Bos yang Memecatku, Kini Memaksaku Jadi Istrinya
Di tengah ruangan, tepat di depan tempat tidur king size yang rapi, berdiri sebuah tiang pole dance krom yang tinggi dan kokoh, berkilau di bawah cahaya merah, menciptakan bayangan panjang dan distorsi.
"Brengsek..." Btari tak bisa menyelesaikannya. Seluruh tubuhnya mendadak kaku, ketakutan akan pikiran aneh merayap di bawah kulitnya. Ini bukan kamar tidur. Ini adalah ruang ritual pribadi, sebuah tempat yang didedikasikan untuk keinginan terdalam dan paling liar.
"Apa yang akan kamu lakukan, Ararya?" tanya Btari, suaranya parau. Ia mundur, mendekat ke bak mandi, merasakan semburan air yang hangat namun tak memberinya ketenangan.
Hot Chapters