Hati yang Terbagi
*****
Minggu ini aku mendapat undangan dari pihak yayasan, yang akan mengadakan acara penyambutan santri baru tahuni ajaran ini.
"Mas, males datang, Sayang. Kamu aja sama Mama, ya?"
"Lho, kok gitu?"
"Pokoknya Mas ga mau ikut, Mas nganter kamu aja. Nanti Mas jemput lagi."
Aku tak tahu kenapa Mas Ubay begitu kekeuh tak mau datang. Sementara undangan itu justru ditujukan untuk dia.
"Ya sudah, biar aku dan Mama saja yang hadir." Aku mengalah. Apapun alasan Mas Ubay aku menghormati.