Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
AMORAGA

AMORAGA

"Ini, si Raga. Dia chat gue." Gita yang tengah mengunyah cokelatnya langsung terbatuk mendengar sebuah nama yang Amora sebutkan. Cewek itu langsung berlari menghampiri Amora dan mengambil alih ponsel itu untuk memastikan sendiri. Ternyata benar ... Itu Raga. "Gila! Ini, sih, keajaiban dunia ke delapan setelah petra di Yordania." Gita mengambil ponselnya lalu memotret pesan dari Raga.
109.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 180 kali sebagai 시골
Baca
+Pustaka
BURONAN

BURONAN

Rintik gerimis hinggap di tubuh Sammy yang hanya mengenakan sweater tipis yang sudah usang. Cuaca dingin seolah kawan bagi Sammy hingga tak membuatnya menggigil meski wajahnya mulai terlihat pucat. Sammy masih terus berjalan menapaki trotoar licin yang basah. Ketika dia melewati sebuah lahan kosong yang gelap gulita, Sammy seperti mendengar suara seseorang yang merintih menahan sakit. Suara itu pelan tapi nyata. Sammy pun berbelok mencari sumber suara.
1022.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 860 kali sebagai 시골
Baca
+Pustaka
Tangisku

Tangisku

"Cin,Kamu kenapa kok nangis?" "Aku nggak papa barusan kelilipan pedes banget hehehe." "Loh kelilipan apa kok Sampai kayak gitu air matanya" "Nggak tau tiba-tiba pedes banget tapi sekarang udah enggak kok," sambil tersenyum "Beneran cin nggak papa?" "Iyaaa nggak papa udah lanjutin aja ngerjain soalnya nanti waktunya habis loh."
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai 시골
Baca
+Pustaka
Alva

Alva

"Ck,dasar." "Dimana?" potong Alva melangkah agak pelan sehingga Naisa yang benar-benar pelan bisa menjajari langkahnya. "Apanya?" tanya Naisa balik dengan tampang bodobnya. "Rumah lo," Alva menatapnya geram, benar-benar akan memakan Naisa sekarang. "Ooh...di Jl.Imam Bonjol. No 5.Blok M. Kenapa? Lo mau---"
9.82.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai 시골
Baca
+Pustaka
Koma

Koma

GERIMIS Gerimis ing latar omah Nelesi lemah garing Kaya-kaya ngece ati iki Ati kang tansah garing Ananging kui gur cerita lawas Dina iki Waktu iki Ati garing wes teles kebes Geting Geting karo gerimis kang gebyur ati iki Kang gawe uripku ruwet Kang gawe atiku ketar-ketir Gerimis metuk udan Udan metuk gerimis Lungo ninggalke lemah teles Meneng-meneng suket tukul ana ing kana Slirahmu sek tak getingi Slirahmu sek gawe awakku guyu Rasa-rasa mendung Maleh dadi rasa tresno Duh, gusti matursuwun Sekabehane puji kagungane. panjenengan
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai 시골
Baca
+Pustaka
Kyraka

Kyraka

"Raka. Raka Akmana." "Eh?"
105.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 145 kali sebagai 시골
Baca
+Pustaka
Janda Muda

Janda Muda

kata Rio Miftah melirik gelas yang ada di hadapananya, lalu menatap Rio yang sudah meminum minuman itu dengan satu tegukan besar. "Apa rasanya enak? Kenapa kau meringis setelah minum itu?" Tanya Miftah heran sekaligus penasaran "Coba saja.. Jangan banyak tanya!" jawab Rio dan menyodorkan gelas berisi vodka kepada Miftah. Miftah menerima uluran gelas dari Rio dan mencoba mengirup aroma minum minuman itu. Baunya aneh, batin Miftah. Di minum lah sedikit dan Miftah langsung menjulurkan lidahnya, merasakan tenggorokannya seperti terbakar.
108.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 282 kali sebagai 시골
Baca
+Pustaka
CERAI

CERAI

Hari minggu merupakan hari dimana semua orang berkumpul santai bersama keluarga masing masing. Pagi itu Pak Sofyan tengah menggunting daun pohon yang letaknya di halaman rumah belakang. Zaira yang melihat itu dengan ragu melangkahkan kaki nya menghampiri Pak Sofyan. Em, permisi pak Ucap Zaira sambil membawa kan secangkir teh hijau. Pak sofyan yang melihat kedatangan Zaira sontak menghentikan kegiatan nya, ia tersenyum melihat Zaira yang datang membawakan teh kesukaan nya.
106.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 232 kali sebagai 시골
Baca
+Pustaka
Ujung Senja

Ujung Senja

Beliau bisa makan bertambah jika aku masak masakan kesukaannya itu. Sambil menunggu asam pedas mendidih, aku menggiling sambal terasi. Saat sedang menggiling sambal, orang ramai berlari di samping rumahku. Tak lengah, aku menyapa Nong-tetanggaku. “Nong, ngapo?” pekikku. “Ra, ikutlah. Ado yang tertangkap sedang berzina. Ramai ni.” Nong antusias bercerita.
108.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 314 kali sebagai 시골
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status