Jagat Kelana
Tusukan pedang yang mengayun indah membuat lawannya sedikit mengalami kekalahan.
Dengan napas terengah, Sasapati mundur beberapa langkah dengan senyum tipis, "Rupanya kau tidak bisa dianggap remeh, Cantik. Pantas saja Abimana tergila padamu," ujar Sasapati disela dia mengatur napasnya.
"Harusnya kau tahu pasti siapa aku, Kunyuk!" geram Savitri.
"Kau berani memanggilku dengan sebutan itu, dasar Wanita Sialan. Mulutmu harus dirobek!"
Hot Chapters