Ahli Waris
Rahman di sebelahnya bersiaga, dan aku kembali mendekatinya.
“Cinta, pelase I love so much,” katanya bersujud. Tidak aku percaya, semakin melihat sinetron di rumah ini.
“Eh, jangan pakai bersujud! Kayak mau melamar saja,” selaku menarik Cinta agar tidak di hadapan bule itu.
“Ben, aku sudah bilang jika aku tidak mau kau menemuiku lagi. Kenapa kau masih saja seperti ini. Hubungan kita sudah berakhir, dan memang itulah keputusannya,” kata Cinta membuatku semakin puas.
Bab Populer