Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kevin & Kirana

Kevin & Kirana

Kevin melepaskan headset nya, "Dia meluk-meluk cewe gue di depan umum." "Lah ko bisa? Kirana nya ko mau?" tanya Brian. "Dia gamau bego! Tadi aja dia ngeberontak," ucap navin. "Ko lo tau?" tanya Kevin. "Kan gue dah bilang, fans lo banyak, ya gue tau lah!" "Oh." Navin yang mendengar ucapan Kevin barusan, mengelus dadanya sabar. Tidak jarang dia dibalas cuek oleh sahabatnya yang satu ini. Entah kenapa dia bisa punya sahabat seperti kevin.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai we talk about kevin
Baca
+Pustaka
K E Y

K E Y

"Hah?! Cewek kayak LO ITU CUMA SAMPAH! BUAT APA DI PERTAHANIN?" . . . Hai, selamat datang di dalam jamuan makan malam hari ini, sepenggal yang kalian baca di atas adalah rumah di mana nanti akan aku sampaikan sedikit. Tidak, aku orang yang baik hati kok. Bahkan kita belum kenalan. Bagaimana jika kita berkenalan terlebih dulu? Baiklah, mari berkenalan sebentar, kalau begitu.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai we talk about kevin
Baca
+Pustaka
Asisten Pribadi Rasa Kekasih (Hot Daddy For Kevin)

Asisten Pribadi Rasa Kekasih (Hot Daddy For Kevin)

Theo tersenyum ketika melihat Kevin yang sedang bermain seorang diri di taman kecil tempat mereka biasa bertemu. "Om Evan kemana saja? Selama beberapa hari ini tidak bertemu denganku?" Kevin bertanya pada Theo yang baru saja menghampirinya. "Om sangat sibuk. Sejak kemarin selalu ada meeting tiap hari." Kevin tertunduk. Anak kecil itu seakan menyimpan beban yang berat. Ia pun menghela napas panjang. "Kamu kenapa?" Theo yang menyadari kesedihan hati Kevin, berjongkok seperti biasa di hadapan anak itu.
108.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 271 kali sebagai we talk about kevin
Baca
+Pustaka
JEBAKAN CALON KAKAK IPAR

JEBAKAN CALON KAKAK IPAR

tanya Khai dengan wajah yang dibuat-buat seperti orang yang menahan kesedihan. Kevin menghela nafas. "Bukannya aku tidak suka, tetapi aku hanya berharap akan bertemu dengan papamu. Hanya saja karena sekarang tinggal kita berdua maka pembicaraan yang dari tadi aku tahan harus aku tahan lagi beberapa hari ke depan. Tentu saja sampai aku bertemu dengan Tuan Alzam," kekeh Kevin berusaha menguasai dirinya.
102.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai we talk about kevin
Baca
+Pustaka
Izinkan Aku Mencintaimu

Izinkan Aku Mencintaimu

tanyanya yang memulai kebanyolannya. “Kevin siapa?” tanyanya balik. Ia sembari mengernyitkan alisnya dan menyuapi mulutnya dengan potongan daging besar. “Itu loh Kevin yang pernah dulu ikut olah raga bareng di lapangan,” sahutnya memberitahu kepada Vincent. Vincent berusaha untuk mengingatnya, “Kayaknya gua tahu,” celetuknya. Tania yang melihat kekonyolan dua orang itu memelototi mereka berdua.
9.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 276 kali sebagai we talk about kevin
Baca
+Pustaka
Pure Blood (DARAH MURNI)

Pure Blood (DARAH MURNI)

batin Kevin berbicara. #bersambung ke BAB 34 - Tidak Mau Mendengar Apapun Lagi (Bagian 2)
1011.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 457 kali sebagai we talk about kevin
Baca
+Pustaka
Ketua Geng VS Mantan Musuh

Ketua Geng VS Mantan Musuh

"Mau apa datang kesini?" Kevin tersenyum miring, "Santai dong, Ratu Sekolah. Aku hanya menawarkan tontonan menarik." Dia menepuk tempat duduk di belakang motornya. "Geng kami akan bertarung dengan geng kota sebelah. Kau mau ikut?"
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai we talk about kevin
Baca
+Pustaka
AWAS PAK DOSEN, JANGAN DEKAT-DEKAT!

AWAS PAK DOSEN, JANGAN DEKAT-DEKAT!

Di mana ada Erwan sedang bicara melalui ponsel. "Dia ngapain?" "Makanya dengerin!" "Jangan dekat-dekat!" "Tempatnya sempit. Aduh!" Kevin melotot ketika Luna menginjak kakinya. Pria itu sampai berjongkok menahan sakit. "Heran aku. Galak begini banyak yang suka," tambah Kevin. Luna mengacungkan kepalan tangannya sebagai tanggapan. "Dia bicara sama siapa? Kan udahan, kita gak tahu apa yang dia bicarakan."
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai we talk about kevin
Baca
+Pustaka
Aku Perawan

Aku Perawan

tanya Kinan penasaran. “Aku juga nggak tau,” jawab Kevin dengan menaruh ponselnya di atas bantal dan melanjutkan tidurnya. “Apa acaranya di klub biasa kamu kunjungi dulu?” Kevin mengangguk. “Semalam pasti ada cewek penghiburnya ‘kan?” tuduh Kinan dengan yakin. Kevin membuka sedikit matanya. “Biasalah tempat seperti itu pasti ada,” jawab Kevin dengan lemas.
1020.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 519 kali sebagai we talk about kevin
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status