VENDETTA
Di tengah luasnya taman, Adit dengan sengaja memilih area yang terang benderang di bawah sorot lampu taman, sebuah tindakan penuh rasa hormat agar tidak ada pandangan miring atau kecurigaan dari orang lain bahwa mereka sedang melakukan hal yang buruk.
Di bawah siraman cahaya lampu itulah, mereka mulai benar-benar "berkenalan" lebih dalam. Bukan lagi sebagai rekan kerja atau arsitek dan klien, melainkan sebagai sepasang manusia yang bersiap menyatukan masa depan. Mereka saling mengurai tentang siapa diri mereka sebenarnya, apa yang paling mereka benci, hingga hal-hal kecil yang mereka sukai.
Obrolan malam itu mengalir begitu lepas, hingga akhirnya mereka sampai pada pembahasan tentang masa la
Bab Populer