Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Antara Cinta dan Misi Sang Assassin

Antara Cinta dan Misi Sang Assassin

Bagaimanapun dia juga pernah datang melamar dan berkenalan dengan beberapa orang dari difisi ini, jadi mungkin difisi budyguard akan mengirim uang duka pada keluarganya. "Tapi aku turut berduka atas kematiannya." lanjut Zora. Johan yang mendengar jawaban itu sedikit kaget, bukankah jawaban Zora terdengar seperti dia tidak peduli dengan kehidupan dan kematian orang lain. Namun dia merasa sedikit tenang mendengar ucapan Zora selanjutnya. 'Ternyata kamu masih memiliki perasaan semacam itu' batin Johan, menggelengkan kepala tidak percaya.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai zombie adalah
Baca
+Pustaka
ZANNA

ZANNA

jawab Kafka, dia memarkirkan mobilnya di sebuah cafe mewah. Kafka hendak turun, namun ia menatap terlebih dahulu Zanna yang masih diam, dengan tangan meremas rok nya. "Ngapain lo disitu? gak mau turun?" tanya Kafka, ia mengangkat satu alisnya. Zanna menggeleng kan kepalanya lugu. Membuat Kafka jadi gemas sendiri oleh tingkah polos Zanna. "Turun!" Zanna menggelengkan kepalanya. Zanna tidak mau turun, dia takut ini jebakan Kafka. Siapa tau di dalam sana banyak penjahat.
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai zombie adalah
Baca
+Pustaka
Jebakan Sang Kupu-Kupu Malam

Jebakan Sang Kupu-Kupu Malam

Di sekitar mulut pria itu terkena noda darah karena baru saja menggigit wanita di tangannya. Diana tahu jelas pria itu bukanlah manusia. Dia adalah mayat hidup atau biasa dikenal dengan zombie. Mengetahui bahaya mengincarnya, Diana segera berlari menuju pintu darurat. Dia segera berlari menaiki tangga. Di belakangnya zombie itu pun berlari mengejarnya. Suaranya erangannya layaknya binatang buas yang kelaparan. Jantung Diana berdetak cepat akibat perpaduan antara rasa takut dan juga karena dia berlari melewati tangga satu persatu dengan cepat.
109.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 269 kali sebagai zombie adalah
Baca
+Pustaka
Sistem Sakti Pendekar Menara Nirwana

Sistem Sakti Pendekar Menara Nirwana

Bai Lu berkata sembari mempersiapkan kuda-kudanya. “Ada zombie di sini?” tanya Zhu Lian agak kocak. Meski begitu, ia juga bersiap-siap mengerahkan tekniknya. “Ya. Mereka memiliki kelas-kelas juga. Sepertinya yang akan mendatangi kita pertama kali adalah mereka yang disebut dengan The Corpse.” Makhluk yang disebut Bai Lu adalah mayat hidup para petualang yang nekat masuk ke dalam dungeon tapi tidak memiliki kemampuan yang mumpuni guna menghadapi monster-monster di sana.
9.956.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai zombie adalah
Baca
+Pustaka
Era Baru

Era Baru

Barata membiarkan mereka melihatnya dalam waktu yang cukup lama. “Apakah kalian tahu zombie apa itu? Aku rasa tidak. Zombie itu ialah Zombie Durma, zombie yang mampu memerintah zombie lainnya termasuk dua tipe zombie yang meresahkan itu. Apa kalian tahu juga seberapa besar bahaya yang dibawanya? Jauh lebih mengerikan dari yang lain dan aku tidak mengerti bagaimana makhluk itu bisa ada di tempat ini!!” Barata memperingatkan mereka akan bahaya yang dimiliki oleh zombie-zombie yang saat ini sedang mereka hadapi.
1057.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai zombie adalah
Baca
+Pustaka
The Magic Of Friddenlux

The Magic Of Friddenlux

Audrey pergi meninggalkan komputer pencarian kemudian mengambil buku yabg berisikan penjelasan tentang zombie. Di buku tertulis bahwa zombie adalah mayat hidup yang tidak memiliki pikiran dan bernafsu besar untuk menyantap otak manusia. Di buku juga dijelaskan bahwa zombie yang bangkit itu karena ingin balas dendam. Biasanya mereka akan mencari orang yang menyakitinya sewaktu hidup dan melakukan balas dendam. Audrey mencatat setiap detail penjelasaan itu. Memang tidak banyak yang dijelaskan buku tentang zombie itu. Tapi sekarang Audrey menemukan sesuatu.
9.926.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 724 kali sebagai zombie adalah
Baca
+Pustaka
Istri Tawanan Duke Utara

Istri Tawanan Duke Utara

“Ah ... sudahlah. Kalian tak akan bisa melihatnya. Jadi percuma aku menjelaskan.” “Apakah mereka menyeramkan?” Posy tiba-tiba bertanya. Ada kekhawatiran dan rasa penasaran yang membara di dalam matanya. Sirena menatapnya lekat beberapa saat. “Hem ... kalau di dunia ini, apakah kalian tahu zombie?” Dokter dan Vian saling bertatapan beberapa saat sebelum mereka bertiga mengangguk bersamaan. “Tentu saja kami tahu. Mereka adalah makhluk kegelapan yang di ciptakan para penyihir kegelapan!” Vian menjelaskan dengan tegas.
105.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 198 kali sebagai zombie adalah
Baca
+Pustaka
HUKUMAN DEWA KEMATIAN

HUKUMAN DEWA KEMATIAN

"Apa kamu berubah jadi Zombie?" Sosok yang dipanggil Mato sontak mengerutkan keningnya. "Zombie? Siapa yang jadi Zombie?" sosok pria muda itu malah mengeluarkan pertanyaan yang membuat semua orang yang mendengarnya semakin merasa heran. Pria yang tadi terus mencoba mendekat, menggerakan tangan kanannya, mencoba menyentuh lengan mayat yang hidup kembali. "Kamu beneran hidup kembali?" tanyanya guna memastikan.
104.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai zombie adalah
Baca
+Pustaka
Rimba Memburu Senala

Rimba Memburu Senala

Yang mengukir kalimat tentang harapan di tembok timur Tilangkar—sebelum akhirnya menghilang ditelan gurun, dialah Toru Thelez. Bayang Lama bukan hantu. Mereka adalah kenangan yang ditolak. Toru Thelez, tanpa sepengetahuan Rimba, melindunginya. Pada saat perjalanan malam hari menuju Tanah Gulung maupun pada saat perjalanan kembali ke Akarlangit, para zombie itu dibuat Toru Thelez seperti mengalami asam urat di sekujur tubuhnya sehingga mereka enggan menyerang Rimba meski sudah saling berhadapan. Kewaspadaan Rimba tidak hilang tatkala berhadapan dengan para zombie itu. Dia mengatur helaan napasnya sedemikian rupa sehingga denyut jantungnya teratur berdegup lebih pelan. Langkah-langkahnya pun s
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai zombie adalah
Baca
+Pustaka
Zero: Forgotten Lost (INDONESIA)

Zero: Forgotten Lost (INDONESIA)

Sebelum ia bisa bertanya lebih jauh, pria itu melangkah mundur, dan seketika tubuhnya menghilang di balik gelap malam, seakan-akan ia tidak pernah ada. Kilasan ingatan menghantam Fabio dengan kejam. Sejenak, ia melihat sesuatu yang bukan bagian dari dunia ini—sebuah medan pertempuran yang terbakar, tubuh-tubuh berserakan, dan sesosok dirinya yang berbeda, mengenakan baju zirah hitam dengan mata yang bersinar seperti bara api. Nama itu bergema di pikirannya. Zero.
1.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai zombie adalah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status