Mantanku Seorang ASN
Padahal, wanita itu akan kelihatan cantik jika ada uangnya, kan?
“Memaafkan itu mudah, Win. Tetapi melupakan kesalahan dan membuat sakit hati, itu susah.” Kata Wuri, dia menepuk bahu Wina. “Aku tau kamu sudah dewasa.” Dia menunduk, menatap perut adiknya. “Selama hidup seatap, kamu sama sekali tidak pernah mengeluarkan uang, jadi pasti kamu memiliki tabungan. Waktunya mandiri, Win. Kakak harap, kamu menikah dengan mas Ifan setelah pengadilan meresmikan perceraian kami.”
Wina menggelengkan kepala dengan derai air mata, dia berhambur memeluk Wuri. “Aku nyesel, kak. Aku udah nyakiti kak Wuri ….”
Hot Chapters