold dengan begitu alami—penuh ketenangan, tapi juga kekuasaan. Seolah satu kalimat itu saja sudah cukup untuk membungkam puluhan lidah yang baru saja mencibir istri kecilnya itu.
9.854.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai untuk istriku
Baca
+Pustaka
Mendadak Dilamar Pria Tampan

Mendadak Dilamar Pria Tampan

Aku menjauhkan tanganku dari pipinya, lalu memalingkan wajah. “Terima kasih atas cintamu selama ini.” What? Kenapa balasannya tidak nyambung? Terus, kenapa ia sangat yakin kalau aku mencintainya? Aku belum pernah jujur dengan perasaanku kepadanya. “Kamu ngomong apa, sih?” Aku kembali salah tingkah dan merasa canggung. “Ternyata istriku cinta banget sama suaminya.”
2.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai untuk istriku
Baca
+Pustaka
Selamat jalan Istriku

Selamat jalan Istriku

Tahun pertama pernikahan, aku sampai lupa sekali saat ulang tahun istri. "Kok, kamu diam saja Bun, kenapa? Sariawan ya," aku bertanya sambil menghibur "Ga! Lagi M," jawabnya cemberut. "Kamu lagi M? Lah tadi Ayah liat shalat," jawabku bingung. "M itu... Malas!" singkat jelas membingungkan. "Malas? Ya udah kalau lagi malas, istirahat dan tidur ya," ucapku menyuruh istirahat.
103.6K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 143 kali sebagai untuk istriku
Baca
+Pustaka
Rahasia Kematian Syakila

Rahasia Kematian Syakila

Entah kenapa kata istri sedikit mengelitik hatinya. “Ja-jadi Anda menikahi saya untuk merawat ibu Anda? Jika itu tujuannya kenapa tidak cari perawat saja?” “Aku menginginkan seseorang yang bisa menyayangi ibuku selayaknya menyayangi ibu kandungnya. Seorang perawat tidak akan pernah bisa melakukannya.” “Lalu bagaimana dengan istri? Bagaimanapun ibu mertua tetap saja berbeda dengan ibu kandung. Bagaimana Anda bisa yakin jika dia bisa menyayangi ibu Anda seperti ibu kandungnya?”
108.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 179 kali sebagai untuk istriku
Baca
+Pustaka
Luka di Balik Senyum Istriku

Luka di Balik Senyum Istriku

Orang tua mana yang tak marah jika mengetahui sang putri telah dikhianati? Allah, ampuni aku yang sudah melukai hati istriku serta kedua mertuaku yang sudah begitu baik kepadaku. **** "Sayang, ini sudah malam, kenapa belum istirahat?" Tanyaku pada istriku yang kini sedang berada di ruang setrika. Aku menghampirinya, lalu memeluk tubuhnya dari belakang. Ku hirup aromanya yang selalu membuat hatiku tenang.
8.3116.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.4K kali sebagai untuk istriku
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status