Kencan Buta CEO Tampan
“Aku emosian, Dara. Tapi aku nggak mau kalau aku tancapkan paku di dalam Zayn, lalu aku pukul semakin dalam. Akhirnya nggak bisa dicabut, ingatan dia akan abadi dengan kata-kata aku. Jadi aku cuman bisa ngasih dia pandangan baik. Bahwa dia ada di orangtua yang baik, masa laluku milik aku. Jangan bahas di depan Zayn nantinya. Yang penting didik dia sebaik mungkin, aku mau jadi Papa yang bisa dia contoh dalam sisi baiknya.”
“Tapi Zayn beruntung, dia punya Papa luar biasa. Nggak pernah marahi dia, nggak pernah nyalahin dia, dari dia belajar makan belepotan, diajakin baca buku sampai dia terbiasa sekarang.”
Bab Populer