Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pembalasan Putri Mafia

Pembalasan Putri Mafia

Waktu sudah menunjukkan pukul setengah tujuh malam, dia yakin sebentar lagi Nick akan kembali. Dinginnya udara malam membuat Valerie menyalakan perapian. Dia memilih duduk dekat perapian supaya dia sedikit merasa hangat tapi dia justru tertidur akibat kantuk yang tak dapat ditahan. Dia bahkan tidak menyadari ketika telah kembali.
9.920.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 643 kali sebagai welcome to night vale
Baca
+Pustaka
Belenggu Cinta, Dendam Cinta Tak Direstui

Belenggu Cinta, Dendam Cinta Tak Direstui

Untuk saat ini yang harus dia lakukan adalah masuk ke dalam, sebelum mereka menyadari dan memergokinya. Bola matanya berkeliaran ke sana kemari, memastikan tak ada orang lain yang melihatnya. Setelah yakin tak ada siapa pun, Valerie kembali mengayunkan langkah kakinya perlahan masuk ke dalam mension. “Sepi?" gumamnya. Valerie berpikir semua orang sudah tidur malam ini. Dengan langkah pelan dan berjinjit, Valerie masuk ke dalam dan menutup pintunya. Valerie tak tau di sudut ruangan Rachel melihatnya. Ia tersenyum penuh kemenangan.
759 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai welcome to night vale
Baca
+Pustaka
Jebakan Cinta Sang Pewaris

Jebakan Cinta Sang Pewaris

Ia melangkah masuk. Cahaya lampu tidur lembut menyinari kamar bernuansa pastel itu. Di tengah ranjang queen-size dengan selimut putih dan bantal empuk, Valerie tertidur dalam posisi miring, memeluk guling kecil. Napasnya tenang. Rambutnya berantakan, tapi justru membuatnya terlihat lebih manis. Aldrich menahan napas. Seolah jika ia menghirup terlalu dalam, keindahan di hadapannya akan lenyap.
106.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 155 kali sebagai welcome to night vale
Baca
+Pustaka
HOT NIGHT

HOT NIGHT

sumpah Brandon. ***** MALAM PESTA VALENTINE Carla memberitahu Brandon jika dia akan datang bersama Nicolas atas perintah Samuel. Sepertinya Samuel tidak tahu jika Carla berani mengkhianatinya dengan mencari dukungan dari Brandon. Malam itu Brandon memantau semua kamera yang aktif di sudut sekolah karena Brandon yakin Samuel pasti akan datang.
10872.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21.8K kali sebagai welcome to night vale
Tampilkan Ulasan (72)
Baca
+Pustaka
Redmi Tri
sukak dgn KK Jemy Krn konsisten dgn ide cerita jd dr awal sampe ending gak ada yg rancu. biasanya kalo novel ongoing kan suka berubah di tengah2 cerita. tp kalo karya othor ini udh kayak novel cetak. d'best lah
Violetta
baru selese baca ulang lagi... si Dom ketemunya sama Jared pas Ane usia 2 thn ya... kan di cerita Dom pas ninggalin Amanda lagi hamil itu Dom belum tau siapa dia sebenernya... masih jadi Even ya jadi kan seharusnya Sisi umurnya sama kek Ane kok malah seumuran Jeny sihh??? aku bingung hwaaa
Baca Semua Ulasan
Unspoken Pain (Luka yang Tak Terucap)

Unspoken Pain (Luka yang Tak Terucap)

Dia menundukkan wajahnya, menarik napasnya panjang walau hanya ada sesak yang menggelayuti. Dia memilih menuju ke mobilnya, meninggalkan kafe yang seharusnya menjadi titik pertemuan dirinya dan Earl malam ini. Alle tau Earl tidak akan datang, entah apa lagi hal yang dilakukan Vale hingga menahan Earl untuk datang malam ini. Dia memilih untuk melanjutkan rencananya malam ini, walau tanpa Earl. Sepertinya lebih baik dia menghabiskan malam dengan menghibur diri mengunjungi night festival dari pada meratapi kesedihannya di rumah.
1010.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 359 kali sebagai welcome to night vale
Baca
+Pustaka
SUN TO YOUR NIGHT

SUN TO YOUR NIGHT

Noah kehilangan ketertarikannya untuk membalas dendam. Mobil hitam milik Noah berhenti di parkiran sebuah gedung, tempat yang dijadikan markas kebesaran Little Boy. Noah segera menuju ke ruangan di mana Adam dan Tobias sudah menunggunya. Tanpa diduga, di sana juga ada Eve yang langsung menatap tajam ke arah Noah. “Selamat datang, Noah,” ucap Eve, menyapa lelaki bermata dingin itu dengan nada menyindir. “Bagaimana kencanmu?”
1017.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 597 kali sebagai welcome to night vale
Baca
+Pustaka
Aku Bukan Lagi Valerie yang Bisa Kau Sakiti

Aku Bukan Lagi Valerie yang Bisa Kau Sakiti

Setelah sarapan, Valerie melakukan check-out dari hotel. Lalu kembali ke Aurelia Residence. Vila yang besar itu terasa sunyi dan dingin. Bahkan suasananya tampak menekan. Para pelayan sedang membersihkan rumah. Namun tidak seorang pun berani membuat suara terlalu keras. Karena wajah Helen terlihat sangat buruk. Begitu melihat Valerie masuk, Helen segera menghampirinya. “Apa kamu berhasil mendapatkan uangnya?”
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai welcome to night vale
Baca
+Pustaka
(Not) One Night

(Not) One Night

Dia akan meminjam piyama milik Zara. Alan berdecak kesal mengingat itu. Padahal dia sudah membayangkan akan melihat Evelyn dengan gaun tidurnya yang seksi lagi malam ini. Menyebalkan sekali rasanya karena malam ini dia tak bisa tidur bersama dengan Evelyn. Dan itu semua gara-gara keponakannya sendiri. Walau hanya malam ini saja, Alan tetap merasa keberatan. Dia sudah terbiasa dengan kehadiran Evelyn di setiap malamnya. Dia sudah terbiasa tidur memeluk wanita itu setiap malam. Jelas akan ada yang berbeda saat Evelyn tidak ada di sampingnya ketika malam hari tiba.
1.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai welcome to night vale
Baca
+Pustaka
Defeat the Night

Defeat the Night

Sebenarnya ini peringatan untuk orang-orang yang berusaha melawannya. Dari arah pojok balkon tampak sepasang mata berwarna scarlet seorang anak perempuan tampak memperhatikan dari kejauhan bersama tiga saudaranya. Dia sma sekali tidak tertarik dengan apa yang sedang dilakukan orang-orang itu. Namun, aroma darah segar itulah yang mengundangnya untuk tetap melihat dan memperhatikan apa yang terjadi. Mereka adalah keluarga Everlasting.
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai welcome to night vale
Baca
+Pustaka
NIGHTALE

NIGHTALE

Ia kemudian ikut bergabung dengan yang lainnya. Boo perlahan mengangkat wajahnya. Ia mendapati sosok pria tampan dengan kulit tan tersenyum ke arahnya. Mengapa banyak pria tampan di sini? "Halo Nona. Aku Valdish. Si singa itu adalah aku. Maaf ya mengagetkanmu. Aku hanya penasaran karena Ketua William bilang akan ada orang baru di sini. Jadi, terima maafku?" Valdish mengulurkan tangannya dengan tersenyum lebar.
106.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 140 kali sebagai welcome to night vale
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status