Goldhour
Namaku Mia. Sejak kecil aku sudah tahu bahwa diriku berbeda dari yang lain. Wanita lain hanya memiliki satu saluran, aku memiliki dua dan keduanya sangat sempit.
Katanya ibuku dulunya mengandung anak kembar. Tapi, terjadi mutasi genetik selama masa kehamilan hingga kakak perempuanku meninggal di dalam kandungan. Aku menyerap bagian tubuhnya itu, sekaligus menyerap seluruh hormon estrogennya.
Oleh karena itu, gairahku jauh lebih tinggi dibandingkan wanita pada umumnya.
Saat masa remaja, setiap kali menggunakan mainan selama empat jam penuh, aku bahkan masih belum merasa puas.
Awalnya, aku malah merasa bangga. Aku kira keunikan yang langka ini akan membuat pacarku semakin memanjakanku.
Namun, setelah berpacaran dengan lima pria berturut-turut, mereka semua malah lari ketakutan di detik-detik terakhir begitu melihat kondisi di balik celanaku. Mereka menyebutku siluman dan takut akan terhisap ke dalamnya.
Saat itulah, akhirnya aku menyadari bahwa ini bukan sekadar keunikan, melainkan sebuah penyakit.
Sayangnya, berobat ke rumah sakit bukannya menyembuhkanku, melainkan diriku malah terdiagnosis mengidap kecanduan seksual.
Aku menangis.
Kok wanita siluman sepertiku harus ditimpa penyakit seperti ini?
Namun, aku bahkan tak punya waktu untuk bersedih karena rasa ketagihan itu menyiksaku keseharianku.
Aku hanya bisa membeli satu set mainan ukuran terbesar secara online. Hanya dalam waktu setengah bulan, semua mainan itu rusak kugunakan, sementara kondisi kecanduanku malah semakin parah dari tingkat ringan menjadi berat.
Mainan sudah tak mempan lagi, tampaknya aku harus mencari seorang pria.
Namun, aku tak lagi berharap menemukan seorang pacar. Siapa pun itu tak masalah, asalkan seorang pria.
Aku pun mendaftar di sebuah aplikasi kencan dengan nama ‘si genit berlubang dua’.
Sebagai primadona kampus, tentu saja parasku tak perlu diragukan lagi, begitu pula dengan bentuk tubuhku yang sangat montok. Banyak pria berdatangan mengantri seperti anjing yang mencium aroma makanan.
Pada akhirnya, pilihanku terjatuh pada seorang kuli bangunan dengan otot perut yang kekar….