DIJODOHKAN MAMA
Dio tiba-tiba berkata, “Hati-hati, jangan sampai nyasar. Kalau nyasar, aku yang tanggung jawab nyariin.”
“Lucu sekali,” sahut Ziva sambil menahan tawa. “Kamu pikir ini taman bermain?”
“Ya mirip sih. Cuma minus tukang cilok aja.”
Ziva spontan tertawa kecil, lalu menutup mulutnya. “Dio, serius deh. Kamu bisa-bisanya nyamain karya seni dengan tukang cilok.”
“Lha, aku kan realistis. Kalau ada tukang cilok di sini, pameran ini bakal lebih rame,” Dio menambahkan dengan wajah serius pura-pura, yang malah bikin Ziva makin geli.
Hot Chapters