Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Suami yang dijual itu ternyata Dewa Perang

Suami yang dijual itu ternyata Dewa Perang

Salah satu pria muda itu sempat melirik Indra dan Dina, lalu menunduk lagi tanpa ekspresi. Dina berbisik. “Kayak nunggu bus tapi gak ada halte.” Indra mengangguk kecil. “Iya… tapi ini bukan nunggu bus.” Dina menoleh. “Terus apa?” Indra tidak langsung jawab. Matanya masih memperhatikan mereka. Lalu dia bilang pelan. “Orang yang nunggu sesuatu yang dia sendiri gak tahu bakal datang kapan.”
106.1K viewsCompletedAdded to Library 165 Times as what you waiting for
Read
+Library
Pesugihan Genderuwo

Pesugihan Genderuwo

Tanpa mereka sadari sesuatu sedang menunggu mereka di sana. "Haa ... Apa itu mimpi?"
106.6K viewsCompletedAdded to Library 165 Times as what you waiting for
Read
+Library
Santet Pengantin

Santet Pengantin

Kania masih menatap keluar jendela, perasaannya tidak enak sejak tadi. Arga memperhatikan raut wajahnya. “Kau merasakan sesuatu?” Kania mengangguk pelan. “Sesuatu ada di sini. Aku tidak tahu apa, tapi… rasanya seperti menunggu.” Arga menggertakkan giginya. “Menunggu apa?” Kania menoleh ke arahnya, dan dalam suaranya ada ketegasan yang dingin. “Menunggu kita lengah.”
1017.4K viewsOngoingAdded to Library 590 Times as what you waiting for
Read
+Library
KURIR CINTA

KURIR CINTA

Ia menunggu jawaban dengan harap-harap cemas. @ @ @
107.8K viewsCompletedAdded to Library 179 Times as what you waiting for
Read
+Library
Kebahagiaan Menanti

Kebahagiaan Menanti

Zayn merintih kesakitan sambil merengek, "Istri dan ibu tiriku nggak bisa diandalkan. Hanya ibu yang menyayangiku. Maafkan aku, Bu. Aku menyesal. Kumohon, bantulah aku dan Jihan. Kami sudah nggak punya yang lagi." Aku tidak berkomentar apa pun, lalu menutup telepon. Arya, Kevin, dan Laura memanggilku. Hari ini adalah perayaan ulang tahunku ke-58. Mereka mengucapkan selamat ulang tahun dan berharap aku selalu merasa bahagia. Ya, aku akan bahagia.
5.6K viewsCompletedAdded to Library 124 Times as what you waiting for
Read
+Library
Penungguan Berakhir Pahit

Penungguan Berakhir Pahit

Aku tunggu di rumah, ayo kita bicara baik-baik. Sebelum mengirim pesan itu, Bryan masih berkhayal bahwa Cecil akan segera kembali setelah melihatnya menundukkan kepalanya dengan sungguh-sungguh. Bryan masih berpikir Cecil hanya sedang bersikap picik seperti sebelumnya. Dia bahkan berpikir untuk menunggu Cecil kembali, ingin memberi tahu Cecil bahwa dia akan marah jika wanita itu mempermainkannya. Begitu pesan terkirim, Bryan baru tertegun ketika melihat tanda seru merah di layar.
14.4K viewsCompletedAdded to Library 517 Times as what you waiting for
Read
+Library
Di ujung penantian

Di ujung penantian

Gumam Hima, kedua tangannya erat mencengkeram sisi ranjang sebagai pelampiasan rasa sesak di dadanya. "Mas Erlangga, sebenarnya apa maksud ucapanmu, mengapa kau buat aku bingung dengan semua kata-katamu, mengapa aku harus menunggumu? Untuk apa? Tapi sejujurnya hatiku mengharapkanmu, walau aku juga takut akan merasakan kecewa karena penantian ini." Gumam Hima sambil memejamkan mata dan menarik nafas panjang. Sementara jauh ditanah pasundan, Erlangga menatap senja yang mulai tenggelam.
1010.5K viewsOngoingAdded to Library 377 Times as what you waiting for
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status