Novels
Short Stories

Genres

All
Romansa
Realistis
Manusia Serigala
Mafia
Vampir
Mitologi
Fantasi
Kehidupan Sekolah
Imajinasi
Reinkarnasi
Misteri/Thriller
Mistis Rakyat
Romansa Sejarah
POV Pria

Characters

22
All
Mandiri
Pelakor
Wanita Kuat
Munafik
Mafia
Cinta Pertama
Kejam
Teman Masa Kecil
Cinta Sejati
Bestie
Pengganti
Dokter
Identitas Tersembunyi
Sekretaris
Bucin
Psikopat
Pengasuh
Influencer
Tetangga
Ahli Forensik
Pilot
Selebriti
Show more

Plot & Setting

26
All
Penyesalan
Pernikahan
Selingkuh
Karma
Hubungan Keluarga
Balas Dendam
Kesadaran Diri
Pura-pura Mati
Dunia Kerja
Kriminal
Perundungan
Penebusan
Sistem
Kehamilan
Nikah Kontrak
Cinta Lama Bersemi Kembali
Menggoda
Melawan Takdir
Kutukan
Dunia Hiburan
Dunia Paralel
Perjalanan Waktu
Kekuatan Super
Pusat Perhatian
One Night Stand
Petualangan
Show more

Themes

15
Cerita Enak×
All
Plot Twist
Drama
Cerita Enak
Reinkarnasi
Bangkit
Obsesi
Manis
Healing
Cinta Terpendam
Toxic
Motivasi
Pusing
Kocak
Semangat
Multi POV
Show more

Cerita Enak Short Stories & Novels

Discover a collection of enchanting Cerita Enak short stories that explore the depths of passion. Perfect for readers seeking one-hour short stories to inspire and ignite their imagination about Cerita Enak.
Kontrak Rahasia Guru Tari - undefined novels & stories
Liam
“Bu, sepertinya… bagian sini sangat sensitif. Biar kuperiksa.” Di dalam studio tari pribadi yang sepi dan tertutup rapat oleh tirai, tubuhku ditekan kuat-kuat ke dinding cermin yang dingin. Lututnya yang kuat terbungkus celana olahraga, dengan paksa menyelinap di antara kedua kakiku. Melalui kain tipis gaun tari yang kupakai, dia terus menggesek bagian terdalam di antara pahaku yang telah basah. Sementara itu, tangan besarnya menyusup dari kerah bajuku tanpa hambatan, meremas bagian dadaku yang montok hingga meninggalkan jejak-jejak kemerahan yang memalukan. Rasa ngilu yang hebat dan sensasi yang mendebarkan membuat pertahananku runtuh sepenuhnya. Belum sempat aku menangis memohon ampun, jari panjangnya yang agak kapalan sudah langsung menyingkirkan celana dalam thongku, lalu menyusup ke dalam lubuk yang paling tersembunyi….
Saat Perang Berakhir, Hidup Baruku Dimulai - undefined novels & stories
Myosotis
Setelah perang berakhir, aku berikan tiga puluh tahun hidupku ke Jordan Handoko. Aku bangun kerajaan bisnisnya dari nol, besarkan anak-anak kita, dan jadi sosok yang diam-diam jaga keutuhan keluarga dari balik layar. Namun ketika dia meninggal, namaku nggak tercantum sedikit pun di dalam surat wasiatnya. Separuh dari seluruh hartanya diwariskan ke anak-anak kita. Sementara separuh lainnya diserahkan kepada Lisa Celindo, putri dari pria yang konon telah selamatkan nyawanya di Notama. Lisa yang sama. Perempuan yang telah curi identitasku. Perempuan yang bangun seluruh kehidupannya di atas puing-puing kehidupanku sendiri. Yang Jordan tinggalkan untuk aku hanyalah selembar catatan singkat, ditulis dengan tulisan tangannya yang begitu aku kenal. [Aku cinta kamu. Kita telah jalani tiga puluh tahun yang indah bersama. Tapi aku utang ke Lisa dan cuma ini yang bisa aku lakukan untuk balas budinya.] Saat itu juga, di ruang kerjanya, aku roboh karena serangan jantung. Jemari tanganku masih genggam erat secarik kertas menyedihkan itu. Ketika buka mataku kembali, aku terlahir lagi di tahun 1945, saat perang baru saja usai. Kali ini, aku nggak akan lagi telan semua kemarahan dan penderitaanku dalam diam. Aku akan lawan dan aku akan rebut kembali setiap hal yang memang sejak awal jadi milikku.
Dekat di Mata, Jauh di Hati - undefined novels & stories
Anl
Akibat sebuah kecelakaan mobil, Evelyn koma selama tiga tahun. Saat terbangun kembali, semua orang berkata bahwa dia telah berubah. Evelyn yang dulu selalu suka menempel pada Juan, kini bahkan bisa beberapa hari tidak mencarinya sama sekali. Ketika mengetahui Juan sakit dan dirawat di rumah sakit, dia hanya menyuruh orang merebus sup ayam lalu mengantarkannya. Dia tidak pernah bertanya saat pria itu pulang larut malam. Bahkan katanya Juan telah memiliki wanita lain di luar sana, dia juga tidak peduli. Hingga pada hari itu, saat sedang menonton para model pria menari di sebuah bar, sahabatnya mengirimkan sebuah foto. Di aula perjamuan yang megah dan mewah, Juan menggandeng tangan seorang wanita, menggendong seorang anak, dan berdiri di pintu menyambut para tamu. Terdapat tulisan di spanduk elektronik di atas kepala mereka. [Selamat kepada Juan atas kelahiran putranya. Semoga seluruh keluarga berbahagia dan selalu diberkahi kesehatan ….] Sahabatnya mendekat dengan penasaran, “Katanya kamu sudah tidak peduli pada Juan. Aku tidak percaya. Dia bahkan sudah punya anak dengan wanita pengganti itu. Apa kamu masih bisa tidak peduli?” Evelyn mengangkat alisnya. Setelah menyelipkan beberapa lembar uang ke dalam celana model pria itu, dia pun bangkit dari sofa. “Kok bisa tidak peduli? Suamiku dikaruniai seorang putra. Sebagai istri sah, tentu aku harus datang menjenguk.”
Sentuhan Terlarang Bawahan Suamiku - undefined novels & stories
Liam
“Ternyata tubuh istriku jauh lebih sensitif dari yang kubayangkan.” Di dalam kegelapan, napas Steve berhembus di ceruk telingaku, sementara tangan besarnya mulai bergerak liar di pinggangku. Aku berusaha keras memberontak, tapi dia malah memelukku dengan lebih erat. “Jangan gerak, Pak Freddy masih menunggu kabar baik di lantai bawah.” Izin dari suamiku dan perlakuan lancang bawahannya membuatku terjebak di antara rasa malu dan kenikmatan yang sulit diungkapkan dengan kata-kata. Aku benar-benar tak bisa melarikan diri.
Tetangga, Kamu Baru Saja Pilih Musuh yang Salah - undefined novels & stories
Liora Z
Seseorang tandai akunku di aplikasi komunitas Arisan Tetangga. "Hei, kamu masih lajang, kan? Buat apa punya taman di atap seluas itu? Suamiku akan adakan pesta. Mulai besok kita akan pakai tempat itu." "Tenang saja, kita akan kasih kamu 3,2 juta sebulan sebagai biaya perawatan. Dapat uang jutaan tanpa harus ngapa-ngapain. Seharusnya kamu senang." Aku menatap layar HP dengan ekspresi nggak percaya. Bercanda yah? Aku adalah pewaris Ketua Mafia Keluarga Rahani, sejak kecil dipersiapkan untuk pimpin seluruh Daerah Selatan. Namun aku pilih tinggalkan dunia itu demi sebatang kuas dan kanvas. Apartemen ini adalah tempat perlindunganku. Satu-satunya sudut dunia yang benar-benar tenang. Taman di atap itu bukan fasilitas bersama milik gedung. Itu milikku. Aku bayar tunai 8 miliar demi peroleh hak kepemilikannya saat beli penthouse ini. Kemudian tempat itu aku ubah jadi studio kaca yang dipenuhi cahaya matahari, ruang di mana aku bisa melukis tanpa bayang-bayang Keluarga Rahani ikuti aku. Dan sekarang ada orang yang kira bisa ambil itu hanya dengan bayar 3,2 juta sebulan? Aku balas pesannya dengan dua kata singkat. [Mimpi saja.] Nggak nyangka, keesokan harinya manajer gedung datang ketuk pintuku bersama dua orang petugas keamanan. Seseorang telah laporkan aku karena dianggap telah "salah gunakan fasilitas bersama." Sekarang, demi alasan "jaga keharmonisan antar warga," mereka minta aku untuk serahkan kunci tamanku. Oke. Mereka mau buang semua kesopanan? Mereka akan segera tahu seperti apa rasanya berhadapan dengan kekuatan yang sesungguhnya.
Kali Ini, Aku Hanya Menjadi Penonton - undefined novels & stories
Makjos
Menjelang pengisian pilihan universitas, siswi tercantik di kelasku yang juga putri seorang konglomerat tiba-tiba mengaku bisa memastikan seluruh teman sekelasku diterima di Universitas Bhinneka. “Ayah dan ibuku menyumbangkan dana untuk pembangunan beberapa gedung di sana. Jadi, kalau cuma meloloskan kalian masuk ke kampus itu, gampang banget.” Padahal, nilai sebagian besar teman sekelasku bahkan belum memenuhi syarat untuk masuk ke universitas terbaik tersebut. Namun, tak seorang pun meragukannya. Mereka semua memercayai ucapannya. Bahkan memilih tidak mengisi formulir pilihan universitas dan sepenuhnya menggantungkan harapan pada “jalur belakang” yang dijanjikan sang primadona kelas. Di kehidupan sebelumnya, aku langsung sadar ucapannya sama sekali tak masuk akal. Aku membujuk mereka agar tetap mengisi pilihan universitas dan menyiapkan rencana cadangan. Aku juga menelepon orang tua mereka satu per satu untuk menjelaskan keadaan yang sebenarnya. Tak kusangka, tindakanku justru memicu amarah sang primadona. Dia mengejekku sebagai gadis miskin yang tak paham cara kerja kalangan elite. Dia juga menuduhku sengaja menghancurkan masa depan seluruh teman sekelas. Bahkan pacarku ikut memarahiku habis-habisan. Menurutnya, semua yang kulakukan hanya didorong rasa cemburu. “Aku tahu kenapa kamu melakukan ini! Kamu cuma iri karena keluarga Lisa kaya raya. Kamu nggak tahan melihat kami semua masuk Universitas Bhinneka.” “Nilaimu memang bagus. Tapi sekalipun bekerja keras seumur hidup, kamu tetap nggak akan pernah bisa menyamai fondasi yang dibangun keluarganya selama tiga generasi!” Demi persahabatan yang telah terjalin selama tiga tahun, aku memilih tak memperpanjang masalah. Namun, ketika tenggat pengisian pilihan universitas hampir berakhir dan mereka tetap belum mendaftarkan diri, aku akhirnya melapor ke polisi. Sekaligus membongkar identitas palsu sang primadona. Dia pun menjadi sasaran kecaman publik. Dalam keputusasaan, dia melompat ke sungai dan mengakhiri hidupnya. Semua teman sekelasku mengatakan bahwa itulah hukuman yang pantas untuknya. Mereka bahkan berterima kasih karena aku telah menyelamatkan masa depan mereka. Namun, pada acara makan perpisahan kelas… Pacarku diam-diam mencampurkan racun ke dalam minumanku. Sementara seluruh teman sekelasku hanya berdiri mengelilingiku, menatap dingin ketika aku meronta kesakitan. “Paling banter kami cuma kehilangan kesempatan masuk kampus.” “Tapi Lisa… dia kehilangan nyawanya!” Saat kembali membuka mata... Aku telah kembali ke hari ketika sang primadona kelas untuk pertama kalinya mengklaim bahwa dia bisa memasukkan seluruh teman sekelas ke universitas melalui “jalur belakang”.
Gerimis Terakhir di Jianika - undefined novels & stories
C.H
Tepat pada tahun kesepuluh sejak aku terlempar ke dunia modern tanpa sengaja, sistem akhirnya menyadari keberadaanku sebagai sebuah anomali. Sistem bersiap mengirimku kembali ke dinasti asalku dan memberiku waktu tiga hari untuk berpamitan. Pada hari pertama, Viona Limawan memintaku merelakan pernikahan kami demi sahabat masa kecilnya. Aku tidak menangis atau membuat keributan. Aku hanya tersenyum, melepas cincin pertunangan, lalu mengembalikannya kepadanya. Hari kedua, dia membawa sahabat masa kecilnya pulang dan berkata ingin memberinya tempat tinggal. Aku menerimanya dengan tenang dan memilih mengalah. Hari ketiga, dia ingin mengajak sahabat masa kecilnya berbulan madu ke Jianika, tempat yang selama ini paling ingin kukunjungi. Aku tetap membantunya mengatur semua persiapannya dengan sabar. Namun, saat kendaraan yang membawa mereka melaju menuju Jianika, aku justru berbalik dan melangkah menuju arah pulangku sendiri. Mimpi yang bertahan selama sepuluh tahun akhirnya benar-benar usai.
Ketika Nisan Tak Lagi Menyimpan Maaf - undefined novels & stories
Lucky Cat
Pada tahun keenam setelah adik laki-laki dan tunanganku meninggal, aku juga memilih sebuah makam untuk diriku sendiri. Sebelum pergi berziarah ke makam mereka untuk terakhir kalinya, ibu tiba-tiba berkata, "Alex, tahun ini nggak usah pergi. Sebenarnya mereka nggak mati." Aku terpaku. Tepat saat itu, kulihat mereka berdua berjalan keluar dari kamar adikku. Kenzo Ganendra menyunggingkan senyum sambil menggoda orang di sampingnya. "Aku menang taruhan. Sudah kubilang, kakak nggak bakal pernah sadar." "Kelak siapa yang di atas? Hm? Mila?" Begitu kata-kata itu selesai diucapkan, perempuan yang dulu bahkan akan menangis setiap kali melihatku diperlakukan sedikit tidak adil itu, kini menatapku dengan penuh jijik. "Ah, dia memang terlalu bodoh. Padahal kita tinggal di rumah sebelah, tapi dia sama sekali nggak sadar." Rupanya alasan ibu melarangku masuk ke kamar itu bukan karena khawatir aku akan bersedih jika melihatnya, melainkan karena kamar tersebut terhubung dengan rumah di sebelah. Aku memang terlalu bodoh. Bahkan sebulan sebelum kematianku, yang kupikirkan masih bagaimana caranya berziarah ke makam mereka.
Melepaskan Semua yang Menyakitiku Dengan Lapang Dada - undefined novels & stories
Sarah Lane
Adik perempuanku, Rosa, merebut sembilan pacarku berturut-turut. Aku begitu trauma hingga tak pernah berani jatuh cinta lagi. Sampai akhirnya, Nikolas melamarku. Dia memanjakanku seolah aku adalah harta paling berharga. Aku sungguh percaya akhirnya telah menemukan belahan jiwaku. Kupikir aku ditakdirkan menjadi istrinya, menjalani hidup yang damai dan penuh rasa aman di sisinya. Pada malam menjelang pernikahan kami, Nikolas mengirim Rosa ke luar negeri. Empat tahun setelah kami menikah, aku bertemu lagi dengan Rosa di sebuah acara makan. Seorang tamu menyeringai. "Selama empat tahun Nikolas membuangmu ke luar negeri, apa kamu nggak membencinya?" Rosa tersenyum penuh godaan. "Dia ayah dari anak-anakku. Untuk apa aku membencinya?" Ruangan itu seketika menjadi sunyi senyap. "Kakakku benar-benar bodoh dan polos, sampai percaya Nikolas benar-benar membenciku!" Dia mencibir dengan tatapan penuh penghinaan. "Padahal kenyataannya, aku yang melahirkan ahli warisnya, tinggal di rumah mewahnya, mengendarai mobil-mobil supernya, dan menghabiskan uangnya." Begitu dia selesai berbicara, semua mata di ruangan itu langsung tertuju kepadaku. Sebagai istri sah Nikolas, aku sama sekali tidak tahu-menahu tentang semua yang baru saja diucapkannya. Namun, aku tidak menangis ataupun membuat keributan. Aku hanya menekan tombol "kirim" pada email yang sudah lama kususun. Balasannya datang dengan sangat cepat. [ Kami dengan senang hati menyambut Anda bergabung dengan tim medis kami. Kami sudah lama menunggu Anda. ] Menatap balasan itu, senyuman tulus perlahan kembali menghiasi bibirku. 'Nikolas, mulai saat ini, kamu nggak perlu lagi berpura-pura mencintaiku.'
Terjebak Asmara Bersama Istri Bos - undefined novels & stories
Wendy
Setelah dimohon oleh bosku terus-menerus, akhirnya aku menyetujui permintaannya untuk ‘meminjamkan benihku’. Di atas ranjang besar kamar utama, istri bos yang biasanya selalu bersikap angkuh, hanya memakai gaun tidur. Air mata penghinaan menggantung di sudut matanya, tapi sepasang kakinya yang putih mulus dan jenjang malah gemetar tak terkendali di bawah kendaliku. “Awas… berani-beraninya kamu menyentuhku….” ujarnya sambil berusaha menahan tangisan, masih mencoba mempertahankan kesombongannya yang konyol itu. Aku tertawa dingin, lalu tanpa ragu membuka kain terakhir yang menutupi tubuhnya. “Nyonya, jangan buru-buru. Pak Zafri yang bilang sendiri, demi meningkatkan peluang keberhasilannya, aku bebas melakukan apa saja malam ini.” Seiring dengan gerakanku, wanita itu mendongakkan lehernya, menghembuskan napas tertahan yang penuh kepasrahan. ….
Pesan Rahasia Yang Menyelamatkanku - undefined novels & stories
Jul
Belakangan ini, ada satu program yang lagi tren di internet, yaitu mengobrol dengan diri sendiri di masa depan. Sebelum ujian masuk perguruan tinggi dimulai, aku hanya sekedar ikut-ikutan mengirim satu pesan, [Diriku di masa depan, aku dan Eric akhirnya menikah?] Layar ponselku berkedip sebentar, lalu sebuah balasan dari ‘nomor tak dikenal’ tiba-tiba masuk hanya dalam hitungan detik. [Menikah, pesta pernikahannya sangat megah.] Sambil menggenggam erat ponselku, jariku mengetik dengan cepat. [Lalu? Pendamping pengantinnya Kirana, ‘kan? Dia itu sahabat terbaikku!] Balasannya tetap sangat cepat, [Iya, dia pendampingnya. Dia bukan hanya sekadar pendamping pengantin, tapi juga istri suamimu di malam pertama.] Seketika, senyuman di bibirku membeku. Kemudian, pesan ketiga kembali muncul. [Sebenarnya, kamu nggak perlu sengaja menurunkan standarmu demi menemaninya. Dia sengaja membuat nilai matematikanya jelek, biar bisa tetap di kota yang sama bersama Kirana yang nilainya paling jelek.] [Dia mau kamu melepaskan kesempatan masuk universitas terbaik demi dirinya, hanya karena nggak mau Kirana merasa minder gara-gara nilaimu bagus.] Tiba-tiba, bel tanda masuk ruang ujian berbunyi. Namun, seluruh tubuhku merinding, tak sanggup bergerak sedikitpun. Pesan terakhir itu pun memberikan hantaman yang mematikan. [Kalau nggak percaya, begitu selesai ujian, langsung pergi saja ke hotel di jalan belakang sekolah. Kamu bakal lihat sendiri kenyataannya.]
Putri Kesayangan Sang Ketua Mafia - undefined novels & stories
Vesper Shaw
Ayahku adalah Enzo Kusnadi, sang ketua mafia dari salah satu keluarga mafia paling berkuasa di Nevala. Dan aku adalah putrinya, sang putri kecil yang paling dia sayangi. Harta paling berharga dalam hidupnya. Ayah sembunyikan aku dari dunianya demi lindungi aku. Namun dia juga nggak ingin aku hidup sendirian. Karena itu, dia atur sebuah pernikahan untuk aku. Pria yang akan jadi suamiku adalah Leon Sudirman, putra dari pria terkaya di Nevala. Tampan, kaya raya, dan seorang bintang baru yang sedang bersinar di dunia bisnis. Jika dilihat dari luar dia adalah pria yang sempurna. Untuk pernikahan kita, Ayah bahkan pesan gaun pengantin khusus yang dibuat oleh seorang desainer ternama dari Milana. Hari ini adalah jadwal fitting gaunku. Namun begitu aku melangkah masuk ke butik pengantin itu, jantungku seakan berhenti berdetak. Nina Melati, teman masa kecil Leon, sedang kenakan gaun pengantinku. Saat lihat aku, senyuman kecil penuh kesombongan perlahan muncul di sudut bibirnya. Lalu dia ambil sebuah gaun pengiring pengantin putih berbahan poliester murahan dari atas meja dan lemparkan itu ke tanganku. "Pakai ini," katanya sambil angkat dagunya, seolah tempat itu adalah miliknya. "Kamu bisa pakai ini saat upacara nanti." Aku menatap kain tipis dan murahan di tanganku. Kemudian aku kembali menatapnya. Suaraku berubah jadi dingin. "Aku ini calon pengantin wanita. Kamu malah suruh aku pakai ini?" Nina tertawa kecil. Tawanya tajam dan penuh penghinaan. "Sudah, turuti aku saja dan nggak usah buat masalah. Leon sudah putuskan aku yang akan jalan menuju altar gantikan kamu. Sedangkan kamu cukup berdiri di sana seperti pengiring pengantin yang baik. Ikuti saja semuanya sampai selesai." Selama beberapa detik, aku nggak mampu berkata apa-apa. Lalu aku keluarkan HP-ku. Aku cari nomor Leon dan langsung telepon dia. Telepon itu berdering dua kali sebelum akhirnya diangkat. "Leon, soal Nina yang akan gantikan aku di altar. Apa menurutmu, kamu nggak mau jelasin ke aku?"
Memergoki Suami Berselingkuh, Aku Memilih Pergi di Kali Kesembilan - undefined novels & stories
Yiyi
Saat aku memergoki Gian berselingkuh di atas ranjang untuk kesembilan kalinya, dia tampak tidak lagi begitu ketakutan. Dia hanya melirik jam, lalu bangkit dan menyerahkan mantel kepada wanita yang ada di ranjang itu. Kemudian, dia mengangkat pandangannya ke arahku. "Gimana hasil kontrol kehamilan hari ini? Kok pulangnya cepat sekali?" Melihat aku hanya menatap wanita di atas ranjang itu, dia langsung berdiri menghalangi pandanganku. "Ini semua salahku karena aku khilaf. Dia nggak ada hubungannya dengan ini. Kalau kamu marah, lampiaskan saja kepadaku." Gian mengira aku akan seperti dulu lagi, bertengkar hebat dengannya. Tak disangka, kali ini setelah mendengarnya, aku hanya tersenyum. Mungkin Gian sudah lupa, perjanjian aliansi lima tahun antara keluargaku dan keluarganya hampir berakhir. Begitu perjanjian itu selesai, aku pun bisa pergi.
Sistem Kebahagiaan: Kehancuran Keluarga Setelah Mengusir Pewaris Palsu - undefined novels & stories
Adrian
Aku terlahir dengan sebuah sistem keberuntungan. Setiap kali aku merasa bahagia, semua orang di sekitarku akan menghasilkan uang. Demi menjaga suasana hatiku tetap baik, ayahku yang seorang miliarder mengajakku berpetualang setiap hari. Dia memanjakanku dengan sepatu edisi terbatas, menyewa kapal pesiar pribadi, dan menghadiahkan berbagai barang mewah yang hanya ada satu di dunia kepadaku. Semua itu ditentukan oleh satu hal. Keberuntungan Grup Kuncoro terikat langsung dengan suasana hatiku. Selama aku tertawa sampai terpingkal-pingkal, harga saham perusahaan akan terus naik dan uang mengalir tanpa henti. Begitu suasana hatiku memburuk, kerugian langsung bermunculan. Bahkan yang terburuk, seluruh grup bisa bangkrut. Contohnya bulan lalu. Salah seorang petugas kebersihan tanpa sengaja membuang setengah makaron yang kutinggalkan di atas meja. Aku hanya kesal sesaat, bahkan tidak sampai sedetik. Keesokan harinya, Grup Kuncoro Wilayah Barat mencatat kerugian sebesar 1,5 triliun. Ayahku menghabiskan semalaman membeli sepuluh toko roti premium sekaligus memutus kontrak perusahaan kebersihan itu hanya untuk menenangkanku. Sejak saat itu, tak seorang pun dari kalangan elite Manhattan berani bersikap kurang ajar sedikit pun di hadapanku. Sampai akhirnya ayahku terbang ke Los Angeles untuk urusan bisnis, dan Isabella, putri kandung yang baru saja ditemukan setelah bertahun-tahun terpisah, masuk ke kamarku. "Selama bertahun-tahun kamu cuma numpang hidup di keluarga ini," katanya sambil menatapku dengan penuh penghinaan. "Apa kamu benar-benar mengira menguras nama besar Keluarga Kuncoro bisa membuatmu jadi pewaris yang sebenarnya? Akulah yang memiliki darah Keluarga Kuncoro. Sekarang aku sudah kembali, jadi sudah waktunya kamu angkat kaki dari rumahku." Aku tidak bereaksi. Dia mengambil secangkir kopi hitam yang ada di dekatnya lalu menyiramkannya begitu saja ke atas keyboard laptopku. Aku hanya bisa melihat layar itu langsung mati, sementara kehampaan perlahan memenuhi dadaku. "Berlutut dan bersihkan." Aku mengusap kopi yang membasahi wajahku. Udara di sekelilingku seolah-olah berubah menjadi dingin. Grup Kuncoro sebentar lagi akan hancur berantakan. Tanpa sadar, aku bertanya-tanya apakah ayahku yang berada ribuan kilometer jauhnya di Los Angeles saat ini sudah mulai meraih obat jantungnya saat melihat ratusan triliun lenyap dari nilai saham perusahaan.
Aku Menolak Mengoperasi Pembunuh Ibuku - undefined novels & stories
Kelby
Tahun ini, sebagai ahli bedah saraf paling terkemuka di negara ini, aku ditugaskan untuk melakukan operasi darurat di provinsi lain. Dua puluh tahun yang lalu, aku pernah datang ke ruang operasi ini. Ibuku mengalami pendarahan otak, dan dokter bedah yang memimpin operasi itu meleset setengah sentimeter saat melakukan sayatan. Ibuku meninggal, dan yang menghiburku hingga bisa melewati masa sulit itu adalah Reihan Abimana, cinta pertamaku. Baru kemudian aku tahu, dokter bedah yang memimpin operasi itu adalah ayahnya, Kepala Departemen Bedah Saraf terkenal di rumah sakit itu. Namun, yang sebenarnya melakukan operasi adalah Reihan sendiri, seorang dokter magang. Dia dan Mona sudah merencanakan semuanya sejak lama, menggunakan operasi ibuku sebagai latihan untuk membuka jalan bagi karier mereka. Setelah kejadian itu, Mona Hartanto dengan statusnya sebagai putri direktur rumah sakit, berhasil menutupi seluruh insiden tersebut. Sejak hari itu, aku memutuskan untuk tidak melanjutkan program pascasarjana secara langsung. Aku masuk lagi dari awal kuliah kedokteran dan menempuh pendidikan dari sarjana hingga pascadoktoral. Aku menghabiskan 20 tahun penuh untuk mengubah diri menjadi orang yang "tidak akan pernah membuat kesalahan lagi". Hanya berharap suatu hari nanti, tragedi yang menimpa ibuku tidak akan pernah terulang. Hari ini, asistenku memberikan informasi pasien kepadaku: tumor batang otak, stadium lanjut, risiko sangat tinggi. Wajah itu sudah jauh lebih tua, tetapi aku langsung mengenalinya. Aku mengembalikan berkas itu kepada asistenku, lalu melepas jas dokterku. "Aku nggak bisa melakukan operasi ini."
Persalinan Sahabat Berubah Menjadi Jebakan Mematikan - undefined novels & stories
Ferrari
Namaku Elisa Jalwi. Aku adalah seorang dokter kandungan. Aku baru saja menyelesaikan tiga operasi darurat berturut-turut di unit gawat darurat. Belum lama keluar dari pintu gerbang rumah sakit, ponselku tiba-tiba berdering. Di layar ponselku tertera nama sahabatku, Chelsea Morris. Aku segera mengangkat telepon. Suaranya terdengar tajam. “Elisa! Air ketubanku pecah! Perutku sakit sekali! Kamu cepat ke rumah sakit! Aku mau kamu yang membantu persalinanku!” Aku spontan berbalik dan kembali menuju rumah sakit. Tiba-tiba sebuah pesan muncul di depan mataku. [ Jangan sampai masuk ke ruang operasi. Kalau nggak, kamu pasti akan dicelakai oleh sahabatmu sendiri! ] [ Chelsea sudah keguguran sejak awal. Dia sebenarnya bukan ingin kamu yang menangani operasinya. Dia hanya ingin menjadikanmu kambing hitam! ] [ Kalau sampai suami mafianya itu marah, dia pasti akan mematahkan lehermu! ] [ Setelah kamu mati, anggota keluargamu akan menerima balas dendam yang mengerikan dari keluarga mafia! ] Langkah kakiku langsung berhenti. Beberapa detik kemudian, aku memutuskan untuk mempercayai pesan misterius itu. Ini menyangkut nyawaku dan keselamatan orang tuaku. Aku tidak boleh mengambil risiko.
Paket Terkirim dengan Selamat, Istri Ditinggalkan - undefined novels & stories
Myosotis
Pukul 04.00 pagi. Bandara Internasional Kelala. Aku matikan mode pesawat. Sesaat kemudian, layar HP-ku nyala. Notifikasi pertama yang muncul adalah sebuah unggahan Instagram dari suamiku. Daniel Suhardi. Ketua Mafia Pemimpin Keluarga Suhardi. Unggahan itu dibuat pukul 03.30 pagi. Sebuah foto punggung Sara Guwina. Dengan tulisan: [Penjemputan ke-50 selesai. Paket sudah diantar dengan aman.] Satu jam sebelumnya, pesawat yang aku tumpangi alami turbulensi udara yang sangat parah. Dalam hitungan detik, pesawat itu jatuh dua ribu kaki. Aku cengkeram sabuk pengaman sekuat tenaga hingga buku-buku jariku memutih. Surat ancaman dari keluarga saingan yang sudah kusut tertekan di antara tulang rusukku, terasa tajam seperti bilah pisau. Di detik-detik ketika pesawat itu jatuh tanpa kendali. Di tengah kepanikan yang hampir telan aku, hanya ada satu pikiran yang terus membara dalam kepalaku: Kalau aku selamat, kalau Daniel tunggu aku di pintu kedatangan, aku akan robek surat mutasi ke Dulako itu. Aku akan tetap tinggal. Namun, nggak ada panggilan tak terjawab, nggak ada pesan, nggak ada apa pun. Dia terlalu sibuk urusin Sara. Dia tahu jadwal penerbanganku. Dia hanya nggak peduli. Empat tahun pernikahan. Lima puluh kali pengawalan bersenjata lengkap untuk Sara. Sedangkan untuk seratus dua belas kali penerbangan jarak jauh yang aku lakukan selama empat tahun yang sama, perlakuan paling spesial yang pernah aku dapat cuma seorang sopir dengan mobil sedan tanpa tanda pengenal. Bahkan pada malam ketika anak buah Keluarga Gibran buntuti aku dari Mepore, dan aku harus kunci diri selama enam jam di kamar mandi sebuah restoran. Daniel baru angkat teleponku saat fajar tiba, setelah aku coba ke dua belas kali. Mutasiku ke Dulako sudah dikonfirmasi. Surat perjanjian perceraian yang sudah aku tandatangani tersimpan di dalam tasku. Dan kali ini adalah terakhir kalinya aku kembali demi dirinya.
Bayang Asmara yang Pudar - undefined novels & stories
Fes
Yulia duduk di sudut bar, menatap para pria dan wanita di bawah remang lampu, merasa dirinya benar-benar sudah gila. Hanya karena mendengar ucapan, "Alasan sebenarnya pernikahan Hendra sama Yulia ditunda itu gara-gara mantan Hendra diculik orang. Dia bahkan rela batal nikah demi menyelamatkan cewek itu." Dia benar-benar terbang ke Kota Tirta demi mencari tahu kebenarannya. Namun, pemuda terpandang seperti Hendra, yang wajahnya sering terpampang di sampul majalah bisnis dan dikenal sebagai pengusaha santun di malam amal, mana mungkin benar-benar muncul di tempat seperti ini. Dia bersiap pergi, tapi saat gelasnya baru saja ditaruh .... Duar! Suara tembakan mendadak menggema.
Bermula Dari Teropong Malam Itu - undefined novels & stories
Wendy
Ketika lensa teropong dari apartemen seberang itu mengunci posisiku, aku sedang meringkuk di atas ranjang, tubuhku gemetaran akibat ulah mainan kecil itu. Begitu menyadari bahwa diriku sedang diintip, rasa panik pun menyerangku, tapi gelombang kenikmatan dan gairah yang begitu dahsyat langsung menyapu bersih semuanya. Aku mencapai klimaks di bawah tatapan hangat itu, membuatku terlihat berantakan, seolah-olah tatapan itu yang sedang meraba dan mempermainkanku. Aku pun melakukan hal paling nekat sepanjang hidupku. Menghadap langsung ke arah pandangan hangat di kejauhan itu, aku perlahan-lahan merenggangkan kakiku, memperlihatkan padanya bagaimana tubuhku melahap mainan tersebut. Namun, diriku yang saat itu sama sekali tak tahu. Bahwa di masa depan, aku bakal berkali-kali terperosok ke dalam sensasi kehilangan kendali yang memabukkan karena tatapan ini.
Kembang Api Menyala, Perselingkuhan Terbongkar - undefined novels & stories
Fani
Pada Malam Tahun Baru, kembang api yang dinyalakan di desa menerangi separuh langit dengan cahaya merah. Namun, suamiku dan kakak iparku tiba-tiba menghilang bersamaan. Beberapa baris komentar mendadak melayang di depan mataku. [Suaminya bahkan memanfaatkan suara petasan untuk bercinta di tumpukan jerami dan istri sahnya masih sempat melihat kembang api!] [Kakak ipar bahkan sudah melepas jaket tebalnya, dan hanya tersisa pakaian dalam berenda yang langsung menempel di tubuh? Harus diakui, cukup menggoda ….] [Aaaah, seru sekali! Berselingkuh di tumpukan jerami di kampung halaman, cinta terlarang macam apa ini!] Aku berbalik dan berjalan menuju halaman belakang. Benar saja, aku pun mendengar suara manja Dessy. “Pelan-pelan ... aku sudah tidak tahan ....” Peter terdengar begitu tergesa-gesa, suara yang belum pernah kudengar sebelumnya. “Kenapa takut? Suara kembang apinya sangat keras. Sekalipun kamu berteriak hingga serak, tidak akan ada yang mendengar ....” Aku menarik napas dalam-dalam, lalu kembali ke halaman depan dan meninggikan suara. “Adik Sepupu, bukankah kamu ingin mengadakan pesta api unggun? Kebetulan di halaman belakang ada tumpukan jerami.” Bukankah mereka ingin mencari sensasi di bawah cahaya kembang api? Kalau begitu, akan kubuat suasananya semakin panas.
PREV
12345
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status