Terperangkap Nafsu Sang Predator
"Kamu musuhku! Kamu alatku! Dan aku benci diriku sendiri, karena hal yang paling aku inginkan di dunia ini adalah menghancurkanmu. Tapi dengan cara membuatmu menjerit di bawahku sampai kamu lupa siapa dirimu. Sampai kamu lupa nama ayahmu, dan sampai satu-satunya nama yang kamu tahu adalah namaku!"
Tanpa menunggu jawaban, tanpa izin, Arsen Alvero Mahardika si pria yang paling terkontrol, dingin, dan penuh perhitungan akhirnya runtuh.
Ia menunduk dan mencium bibir Alya dengan segala hasrat, kemarahan, frustasi, cinta, dan obsesi yang ia pendam selama berbulan-bulan.
Bukan ciuman lembut, bukan juga ciuman yang manis. Tapi itu ciuman sebuah kepemilikkan.
Hot Chapters