Aroma Manis
"Pasang kuda-kuda, dan bertarunglah denganku, kuharap kalian semua mengerahkan kemampuan karena kekuatanku sudah kalian ketahui betapa besar dahsyatnya."
"Me-mengerti, Alpha."
Sesuai perintah alpha mereka, para warrior itu memasang kuda-kuda dan menunjukkan keseriusan mereka serta memanfaatkan moment ini agar mengukur seberapa meningkatnya perkembangan mereka setelah latihan.
"Tiga ... dua ... satu ... , serang diriku dan tunjukkan kemampuan kalian," ucap Aralt.
Tak ada yang namanya satu per satu, ratusan warrior kelas S menyerangnya begitu semangat. Kobaran dalam diri Aralt pun membara ketika salah satu warrior mengenainya di bagian perut, dan ia terkesan.
Bab Populer