Kembali ke 1980 Dari Nol Membangun Segalanya
Ia bicara tentang tetangga, salah paham, dan mulut warga yang kadang membuat perempuan saling melukai, seolah selama ini bukan ia sendiri yang membawa tepung tiruan, gosip kotor, dan undangan beracun ke pintu Livia.
Anita mengusap sudut mata dengan kain tua. “Perempuan yang terlalu dijaga suami kadang lupa menyapa orang tua. Kami hanya ingin kau tetap rendah hati, Livia, jangan sampai setelah ada beras di rumah, kau merasa semua orang harus lewat pagar seperti pengemis.”
Haris menunduk semakin dalam. Ia tahu kalimat itu tidak datang dari hati tua yang sakit, tetapi dari mulut lapar yang gagal merampas karung.
인기 회차