Suami Malang Tunarunguku
Ia tertawa pelan saat air menyentuh kulitnya, kepalanya basah, rambutnya menempel di dahi, matanya memejam sejenak menikmati segarnya air laut.
Sementara itu, dari area masak, Jisoo dan Hana tetap terpaku. Mereka diam sejenak, seperti terhipnotis pemandangan di depan mata mereka.
"Astaga, bentuk tubuhnya itu... seperti patung di museum seni kontemporer. Tapi ini hidup. Dan bisa berenang," ucap Jisoo setengah berbisik.
"Oppa tuh ya... tampan, tubuh bagus, lembut, penyayang, pintar, dan... setia! Aku nggak habis pikir, kenapa ada wanita yang cukup bodoh untuk meninggalkannya."
Bab Populer