Hello, Husband!
“Mau gimana pun perasaan aku, nggak akan ada pengaruhnya. Dia punya suami, dan sangat mencintai suaminya itu.”
“Mas…,” panggil wanita itu pelan. “Kalau aku juga cinta sama kamu, gimana?”
Wima mengerjap. Tidak langsung merespons. Siapa tahu ini hanya prank. Istrinya itu gemar bercanda. Bukan hal mustahil ucapannya kali ini hanya main-main.
“Kok diem? Apa aku bakal ditolak?”
Pria di atas Jeevi itu mendesah, lantas berguling dan jatuh ke sisi wanita itu. “Tolak gimana? Kamu kan istriku.”