Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
SENYAWA

SENYAWA

ketus Varo, ucapannya membuat Meera merasa menjadi orang yang sangat tak berguna saat ini. “Sini, Meera, biar gue yang kasih tahu salahnya di mana. Lo cukup ketik ulang, kurangin dan tambahin bagian yang gue stabillo ya.” Zayn melambaikan tangannya meminta Nameera mendekat, namun karena menjaga wudhu, Meera berdiri dengan tetap memberi jarak dan memperhatikan dengan baik apa yang diinstruksikan oleh Zayn.
1.9K viewsOngoingAdded to Library 37 Times as 영지물
Read
+Library
Andromeda

Andromeda

Alwi fokus dengan handphonenya. Bima kemudian kembali dari dapur dan membawa satu botol air mineral. Dia kemudian duduk disebelah Rafael. "Ayo kita main game," katanya semangat. "Kita memutar botol siapapun yang kena bisa meminta apapun diantara kita." "Apapun," kata Rafael. "Iya apapun. Kalian gak takut kan," ejek Bima. "Siapa yang takut anjing. Ayo main," kataku mengambil botol itu."Gua yang putar?"
102.9K viewsOngoingAdded to Library 99 Times as 영지물
Read
+Library
Geger Kahyangan

Geger Kahyangan

kata Yao Ling sambil menunjukkan benda berupa gada berbentuk labu yang cukup besar. "Nama Gada ini katanya adalah Gada Rojapala. Konon senjata ini merupakan ciptaan Dewa di selatan," kata Yao Ling. "Aku mendapat ini...Tapi tidak ada yang tahu namanya apa," kali ini Raksa Geni yang menunjukkan harta miliknya. Itu adalah sebuah kitab berwarna emas yang terus menyala. "Kitab...? Apakah kau sudah membukanya?" tanya Bara. Raksa Geni mengangguk.
8.961.9K viewsOngoingAdded to Library 1.9K Times as 영지물
Read
+Library
DINAR

DINAR

ujar dinar kebingungan dia menatap kerang itu sangat lama , tidak ada reaksi apa-apa, dia mengambilnya kembali dan saat kerang berada ditangannya sebuah sinar ungu memancar dari kerang itu, sangat indah seperti lampion, dinar menanhan kekagumannya membeku sesaat menatap kerang ditangannya "benda seperti apa sebenarnya ini" tanya dinar tapi keterkejutannya tidak sampai disitu, dinar mendengarkan suara ombak dari sana, dari dalam kerang itu suara ombak, suara air yang mengalir, dinar penasaran dan mendekatkan kerang itu ketelinganya, dan benar suara itu dari dalam kerang, suaranya seperti harmoni, menenangkan dan membuat dinar tertegun sangat lama, dia menikmati alunan suara ombak dan air disa
105.7K viewsCompletedAdded to Library 147 Times as 영지물
Read
+Library
Davira

Davira

"Ini!" Haikal meletakkan segelas air mineral di atas meja, "minumlah agar tenggorakanmu tidak kering lagi dan batukmu berhenti." titahnya yang di angguki Dava. Dava meraih segelas air mineral itu dan langsung menegguknya cepat. "Pelan-pelan Dav, nanti kau bisa tersedak." kata Haikal memperingati, namun terlambat sebab segelas air mineral itu sudah tandas di teguk Dava.
6.2K viewsCompletedAdded to Library 124 Times as 영지물
Read
+Library
Dijodohin

Dijodohin

Di atas tumpukan itu ada sikat gigi yang masih terbungkus, ada juga sabun cuci muka, dan secarik kertas. Mas tidak tau cuci muka apa yang kamu pakai. Untuk sementara kamu pakai saja yang ada. Maaf mas belinya di minimarket bareng celana kamu. Itu kemeja putih sengaja Mas siapin untuk kamu pakai. Masih baru, kok, belum pernah Mas pake. Mas sayang
109.0K viewsOngoingAdded to Library 316 Times as 영지물
Read
+Library
Dendam Sang Tumbal

Dendam Sang Tumbal

Lima buah bola api keluar dari telapak tangan Manik Jenggala, ukurannya sebesar bola kaki kini bergerak sangat cepat mengarah kepada Rendra, Rahayu, Trisula kembar serta Soleh. Soleh melompat ke depan, membaca sebuah doa, lalu mengangkat tangannya ke atas seolah menggenggam sesuatu. "Cambuk Sewu Geni, keluarlah!" perintah Soleh. Tiba-tiba saja sebuah cemeti berukuran besar sudah berada di dalam genggamannya. Soleh memukulkan benda yang ada di genggamannya itu di udara, sesuai dengan namanya, cemeti itu mengeluarkan seribu bola api seukuran bola kasti, yang mengeluarkan cahaya berwarna biru.
102.3K viewsCompletedAdded to Library 82 Times as 영지물
Read
+Library
Dibalik Bayang

Dibalik Bayang

Sedangkan di atas meja itu terletak sebuah pot bunga minimalis yang diisi indah oleh bunga melati. Tatapan Wanita itu terarah tetap pada sebuah ayunan tua yang terletak di tengah halaman rumah ini. Raut wajah wanita itu sendu dipoles luka yang dalam menggerogoti jiwa, seakan di atas ayunan itu terukir sebuah masa yang terus memberi ingatan.
522 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as 영지물
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status