Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
KELAMBU MERAH JAMBU

KELAMBU MERAH JAMBU

Lagipula, aku nggak pernah terang-terangan menunjukkan . Tap, tap, tap! Santai tapi pasti, aku menaiki anak tangga yang dinding kanan-kirinya aku pasang wallpaper kebun tulip. Tulip merah terlihat mendominasi, baru kemudian warna oranye, merah jambu dan putih. Empat warna favoritku. Thanks to the shop which sells the wallpaper. Kreatif ya pabriknya, merancang wallpaper semanis ini. Pas dengan warna favoritku, pas pula gambar bunganya baru merekah. Sebagian besar masih menguncup, indah.
1020.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 469 kali sebagai wallpaper tawuran
Baca
+Pustaka
Sentuhan Panas Editorku

Sentuhan Panas Editorku

Sangat canggung. Meysa segera membuang muka ke arah lain, pura-pura sangat tertarik pada pola wallpaper di dinding villa. Sementara Wildan berdehem keras, meletakkan cangkir kopinya yang sebenarnya masih setengah penuh dengan gerakan kaku. "Ehem ... itu ... teknik pengambilan gambarnya lumayan," gumam Wildan asal, mencoba mencairkan suasana yang mendadak "panas".
108.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 235 kali sebagai wallpaper tawuran
Baca
+Pustaka
Tawanan Cinta CEO Kejam

Tawanan Cinta CEO Kejam

Batin clarissa mulai berkecamuk dengan hal hal aneh. Bangunan yang terlihat seperti Rumah itu sangat berbeda dari Rumah yang ada pada umumnya. Bangunan itu terlihat lebih mencolok dengan lampu kelap kelip yang bertebaran dimana-mana, banyak sekali wanita yang berpakaian terbuka sedang menemani para pria yang terlihat dari kalangan orang kaya. Sepertinya mereka seorang pelacur, tega sekali ayah menjualku ke tempat seperti ini.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai wallpaper tawuran
Baca
+Pustaka
Tawanan Hati Sang Penguasa

Tawanan Hati Sang Penguasa

Victor berhenti di depan salah satu pintu besar berwarna putih dengan ukiran bunga emas dan membukanya, memperlihatkan kamar yang luas dan mewah. Di dalamnya, ada tempat tidur besar dengan kanopi sutra putih yang menjuntai, karpet tebal yang menutupi sebagian lantai marmer, dan perabotan-perabotan yang tampak seperti barang antik berharga. Jendela besar dengan tirai beludru biru tua memperlihatkan pemandangan pekarangan luas di bawahnya. “Kau bisa tidur di sini. Kalau kau butuh apa-apa, panggil aku,” kata Victor sebelum meninggalkan Isabella sendirian.
585 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai wallpaper tawuran
Baca
+Pustaka
Tawanan Cinta Sang Penguasa

Tawanan Cinta Sang Penguasa

gumam Hiriety Marco menoleh ke sekeliling mereka dan tertawa lagi. Seprai kusut tak karuan, bantal berserakan di lantai, dan ada sisa wine merah yang tumpah di meja kecil dekat tempat tidur. Tirai terbuka sebagian, memperlihatkan jejak basah dari cairan mereka yang tumpah diberbagai sudut kamar. Suasana kamar itu seperti saksi bisu dari perang kecil dan gairah yang berlangsung semalaman.
1014.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 479 kali sebagai wallpaper tawuran
Baca
+Pustaka
Tawanan Mafia Blackwood

Tawanan Mafia Blackwood

Aurora mencium punggung tangannya. Tiga jam kemudian, mereka tiba di depan bangunan tua yang nyaris tertutup tanaman rambat. Dinding batu pucat, gerbang besi yang berkarat, dan simbol Blackwood yang hampir pudar terukir di atas pintu masuk: sebilah belati di tengah mawar hitam. “Dulu tempat ini dijaga lebih ketat dari istana presiden,” Damian berbisik.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai wallpaper tawuran
Baca
+Pustaka
Istri Tawanan Sang Mafia

Istri Tawanan Sang Mafia

Raib sudah tab bergambar apel separuh tersebut. "Fu¢k! Hapus semua vidio itu, Wil!" "Maaf, Tuan. Video itu sudah trending di publik. Bahkan sampai ke media luar." Terlihat wajah Gabriel sudah merah padam. "Hubungi Jack! Suruh dia bawa Istriku pulang ke mansion!" "Baik, Tuan." Wiliam segera keluar dari ruangan.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai wallpaper tawuran
Baca
+Pustaka
Tawanan Mafia Perkasa

Tawanan Mafia Perkasa

Tetapi seperti yang sudah bisa ditebak usahanya tidak pernah membuahkan hasil karena di setiap ruangan banyak penjaga berjas hitam yang berjaga. "Aduh!" Karin mengeluh kesal. Ia yang ingin mencari jalan lain, berbalik badan tapi dirinya malah menabrak tubuh seseorang. Bruk! "Ya Tuhan." Karin mundur beberapa langkah. "Luar biasa, aku tidak menyangka kalau kamu masih bisa hidup padahal sudah di kurung di dalam sarang ular'." suara sang mafia membuat Karin makin kesal.
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai wallpaper tawuran
Baca
+Pustaka
Tawanan Cinta Queen Mafia

Tawanan Cinta Queen Mafia

Dia memakai topeng setengah wajah sehingga bibir manis yang sexinya masih terlihat. Dari kejauhan Zea melihat kakaknya kemudian menghampiri. "Aku sudah dengar semuanya, aku ikut denganmu, Kak." Zea sudah siap dengan pakaiannya: baju ketat berwarna hitam lengkap dengan cadar sedikit menerawang di wajahnya. Dia memegang dan mengantongi banyak senjata, bahkan lebih banyak dari yang Elshi bawa. Di belakang baju yang dikenakannya terdapat gambar srigala. Itulah kenapa dia dikasih sebutan Wanita Srigala di kalangan mafia.
101.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai wallpaper tawuran
Baca
+Pustaka
Tawanan yang Menawan

Tawanan yang Menawan

Dia merasa seperti di zaman kerajaan. Sebuah tembok besar menjulang tinggi di hadapannya seolah meyakinkan dirinya ini memang sebuah kerajaan. “Ma–maaf. Kalau aku boleh tahu, apa nama kerajaan ini?” Wirya bertanya kepada prajurit yang sedang menggiringnya. “Wanawaron. Apa kau tidak bisa membacanya?” Ternyata kerajaan itu adalah Wanawaron, hal itu tertulis dengan aksara kuno di atas gerbang kayu tinggi sebagai akses masuk yang tepat berada di tengah tembok besar.
1015.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 420 kali sebagai wallpaper tawuran
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status