Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Taaruf dengan Anak Wanita Malam

Taaruf dengan Anak Wanita Malam

ucap Selina bernada sedih. “Yaelah dikira apa! Kamu ternyata melankolis ya …” cibir Shiza. Shiza memang mirip Ayu, terkadang seringkali meremehkan perasaan seseorang dan sedikit egois. Adapun Selina memiliki hati yang lembut dan penuh kasih sehingga siapapun akan merasa nyaman berada di sampingnya.
1014.2K viewsCompletedAdded to Library 284 Times as yi sha
Read
+Library
Kekasihku Berengsek

Kekasihku Berengsek

Sial Bingung dengan apa yang sebenarnya terjadi, Yudhis pulang ketempat tinggalnya dengan tidak membawa hasil apa-apa. Lalu, Yudhis merebahkan diri untuk beristirahat sejenak di indekosnya. Menjelang malam tiba, suara telepon genggamnya berdering, dan itu dari Shaina. “Halo Yudhis. Mohon maaf yang tadi aku memutus panggilanmu, aku menghargai perhatianmu selama ini. Tapi untuk saat ini aku sedang tidak ingin bertemu denganmu.” Ujar Shaina dengan tegas diujung panggilan teleponnya. Yudhis memotong ucapan dari Shaina, bahwa itu bukan masalah baginya. Tapi ada satu hal yang tak bisa dimengerti Yudhis, tak biasanya Shaina seperti ini. Tak lama berselang Shaina melanjutkan kembali maksudnya menghu
4.3K viewsOngoingAdded to Library 138 Times as yi sha
Read
+Library
CEO Yang Hilang Ingatan

CEO Yang Hilang Ingatan

Ia mengatupkan kedua tangan di depan dada. "W* alaikumsalam," kataku terpaksa menjawab sapanya. Dosa jika tak menjawab salam. Kesan pertama bertemu dengan gadis pilihan mama, dia cantik, sopan dan ramah. "Perkenalkan ini Shanum Al Zakiyah, dia anak teman kuliah mama dulu. Lagi libur kuliah di Jakarta, sekalian mama undang ke sini." Gadis semampai dengan hidung mancung dan bibir tipis itu mengangguk perlahan padaku.
1033.0K viewsCompletedAdded to Library 889 Times as yi sha
Read
+Library
Sabitah

Sabitah

Reandra mencoba tersenyum tipis. “Aku harap kau bisa memahami keadaanku. Karena sikapku yang seperti ini semata-mata agar aku segera bisa mengeluarkan adikku dari tempat entah di mana itu,” ucap Juna. “Adik?” “Ya. Adik yang sangat aku sayangi, Sabitah Nayanika....” ***
102.6K viewsOngoingAdded to Library 72 Times as yi sha
Read
+Library
SENDIAKALA

SENDIAKALA

Wajah itu terlalu dikenal bagiku, tak lain adalah Wangsa Satya. Dada ku langsung terasa sesak dan mengeras, seperti ada batu yang tertanam di dalamnya. Tatapan kami bertemu sebentar, tidak ada senyum, tidak ada kata, hanya pandangan yang penuh dengan emosi yang sulit diucapkan. Mbak Aiza mengikuti arah pandang ku dan segera mengenali pria itu, kemudian melangkah kecil mendekat dengan senyum sopan.
550 viewsOngoingAdded to Library 16 Times as yi sha
Read
+Library
Ya, Sayang?

Ya, Sayang?

"Kalau begitu aku pulang dulu ya, Lin. Dah!" "Dah! Hati-hati di jalan, ya, Yan." Yesss!!! Akhirnya aku punya nomor telepon Linda! sorak Dayyan dalam hati. Sepanjang perjalanan pulang, Dayyan terus menyebar senyuman, orang-orang yang melihatnya merasa bingung dengan aura bunga-bunga musim semi yang disebarkan oleh Dayyan. Dengan begini, Dayyan tidak perlu khawatir dengan status jomblonya lagi.
11.1K viewsCompletedAdded to Library 287 Times as yi sha
Read
+Library
Alice

Alice

ujar Ying sambil membuka topeng yang sudah lama dia pakai. Ya, gadis itu adalah Ying. Dia bersekongkol dengan banyak orang, terutama manusia-manusia yang benci kepada Diamond. "Lo tadi keterlaluan gak sih?" tanya Vano ketus, menatap Ying dan mengingat bagaimana Ying menyiksa Alice. Ying menaikkan alisnya. "Enggak, biasa aja. Lagian gue juga enek banget lihat wajah nya Alice," jawabnya.
105.9K viewsOn holdAdded to Library 211 Times as yi sha
Read
+Library
SILARIANG

SILARIANG

Sesaat Arsyl seperti kebingungan hendak menjawab apa lalu dia mengalihkannya pada Asha dan bertanya tentang gadis yang dari tadi menyimak pertemuan mereka. “Ini dengan Mba siapa? Saya Arsyl, seniornya Tenri dulu di kampus.” Arsyl mengulurkan tangannya untuk berkenalan dengan Asha. “Nama saya Asha, Mas.” Jawab Asha dengan tatapan terpesona pada laki-laki yang tinggi tegap, berkulit sawo matang, alisnya tebal dan hidungnya mancung. Senyumnya bisa membuat hati Asha seperti coklat yang sedang meleleh. Rasanya Asha tidak mau melepaskan tangannya dari Arsyl pada jabat tangan singkat itu.
102.2K viewsOngoingAdded to Library 52 Times as yi sha
Read
+Library
Gina

Gina

Mahesa menghela napas, membuka ponsel dan membaca semua pesannya lagi dengan Gina. ꟷꟷꟷꟷꟷꟷꟷꟷꟷꟷꟷꟷꟷꟷꟷꟷꟷꟷꟷꟷꟷꟷꟷꟷꟷꟷꟷꟷꟷꟷꟷꟷꟷꟷꟷꟷꟷꟷꟷꟷꟷꟷ
102.4K viewsOn holdAdded to Library 92 Times as yi sha
Read
+Library
PREV
1234568
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status