Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dokter Duchess: Jangan mati dulu, Tuan Duke!

Dokter Duchess: Jangan mati dulu, Tuan Duke!

BLAAAM! Bukan asap racun hitam yang keluar, melainkan kabut aerosol berwarna ungu ultraviolet yang langsung memenuhi seluruh kamar tidur dalam sekejap. Ini adalah Aerosol Phosphorescent-Anesthetic Seri Sepuluh buatan terbaru Ashyel. "Apa ini?! Mataku!" teriak salah satu pembunuh bayaran saat kabut ungu itu masuk ke dalam pori-pori kulit dan sistem pernapasannya.
103.2K viewsOngoingAdded to Library 102 Times as wallpaper putus asa
Read
+Library
Terperangkap Dendam Bos Arogan

Terperangkap Dendam Bos Arogan

Namun ia malah tersenyum saat melihat wallpaper Aziya yang menampilkan foto mereka berdua sedang berpose di pinggir pantai tadi. "Apa-apaan, kenapa wajahku sangat jelek di sini?" katanya lagi. Tak kalah akal, Galih mengambil ponselnya dan memotret Aziya yang sedang tertidur itu. Mengarahkan ponsel dan mengambil gambar mereka yang tidur berdampingan dengan r wajah Aziya yang begitu mengerikan. "Ini baru bagus," kata Galih dengan senyum lebarnya. Dan ia juga melakukan hal yang sama, menjadikan foto tersebut sebagai wallpaper.
6.9K viewsCompletedAdded to Library 164 Times as wallpaper putus asa
Read
+Library
Gelora Asmara Preman Kampung

Gelora Asmara Preman Kampung

ujar Shasa dengan tekad yang bulat. Dia mendekati meja rias, membersihkan wajah lalu memakai skin care yang menjadi rutinitasnya sebelum tidur. Hari ini, jatah pak Broto pulang ke rumah Bu Sari. Hal itu membuat Shasa merasa sangat enjoy, dia menjatuhkan diri di atas kasur yang empuk, kemudian ditariknya selimut untuk menutupi bagian badannya. **
102.1K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as wallpaper putus asa
Read
+Library
Gadis Bodoh Untuk Tuan Muda Cacat

Gadis Bodoh Untuk Tuan Muda Cacat

Saka mengambi hp Wulan. "Mau pasang foto siapa? Foto Wulan atau bang Saka?” "Foto Bang Saka lah. Kan biar adil. Hp Bang Saka pakai fotoku, Hpku pakai foto Bang Saka." "Iya, benar." sahut Saka, cepat-cepat mencari foto miliknya yang dianggap paling tampan. Segera mengirim ke hp Wulan dan menerapkannya sebagai wallpaper. Wulan merasa puas, sekali lagi memandang kedua hp itu.
1011.7K viewsOngoingAdded to Library 268 Times as wallpaper putus asa
Read
+Library
Ada Berondong Tua

Ada Berondong Tua

Lalu disulap sedemikian rupa, sehingga menjadi tempat yang nyaman untuknya bekerja nanti. Saat Aksa bertanya kepada tukang yang sedang mengerjakan, dinding sengaja dilapisi wallpaper supaya terlihat lebih elegan. Juga tidak menimbulkan bau daripada menggunakan cat tembok. Aksa meminta kepada tukang untuk mengatur ulang letak beberapa perabotan sesuai dengan keinginannya. Setelah selesai, dia langsung menuju parkiran dan melajukan mobil pulang ke rumah.
104.3K viewsOngoingAdded to Library 94 Times as wallpaper putus asa
Read
+Library
Temen Tapi Demen

Temen Tapi Demen

TEMEN TAPI DEMEN 20 C Oleh: Kenong Auliya Zhafira Diambilnya ponsel di meja, lalu menekan tombol dipojok kanan. Foto wajah mereka berdua saat melihat sunset pada waktu itu menghiasi layar ponsel sebagai walpaper. Soni menatap Shasa yang terlihat begitu cantik. Apalagi senyumnya, selalu membuat hatinya berdebar hebat.
108.4K viewsCompletedAdded to Library 234 Times as wallpaper putus asa
Read
+Library
Retrocognition (Melihat Masa Lalu)

Retrocognition (Melihat Masa Lalu)

jawab Wira dan Mamak bersamaan. Mamak tengah beristirahat setelah selesai membereskan kamar. Sedang Wira duduk di sofa sambil menyaksikan siaran televisi. Infus di tangan kirinya sudah dilepas. Hanya ada satu buah plaster yang tengah coba Wira lepaskan pula. “Sudah selesai, Sya?” tanya Mamak. “Alhamdulillah, sudah, Mak. Kita sudah bisa pulang sekarang. Tinggal nyerahin nota pembayatan ini ke pos perawat di depan,” jawab Aisya dengan senyum mengembang.
106.0K viewsCompletedAdded to Library 138 Times as wallpaper putus asa
Read
+Library
On CEO's Bed

On CEO's Bed

Dia sibuk dengan kertas design itu selagi Assa sibuk dengan beberapa pekerjaan. “Aku ingin jendela dan pintunya bulat seperti rumah Hobbit, lalu terasnya diberi pagar kayu berwarna putih. Tangganya dari teras sampai menyentuh tanah,” tutur Alyssa menyampaikan pendapatnya. Dia berhenti sejenak melihat pada Assa yang tampak serius dengan layar komputer di depannya. “Assa?” Pria itu menoleh padanya. “Iya?”
1011.2K viewsCompletedAdded to Library 435 Times as wallpaper putus asa
Read
+Library
PREMAN DILAMAR SHALEHAH

PREMAN DILAMAR SHALEHAH

Namun, begitu terlihat berantakan, dengan banyak botol berserakan serta gambar-gambar wanita bugil terpampang di dinding. Aisha hanya menatap nanar pada gambar wanita bugil di dinding rumah yang bernuansa abu muda ini. Matanya terhenti saat melihat sebuah poster ketiga preman yang tengah memegang gitar, mereka adalah Arash dan kedua sahabatnya dengan sebuah tulisan "THE BULUX" Saat Aisha hendak mendudukan bokongnya di atas kursi. Ia di seret paksa oleh Arash. Di hempaskan ke atas kursi sofa.
109.0K viewsOngoingAdded to Library 251 Times as wallpaper putus asa
Read
+Library
SETELAH MASUK NOVEL, AKU MENJADI ANTAGONIS GILA

SETELAH MASUK NOVEL, AKU MENJADI ANTAGONIS GILA

Ia duduk pasrah dengan tatapan kosong, mengabaikan Arsenia yang sedang duduk di kursi roda listriknya—sebuah alat yang sepertinya sudah ia modifikasi dengan mesin turbo agar terlihat lebih dramatis—sibuk memilihkan warna tema untuk dekorasi pelaminan seolah ia sedang membangun istana dari pasir yang akan segera hancur. "Ray, menurutmu warna sage green atau champagne yang lebih cocok untuk jiwa rapuhku?" tanya Arsenia dengan nada suara yang sengaja dibuat serak, seolah napasnya tinggal sepuluh persen lagi dan ia sedang mengirim pesan terakhir sebelum mendarat di bulan.
101.1K viewsOngoingAdded to Library 44 Times as wallpaper putus asa
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status