Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Magic You

Magic You

Apa autornya yang rada sinting? Author be like (ಠ_ಠ): HEI!!! Mataku masih tak lepas sampai kepergian nya. Ctak. Aku memekik kesakitan setelah Jessen menyentil keras jidadku. "Apa sih?" Kataku sambil memegangi jidadku. "Udah puas liatin dia." Jessen manatapku dengan tatapan tak senang. Aku memayunkan bibirku. "Yaaa... Aku kan shock aja. Abisnya kalimat nya aneh."
104.3K viewsCompletedAdded to Library 104 Times as you j
Read
+Library
You Are Mine

You Are Mine

Kalau memang teman Litta itu tidak menyukai, toh bukan masalah besar juga. Kemeja putih tipis dan celana boyfriend jeans menjadi pilihan Yuca. Dua kancing teratas kemejanya dibuka, menampilkan tank top putih bagian atas dada. Serta bagian depan kemeja dimasukkan di pinggang celana. Rambut hitam sepunggungnya dibiarkan terurai dan dicatok lurus agar rapi. Ia juga hanya mengaplikasikan make up tipis di wajah.
9.96.0K viewsOngoingAdded to Library 148 Times as you j
Read
+Library
Me and You

Me and You

“Baik, Tante. Terimakasih.” Hanya suara tegukan air yang terdengar di antara kami. Kue yang sering lengket di tenggorokan ini, sesekali macet. Membuat siapa saja yang menyantapnya akan tersedak jika sial. Aku salah satunya. “Uhuk.. Uhuk...” langsung kuteguk air dingin dari dispenser agar kemacetan ini berakhir. “Kau harus belajar bela diri, Yan,” Genta mencairkan suasana.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as you j
Read
+Library
Me and You

Me and You

“Duduk! Gue udah cari tempat yang akan kita kunjungi, coba ini dibaca dulu.” Pria itu menyodorkan lembaran kertas pada Ica dan Ica pun tidak lupa menunjukkan hasil pencariaannya yang mungkin saja bisa digunakan untuk informasi tambahan. Mereka mulai sibuk membaca dan berdiskusi membuat pertanyaan yang akan mereka tanyakan nanti. “Kita jalan sekarang biar nanti gak sampai sore,” ajak pria itu, “nama gue Alfa, ya walaupun udah tau tapi kita belum kenalan resmi.”
1.9K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as you j
Read
+Library
Help Me

Help Me

Roberth menyerahkan sebuah cangkir dengan isi yang sama seperti tempo lalu, sesuai dugaan itu adalah teh cornelian cherry. Violence menerima cangkir itu dan segera meminum isinya tanpa memikirkan hal lain. Tak disangka, rasanya manis sedikit asam dan begitu enak. Melihat Violence yang tampak menikmati isi cangkir yang diberikan padanya, Roberth tersenyum tipis. "Maafkan Amber karena memaksamu untuk memakan daging di bagian itu, rasanya memang tidak enak" Roberth mengejek gadis muda yang berada tak jauh darinya.
1.6K viewsOngoingAdded to Library 46 Times as you j
Read
+Library
Hayu

Hayu

tanya ibunya setengah mengejek Hayu. “Bu, Hayu itu Jojoba, Jomblo-jomblo bahagia, Bu, maafkan Hayu, jojoba ini, sudah mendapatkan panggilan dari big bos, mamanya Candra. Jadi Hayu tidak bisa menolak,” tutur Hayu pada ibunya.
105.2K viewsCompletedAdded to Library 149 Times as you j
Read
+Library
I Got You

I Got You

I miss you! "I miss you too, Sayang." Mendudukan diri di salah satu kursi makan, Julia menunduk, senyumnya tercipta manis, selalu saat menerima panggilan ini. 'Mommy, kapan pulang? Jeni mau peluk Mommy.' "Oh ya? Mommy juga mau peluk kamu, my Jeje. Mungkin senin depan Mommy sudah pulang." 'Senin? Lama banget, ini masih senin, terus Mommy pulangnya senin, lama dong ck!'
1024.9K viewsCompletedAdded to Library 498 Times as you j
Read
+Library
Yours

Yours

Josh memberikan tatapan lembut dan suaranya yang selalu bisa membuat Azka masuk kedalam jebakannya. “Aku nggak akan masuk kedalam lubang yang sama berkali-kali.”
108.9K viewsCompletedAdded to Library 212 Times as you j
Read
+Library
YOU

YOU

“Lo mau pesen apa? Biar gue pesenin sekalian” “Nanti aja gue pesennya. Lo mau pesen sekarang emang, Lun?” “Tadinya, tapi karna lo pesennya nanti, yaudah gue juga nanti aja deh pesennya.” “Yeh anak labil dasar.” “Hahahaha biarin, yang penting Bahagia”
2.4K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as you j
Read
+Library
YOU COMPLETED ME

YOU COMPLETED ME

Mendengar jawaban Yasmin yang ragu-ragu itu Malik kembali tersenyum lebar. “Dari sini ke rumah kita itu lumayan jauh, Yas. Takutnya nanti kamu capek apa masuk angin karena tidak terbiasa berkendara jauh,” ujar Malik mengatakan kemungkinan resiko jika berkendara saat pulang nanti. “Tidak. Aku bisa pakai jaket,” sanggah Yasmin dengan cepat. Malik terdiam, tak punya alasan lagi untuk menolak.
2.7K viewsCompletedAdded to Library 82 Times as you j
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status