menjadi yang kedua
tanpa di minta Hani bercerita dengan sopan.
"Pernah suatu kali, ada kang santri kecil, masih kelas satu Mts nangis gara gara nggak pernah di sambang sama orang tua nya. Padahal anak itu, butuh uang buat kebutuhan dan bayar bayar bulanan pondok. Gus adnan tahu, neng. Lalu, beliau memberikan anak itu sejumlah uang yang cukup lumayan, kadar santri. Kagum nya saya. Kagum nya saya, beliau memberi uang dengan mengatas nama kan orang tua si santri kecil, itu neng. Beliau itu nggak mau, kalau sampai hubungan antara anak anak dan orang tua melenggang hanya gara gara masalah sepele. Makanya Gus adnan mengatas namakan uang itu dari si ayah santri. Hani sendiri tahu nya dari kang Harun, udah biasa gus a
Hot Chapters