Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mate

Mate

Intan Pitalokamatchedmineacak
“Mas kenapa sih pesan air mineral? Udah tau ini tempat es krim, orang tuh pesannya ya es krim juga lah!” “Emang ada yang larang?” tanyanya balik. Lah, sih bocah malah nanya balik. Ngeselin banget sumpah. “Ya, nggak ada sih!” jawabku tak mau berdebat. “Mas, aku boleh nanya lagi nggak?” “Hmmm…” Mas Wira hanya berhm. ‘Hmmm doang? Apa susahnya jawab boleh. Pantes aja nih orang nggak nikah-nikah. Tingkahnya aja begini’, gerutuku dalam hati. “Mas kenapa belum nikah?”
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai y/n
Baca
+Pustaka
Alice

Alice

Itu yang sedang bertanya-tanya di otak Dirga. "Bang Dirga!" teriak Yunita membuat Dirga membubarkan pikirannya dan membalikkan badan menatap sang adik yang sudah berdiri di ambang pintu. Dirga memasukkan ponselnya kesakunya. "Ada apa?" tanya Dirga. "Gak ada, cuman mau pinjem ini,"Yunita menunjukkan sebuah charger berwarna hitam, membuat Dirga melototkan matanya.
105.9K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 135 kali sebagai y/n
Baca
+Pustaka
Istri Perawan Disangka Janda

Istri Perawan Disangka Janda

Ada bedanya kah? 👠 🍓 🍓 👠 Vote again ya....
10438.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13.6K kali sebagai y/n
Baca
+Pustaka
Suami Pilihan Kakek

Suami Pilihan Kakek

Hmmm. ***
9.871.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai y/n
Baca
+Pustaka
Home

Home

"Apa saya perlu datang ke rumah?" ["Nggak perlu,"] Yasa akhirnya menyahut. Nadanya tegas, datar, dan dingin. Samar, Biru bisa merasakan sesuatu yang janggal. ["Kamu datang saja ke rumah sakit. Terserah kapan. Sebentar lagi akan ayah kirim melalui pesan."]
1013.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 259 kali sebagai y/n
Baca
+Pustaka
Unknown

Unknown

jelas Radit. “Yang bener lo?”tanya gue panasaran dan dijawab anggukan oleh Radit. “Terus lu tau Dea dimana?”tanyaku lagi penasaran. “Dea?”balas Radit tak pengerti. “Dira nyett”jelasku membenarkan. “Jadi lu udah punya panggilan sendiri untuk Dira?” “ Apasi lebay! Cuma nama ya bamsad” “Kali ini lu bener-bener gue awasin ya Bim”
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai y/n
Baca
+Pustaka
Choice

Choice

Maya mengangguk setuju. ***** ***** *****
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai y/n
Baca
+Pustaka
SAY YES, PLEASE

SAY YES, PLEASE

"Kamu jangan gantung gitu, dong! Nanti aku bisa mati penasaran! Apa maksud kamu?!" Kutarik napas panjang lebih dulu. "Ya ..., 'itu' ..., hubungan seks." Aku menjawab pelan, berbisik. "Huk! Uhuk! Uhuk uhuk!" Theo terbatuk-batuk, keras. Kusodorkan ice tea punyaku yang juga masih sisa setengah. Wajah Theo tampak merah padam, matanya menyiratkan kegugupan. Mungkin dia sendiri tak percaya aku membahas hal semacam ini.
109.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 277 kali sebagai y/n
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status