Novels
Short Stories

Genres

All
Romansa
Realistis
Manusia Serigala
Mafia
Vampir
Mitologi
Fantasi
Kehidupan Sekolah
Imajinasi
Reinkarnasi
Gairah
Misteri/Thriller
Mistis Rakyat
Romansa Sejarah
POV Pria

Characters

27
Mandiri×
All
Mandiri
Pelakor
Psikopat
Munafik
Wanita Kuat
Mafia
Istri Muda
Cinta Pertama
Kejam
Teman Masa Kecil
Dokter
Cinta Sejati
Pengasuh
Bestie
Pengganti
Guru
Bucin
Menantu
Sekretaris
Identitas Tersembunyi
Tetangga
Influencer
Vampir
Ahli Forensik
Pilot
Selebriti
Teman Sekamar
Show more

Plot & Setting

27
All
Penyesalan
Pernikahan
Selingkuh
Dewasa 18+
Menggoda
Karma
Hubungan Keluarga
Balas Dendam
Kesadaran Diri
Pura-pura Mati
Kriminal
Dunia Kerja
Perundungan
Penebusan
Sistem
Kehamilan
Nikah Kontrak
Cinta Lama Bersemi Kembali
Melawan Takdir
Kutukan
Dunia Hiburan
Dunia Paralel
Perjalanan Waktu
Kekuatan Super
Pusat Perhatian
One Night Stand
Petualangan
Show more

Themes

16
Plot Twist×
All
Plot Twist
Drama
Gairah
Cerita Enak
Reinkarnasi
Bangkit
Manis
Obsesi
Toxic
Healing
Cinta Terpendam
Motivasi
Pusing
Kocak
Semangat
Multi POV
Show more

Mandiri Plot Twist Short Stories & Novels

Discover a collection of engaging Mandiri Plot Twist short stories with compelling plots and immersive storytelling. Perfect for readers seeking one-hour short stories and quick, immersive reads online.
Membawa Anak Kembarku Dan Meninggalkan Kenangan Pahit - undefined novels & stories
Bagel
Saat cinta pertama suamiku sedang sekarat melahirkan, ayah mertuaku, bos mafia Keluarga Lantara, menempatkan sepuluh pria bersenjata di depan pintu kamarku. Mereka berjaga dengan siaga penuh, takut aku akan menerobos masuk ke ruang bersalin dan mengacaukan kelahiran pewaris pertama Keluarga Lantara. Namun, aku bahkan tidak menyentuh pintu itu. Bahkan ketika tangisan bayi yang baru lahir menggema di sepanjang lorong, Ibu Logan, nyonya keluarga itu, mengembuskan napas panjang penuh kelegaan sambil menggenggam erat tangan wanita yang terbaring di ranjang rumah sakit. "Calista, kami ada di sini. Si Stella mandul itu nggak akan bisa ganggu kamu ataupun cucuku." Logan membungkuk, lalu menyeka keringat dingin di dahi Calista. Tatapannya dipenuhi kelembutan. "Jangan khawatir. Ayah sudah perintahkan anak buahnya untuk kunci seluruh rumah sakit pribadi ini. Kalau dia berani bikin keributan, aku sendiri yang akan mencoret namanya dari catatan keluarga." Barulah setelah memastikan aku tidak akan datang membuat masalah, dia benar-benar merasa tenang. Logan tidak mengerti. Di matanya, dia hanya sedang membalas budi, memberi seorang wanita yang akan segera meninggal seorang anak untuk meneruskan namanya, membantu cinta pertamanya mewujudkan harapan terakhirnya. Mengapa aku tidak bisa menerimanya dengan lapang dada? Mengapa aku tidak bisa melihat gambaran yang lebih besar? Senyum puas terukir di bibir Logan saat dia memandangi bayi yang terbungkus selimut itu. Dia bahkan berpikir bahwa jika aku mau merendahkan harga diriku, mengakui kesalahanku, dan menunjukkan sedikit kebaikan kepada Calista, dia akan memaafkan sikap dinginku selama ini sepenuhnya. Dia akan menebus semuanya kepadaku, bahkan memberiku gelar sebagai ibu dari anak itu, membiarkanku tetap mempertahankan posisiku sebagai istrinya. Namun, yang tidak dia ketahui adalah bahwa aku sudah menandatangani surat cerai yang disiapkan pengacaraku. Dalam seminggu, aku akan memutus semua hubungan dengan Keluarga Lantara, membawa kedua bayi kembar yang tumbuh di dalam kandunganku dan pergi. Kami tidak akan pernah bertemu lagi, bukan di kehidupan ini maupun kehidupan berikutnya.
Mengubah Kehangatan Menjadi Penyesalan - undefined novels & stories
Nia
Pada hari ketika Marcel Davka kembali ke Hangkang setelah membunyikan lonceng pembukaan perdagangan di Wolstrit, ambang pintu rumah Keluarga Ehren nyaris rusak karena didatangi banyak orang. Semua orang berkata bahwa Kana Ehren, putri sulung Keluarga Ehren yang manja dan angkuh, telah bertaruh pada orang yang tepat. Di kawasan kumuh, dia berhasil menemukan menantu yang luar biasa berbakat. Namun, beberapa hari terakhir ini Kana justru sangat gelisah. Penyebabnya, dia terus dihantui oleh sesosok hantu perempuan. Semua itu bermula sejak Marcel berangkat ke Amriga. Tiba-tiba, di sisinya muncul sosok hantu perempuan gila yang hanya bisa dilihat oleh Kana. Sosok itu mengaku sebagai dirinya di masa depan. Hantu perempuan itu memiliki wajah yang sama persis dengannya, tetapi penuh bekas luka. Suaranya serak, tatapannya kosong. Rambutnya kering dan kusut, dengan ujung-ujung yang tidak rata seolah pernah terbakar. Dia seperti orang gila, bahkan bicara pun tidak jelas, menangis siang dan malam tanpa henti. Sampai hari ini, pada pesta perayaan keberhasilan Marcel. Kana berdandan dengan sangat cantik dan membawa buket mawar di tangannya. Namun, tepat saat hendak mendorong pintu masuk, tangan hantu perempuan yang penuh luka itu menekan tangannya. "Jangan masuk. Kehormatan yang dia raih bukan milikmu, tokoh utama malam ini juga bukan dirimu."
Istri Rahasia Sang Ketua Mafia yang Hilang - undefined novels & stories
Echo
Aku adalah Kepala Penasihat Hukum untuk Darius Pradana, ketua mafia besar Keluarga Pradana. Dan aku juga istri rahasianya. Pada malam hari, dia akan tarik aku ke dalam pelukannya, luapkan gairahnya yang kasar dan nggak terkendali, tinggalkan tanda-tanda di tubuhku, sebuah klaim brutal yang nggak pernah bisa aku tolak. Namun di siang hari, aku hanyalah pengacaranya. Yang dia kasih ke aku hanya perintah-perintah dingin tanpa perasaan. Kita hidup seperti itu selama tiga tahun. Hingga akhirnya aku putuskan, aku sudah nggak sanggup lagi. Tapi dia nggak boleh tahu. Ketika aku serahkan surat cerai yang aku sembunyikan dalam bentuk dokumen laporan pengiriman dan dia tanda tangani namanya di sana, napas yang tanpa sadar aku tahan akhirnya terlepas begitu saja. Selama tujuh tahun aku terus kejar dia, dan nikah dengannya selama tiga tahun. Apa pun yang tersisa di hatiku akhirnya berhenti berdetak. Aku tahu, aku nggak akan pernah bisa miliki dia. Karena hatinya sudah lebih dulu dimiliki orang lain, Angelina Sutrisno, adik perempuan bawahannya. Dia masih ingat restoran favorit Angelina. Dia mabuk kebahagiaan waktu tahu Angelina ajukan cerai. Bahkan, dia tempatkan pengawal pribadinya di depan pintu wanita itu. Semua itu adalah bentuk perhatian yang nggak pernah aku terima. Jadi aku tipu dia agar tanda tangani surat cerai itu, kemasi barang-barangku, lalu menghilang. Yang nggak pernah aku bayangkan adalah apa yang terjadi setelah aku pergi. Dia pasang harga selangit untuk temukan aku, bahkan umumkan ke seluruh dunia kalau aku adalah istrinya.
Gadis yang Terabaikan, Dunia Baru Menantimu - undefined novels & stories
Nini
Saat pengisian pilihan perguruan tinggi, semua orang mengerubungi adik kembarku sambil sibuk memberikan saran. Kakakku menunjuk kode universitas di urutan paling atas. “Sudah pasti pilih Universitas Orlena. Jadi adik tingkatku. Nanti Abang yang jagain kamu.” Sahabat masa kecil kami segera menyodorkan brosur Universitas Marion ke hadapannya. “Jangan dengarkan abangmu. Masuk Universitas Marion saja. Empat tahun lagi kita bisa jadi teman sekampus.” Ayah dan ibu tersenyum sambil mengangguk setuju. “Belajar di ibu kota memang lebih baik. Ada yang menjagamu, jadi kami juga tenang.” Baru setelah cukup lama, mereka teringat kalau aku juga baru saja menyelesaikan ujian masuk perguruan tinggi. “Nindi… nilaimu kurang bagus, ‘kan? Pilih saja universitas mana pun yang ada di Marion.” “Iya. Nanti kita berempat ada di kota yang sama. Akhir pekan jadi gampang kumpulnya,” sahut kakak tanpa mengangkat kepala. Sahabat masa kecilku pun mulai mengomel seperti biasa. “Tinggal setengah jam lagi batas pengisian pilihan ditutup. Jangan ceroboh lagi seperti biasanya.” Sedikit demi sedikit, genggamanku pada buku panduan pendaftaran itu semakin mengencang.
Kutahan 3 Tembakan Peluru, Pria Itu Malah Menikahi Wanita Lain - undefined novels & stories
April
Naya menahan tiga tembakan demi Dallas, paman kecilnya yang selalu bersikap dingin dan sulit didekati itu. Setelah itu, Nyonya Tua Keluarga Mansyur akhirnya mengangguk dan mengizinkan Naya menikah dengan Dallas. Namun, saat Naya masih terluka dan tak sadarkan diri, Dallas justru mengumumkan bahwa wanita yang akan dinikahinya adalah Elena, mahasiswi kurang mampu yang selama ini dibiayai oleh keluarganya, Keluarga Mansyur. Begitu pengumuman itu keluar, seluruh kota langsung gempar. Bagaimanapun juga, semua orang tahu betapa kerasnya sifat Naya, bunga mawar yang dirawat oleh Dallas sendiri. Sementara Elena hanyalah seorang reporter magang di Harian Garinda. Dia sama sekali tidak cukup pantas untuk dianggap sebagai lawan Naya. Karena itu, saat Naya muncul di pesta pertunangan Dallas dan Elena, hampir semua tamu yang hadir yakin bahwa gadis yang selalu bertindak semaunya dan jatuh cinta pada sahabat beda usia mendiang ayahnya itu, pasti akan kembali membuat keributan besar. Bahkan Dallas pun langsung memasang ekspresi dingin. Tanpa sadar, dia melindungi Elena di belakangnya sambil memperingatkan dengan nada tegas, "Naya, jaga sikapmu." Namun, Naya hanya melengkungkan bibirnya, lalu memperlihatkan senyuman yang begitu cerah kepada mereka berdua. Dengan nada yang sangat manis, dia berkata, "Selamat ya, akhirnya Om menemukan belahan hati Om."
Menyia-nyiakan Ketika Dia Ada, Menyesal Setelah Dia Pergi - undefined novels & stories
Juju
Semua orang mengatakan bahwa Carmel adalah primadona tercantik di Kota Nansa. Kulitnya putih, wajahnya menawan, dan sifatnya bebas serta penuh percaya diri. Pada saat masih bersenang-senang di luar negeri, dia tiba-tiba dipanggil pulang oleh ayahnya melalui sebuah telegram kilat. Di telegram itu hanya ada satu kalimat. [ Segera pulang dan menikah dengan Alfons. ] Alfons adalah perwira termuda sekaligus paling menjanjikan di militer. Sifatnya dingin, tertutup, disiplin, dan sangat menjunjung aturan. Benar-benar bertolak belakang dengan Carmel. Carmel menyukai keramaian, sedangkan Alfons menyukai ketenangan. Carmel bertindak sesuka hati dan sudah tak terhitung berapa banyak ulah nekat yang pernah dilakukannya, sementara Alfons selalu mematuhi aturan dan menjadikan disiplin militer sebagai prinsip yang tak boleh dilanggar.
Tetangga, Kamu Baru Saja Pilih Musuh yang Salah - undefined novels & stories
Liora Z
Seseorang tandai akunku di aplikasi komunitas Arisan Tetangga. "Hei, kamu masih lajang, kan? Buat apa punya taman di atap seluas itu? Suamiku akan adakan pesta. Mulai besok kita akan pakai tempat itu." "Tenang saja, kita akan kasih kamu 3,2 juta sebulan sebagai biaya perawatan. Dapat uang jutaan tanpa harus ngapa-ngapain. Seharusnya kamu senang." Aku menatap layar HP dengan ekspresi nggak percaya. Bercanda yah? Aku adalah pewaris Ketua Mafia Keluarga Rahani, sejak kecil dipersiapkan untuk pimpin seluruh Daerah Selatan. Namun aku pilih tinggalkan dunia itu demi sebatang kuas dan kanvas. Apartemen ini adalah tempat perlindunganku. Satu-satunya sudut dunia yang benar-benar tenang. Taman di atap itu bukan fasilitas bersama milik gedung. Itu milikku. Aku bayar tunai 8 miliar demi peroleh hak kepemilikannya saat beli penthouse ini. Kemudian tempat itu aku ubah jadi studio kaca yang dipenuhi cahaya matahari, ruang di mana aku bisa melukis tanpa bayang-bayang Keluarga Rahani ikuti aku. Dan sekarang ada orang yang kira bisa ambil itu hanya dengan bayar 3,2 juta sebulan? Aku balas pesannya dengan dua kata singkat. [Mimpi saja.] Nggak nyangka, keesokan harinya manajer gedung datang ketuk pintuku bersama dua orang petugas keamanan. Seseorang telah laporkan aku karena dianggap telah "salah gunakan fasilitas bersama." Sekarang, demi alasan "jaga keharmonisan antar warga," mereka minta aku untuk serahkan kunci tamanku. Oke. Mereka mau buang semua kesopanan? Mereka akan segera tahu seperti apa rasanya berhadapan dengan kekuatan yang sesungguhnya.
Janji Ke Delapan Belas Kali - undefined novels & stories
Aman
Saat dia memberitahuku bahwa pendaftaran pernikahan kami akan ditunda lagi, aku sedang mengambil sendok sup. “Lain kali saja, ya.” Toni meletakkan sendok, nada suaranya terdengar santai seolah sedang mengomentari cuaca cerah di hari itu. Aku menyuapkan sesendok bubur, mengunyah perlahan, dan menelannya. “Iya.” Dia melirik ke arahku lalu menundukkan pandangan untuk mengambil lauk, namun saat sendoknya menjangkau piring, dia kembali menatapku. “Apa kau marah?” Aku menyendok bubur lagi, nada suaraku sangat tenang. “Tidak.” Pesta pernikahan kami telah digelar enam bulan lalu, dan pendaftaran pernikahan ini telah ditunda untuk ketujuh belas kalinya. Dia sudah terbiasa. Aku juga sudah terbiasa. Aku makan perlahan, dan menghabiskan bubur di mangkukku. Dia tidak menyentuh sendoknya lagi. Setelah menghabiskan suapan bubur terakhir, aku bangkit berdiri untuk membersihkan meja makan. Saat aku berjalan melewatinya, dia tiba-tiba meraih pergelangan tanganku. "Linda, Senin depan. Aku pasti akan datang." "Lagipula, kita sudah menikah. Jadi, tidak masalah kalau harus menunggu beberapa hari lagi." "Jangan khawatir, aku tidak akan ingkar janji lagi." Aku menunduk, menatap tangannya yang menahanku, lalu beralih menatap wajahnya dan tersenyum. "Oke." Dalam enam bulan, dia telah mengucapkan kata-kata “minggu depan” sebanyak sembilan kali, “pasti” sebanyak tiga belas kali, dan kata “jangan khawatir” sebanyak enam belas kali. Namun, kami masih belum juga mendaftarkan pernikahan ini. Dan untuk minggu depan, kami masih tetap tidak akan mendapatkannya. Karena kali ini, akulah yang akan membatalkan janji.
Cintaku Sirna di Gunung Suci - undefined novels & stories
Olen
Aku adalah Gadis Suci terakhir dari Suku Pegunungan Salju, yang mampu memanjatkan permohonan kepada para dewa atas nama orang lain. Harganya, setiap kali aku mengabulkan satu permohonan, tubuhku akan kembali menjadi lebih muda. Saat bertunangan dengan Charlie, usiaku dua puluh delapan tahun. Pada tahun ketiga pertunangan kami, dia mengalami kecelakaan pesawat dan berada di ambang kematian. Untuk pertama kalinya, aku memanjatkan permohonan kepada para dewa. Dia pun selamat. Sementara usiaku kembali menjadi dua puluh tiga tahun. Pada tahun kelima pertunangan kami, perusahaannya bangkrut dan dia nekat melompat dari gedung. Untuk kedua kalinya, aku memanjatkan permohonan. Dia kembali kaya. Sementara usiaku berubah menjadi delapan belas tahun. Pada tahun ketujuh pertunangan kami, dia membawa pulang seorang wanita yang mengidap penyakit mematikan, lalu berlutut di hadapanku memohon agar aku menyelamatkannya. Aku menggeleng. "Aku nggak bisa nyelamatin dia." "Kalau aku panjatkan permohonan sekali lagi, usiaku akan kembali jadi tiga tahun." "Kalau itu terjadi, aku bukan lagi tunanganmu, dan aku juga nggak akan mengingatmu." Namun Charlie hanya mencibir. "Dua kali kamu nyelamatin aku dan kamu tetap baik-baik saja. Masa menyelamatin dia sekali saja bisa bikin kamu mati? Janice, jangan tutupin sikapmu yang nggak berperasaan dengan alasan yang terdengar begitu mulia." Pada akhirnya, dia berdiri di tepi tebing Gunung Suci dan mempertaruhkan nyawanya sendiri demi memaksaku mengalah. Dan akhirnya aku tetap menyelamatkannya. Keesokan harinya, wanita itu sembuh total. Charlie memeluknya dengan penuh kelembutan. Lalu dia mengangkat wajahnya dan berkata kepadaku, "Setelah kondisinya benar-benar stabil, aku akan datang untuk nikahin kamu." Aku menatap kedua tanganku yang telah mengecil seperti tangan seorang anak kecil, lalu berbalik pergi. Tidak perlu. Tiga hari lagi, aku akan berubah menjadi seorang bayi.
Dua Dunia, Satu Hati yang Hancur - undefined novels & stories
Seth
Memasuki tahun ketujuh pernikahannya dengan Bayu Adiatma, Laras Diwanto akhirnya menjelma menjadi Nyonya Utama paling bijak dan penurut di seantero ibu kota. Dia tak lagi menuntut kesetiaan seumur hidup, malah dengan sukarela mencarikan selir untuk Bayu. Dia tak lagi memonopoli urusan dalam Kediaman Pangeran, bahkan menyerahkan sebagian besar wewenang rumah tangga kepada para selir. Dia pun tak lagi selalu menempel di sisi Bayu. Sebaliknya, dia berulang kali mencari alasan untuk mendorong sang suami ke kamar para selir. Bahkan saat putra kandungnya, Kresna Adiatma, terkena demam tinggi dan meracau memanggil 'Ibunda' semalaman di atas ranjang, Laras hanya duduk tenang di kamarnya, asyik membalik halaman buku cerita, tanpa sekali pun mendongak. Bayu tak bisa lagi menahan diri. Dia mendorong kasar pintu kamar istrinya. "Laras, sampai kapan kamu akan terus membuat ulah?" Laras perlahan mendongak, raut wajahnya tampak polos dan bingung. "Membuat ulah? Apa maksud Pangeran? Aku sama sekali tidak sedang membuat ulah."
Dokter Peter, Aku Tidak Membutuhkanmu Lagi - undefined novels & stories
Muriaz
Peter menyadari aku tidak menceritakan segala hal kepadanya lagi. Saat perusahaan menugaskanku dinas luar kota, aku langsung menandatangani berkasnya. Saat sahabatku mengundang kami berdua ke pernikahannya, aku datang sendiri dan memberikan hadiah yang besar. Bahkan saat sakit, rawat inap, dan harus dioperasi, aku yang mengatur jadwalnya sendiri. Sebagai dokter, Peter mengerutkan kening setelah mengetahuinya. "Kamu sakit kenapa nggak bilang? Berikan rekam medisnya padaku, biar kuatur." Tanpa berpikir panjang, aku menjawab, "Nggak usah, aku bisa sendiri. Jangan sampai merepotkanmu, terima kasih." Begitu kalimat itu terucap, kami berdua sama-sama terdiam. Padahal, setengah bulan yang lalu, aku masih sangat manja dan lengket padanya. Bahkan untuk urusan baju kencan atau menu makan siang saja, aku harus mengirim pesan untuk meminta pendapatnya.
Ketika Nisan Tak Lagi Menyimpan Maaf - undefined novels & stories
Lucky Cat
Pada tahun keenam setelah adik laki-laki dan tunanganku meninggal, aku juga memilih sebuah makam untuk diriku sendiri. Sebelum pergi berziarah ke makam mereka untuk terakhir kalinya, ibu tiba-tiba berkata, "Alex, tahun ini nggak usah pergi. Sebenarnya mereka nggak mati." Aku terpaku. Tepat saat itu, kulihat mereka berdua berjalan keluar dari kamar adikku. Kenzo Ganendra menyunggingkan senyum sambil menggoda orang di sampingnya. "Aku menang taruhan. Sudah kubilang, kakak nggak bakal pernah sadar." "Kelak siapa yang di atas? Hm? Mila?" Begitu kata-kata itu selesai diucapkan, perempuan yang dulu bahkan akan menangis setiap kali melihatku diperlakukan sedikit tidak adil itu, kini menatapku dengan penuh jijik. "Ah, dia memang terlalu bodoh. Padahal kita tinggal di rumah sebelah, tapi dia sama sekali nggak sadar." Rupanya alasan ibu melarangku masuk ke kamar itu bukan karena khawatir aku akan bersedih jika melihatnya, melainkan karena kamar tersebut terhubung dengan rumah di sebelah. Aku memang terlalu bodoh. Bahkan sebulan sebelum kematianku, yang kupikirkan masih bagaimana caranya berziarah ke makam mereka.
Daun Gugur Tanpa Suara - undefined novels & stories
Muriaz
Sehari sebelum jadwal datang bulan, aku melihat sebuah catatan di ponsel tunanganku. [Kira-kira besok dia datang bulan. Aku harus menyiapkan pembalut dan obat pereda nyeri di tasnya dulu.] Aku tersenyum manis, merasa tersentuh oleh perhatian tunanganku. Namun keesokan harinya, saat perut bagian bawahku mendadak kram hebat, aku meraba-raba isi tasku dengan wajah pucat pasi. Hasilnya nihil, tidak ada apa-apa di dalam sana. Darah merah pekat terlanjur menembus celanaku. Di tengah kepanikan, murid-murid menunjuk ke arah belakangku sambil berbisik dan tertawa. Saat itu, aku mengira dia hanya lupa menyiapkannya. Sampai akhirnya, guru magang yang baru masuk membuat sebuah unggahan di media sosialnya. [Baru mulai kerja langsung ketemu mentor idaman! Dia bahkan menyiapkanku pembalut dan obat pereda nyeri. Haid kali ini sama sekali nggak sakit.] Unggahan itu dilengkapi foto sebutir ibuprofen, pembalut, serta segelas air seduhan gula merah dan kurma. Obat itu adalah obat yang selalu kusediakan di rumah karena nyeri haidku yang parah. Dan pembalut itu adalah satu-satunya merek yang tidak menimbulkan reaksi alergi pada kulitku. Aku mematikan ponsel, menatap cincin di jari tengahku cukup lama, lalu bangkit menuju ruang kepala sekolah untuk mengajukan permohonan studi banding ke luar negeri. Tujuh tahun bersama, dia bahkan tidak pernah mengingat tanggal siklus datang bulanku. Mulai sekarang, pria itu tidak perlu mengingatnya lagi.
Semoga Tak Ada Lagi Badai di Separuh Hidupku - undefined novels & stories
L.S
Aku menghabiskan tiga tahun penuh untuk menaklukkan hati Nathan Setiawan, pria yang dikenal bak bunga di puncak gunung yang sulit dijangkau. Lalu, dengan mengorbankan seluruh karierku, akhirnya aku berhasil menjadi Nyonya Setiawan yang begitu diidam-idamkan banyak orang. Namun, tepat pada hari peringatan lima tahun pernikahan kami, aku memutuskan untuk bercerai. Pengacaraku adalah sahabatku sendiri. Berulang kali dia bertanya, "Kau yakin? Dulu, demi menikah dengannya, kau bahkan langsung menolak tawaran dari Vogue. Sekarang, kau malah bilang mau bercerai?" Aku menahan getir yang memenuhi dadaku. "Tolong buatkan surat perjanjian perceraian untukku. Secepat mungkin." Dia tidak mengerti. "Kenapa?" Aku memandang buket bunga kecubung hitam yang dibungkus dengan begitu mewah di atas meja makan, lalu memberikan jawaban terakhir, "Karena ... sebuket bunga."
Setelah Sepuluh Hari, Semua Tersisa Kenangan - undefined novels & stories
Lidik
Setelah mengetahui keberadaan Larissa, aku tidak bertengkar dengan Nicholas Sena. Aku hanya menyerahkan surat perjanjian cerai kepadanya. Dia duduk tertunduk. Setelah ragu sejenak, dia merobek surat itu. “Sepuluh hari. Sepuluh hari lagi, aku akan mengirim Larissa pergi sejauh mungkin. Dia tak akan muncul lagi dalam kehidupan kita.” Setelah berkata begitu, dia langsung berbalik dan pergi meninggalkan rumah tanpa menunggu jawabanku. Begitulah sepuluh hari itu dimulai. Nicholas mengajaknya arung jeram, mendaki gunung bersalju, lompat bungee, hingga terjun payung. Mereka mencoba segala hal yang memacu adrenalin. Dia juga mengajak wanita itu melihat matahari terbit di pantai, berdoa di Vihara Kalindra, dan melakukan segala hal yang romantis. Hingga malam di hari kesembilan. Setelah membereskan semua barang bawaanku, tanpa sengaja aku menerima panggilan video dari diriku sepuluh tahun yang lalu. “Jadi, kamu benar-benar diriku sepuluh tahun lagi ya?” serunya dengan mata berbinar. “Kalau begitu, aku dan Nico pasti sudah menikah dan punya anak, kan?” Senyumku seketika meredup dan langsung melangkah ke balkon. Aku mengarahkan kamera ke bawah, memperlihatkan Nicholas dan Larissa yang sedang berpelukan erat, seakan tak ingin terpisahkan. “Inilah akhirnya.” Dia terpaku, matanya membelalak tak percaya. “Ini nggak mungkin.” Suaraku terdengar lemah, nyaris tanpa tenaga. “Elena ... kumohon. Jangan menikah dengannya.”
Setelah Dia Kembali, Aku Melepasnya - undefined novels & stories
Juwara
Di hari sidang, hakim mengajukan pertanyaan sesuai prosedur yang biasa dilakukan. "Kalian baru menikah tiga tahun. Apa hubungan kalian benar-benar sudah hancur?" Aku mengatupkan bibir sambil tersenyum pahit, lalu melepaskan cincin kawinku dan meletakkannya di atas meja. "Selama tiga tahun menikah, kami juga sudah hidup terpisah selama tiga tahun." "Pak Hakim, apa masih ada perasaan di antara kami?" Selama lima tahun berpacaran, aku adalah kontak yang dia sematkan di bagian paling atas kontak WhatsApp-nya. Nomorku juga jadi kontak daruratnya. Bahkan, penerima manfaat asuransinya juga aku. Aku mengira sudah mencintai orang yang tepat. Namun, di hari pernikahan kami, dia menerima telepon dan wajahnya langsung menjadi pucat pasi. Ketika aku bertanya apa yang terjadi, dia hanya mengatakan bahwa ibunya sakit. Dia meninggalkan segalanya dan langsung membeli tiket pesawat untuk pulang ke kampung halamannya. Selama tiga tahun berikutnya, setiap hari dia mengirimkan foto makanan tiga kali sehari di tiap waktu makan, tetapi ibunya tidak pernah muncul sekalipun dalam foto-foto tersebut. Aku merasa kasihan padanya dan berkata ingin mengundurkan diri dari pekerjaan untuk membantunya merawat ibunya. Namun, dia berkata dengan sedih, "Aku nggak tega." Hingga sebulan yang lalu, aku menemukan akun seorang influencer yang sedang berjuang melawan kanker. Eric Maheswara muncul di vlog influencer itu, dengan keterangan yang begitu hangat. [Ada dia, di setiap terbangun di pagi hari.] [Ada dia, di setiap makan tiga kali sehari.] [Tangan yang saling menggenggam erat ini, juga dirinya.] Lalu, bagaimana dengan aku? Selama 1095 hari dan malam, aku hanya seorang diri. Dia sudah menipuku. Hakim pun mengetuk palu, lalu mengajukan pertanyaan terakhir. "Sudah memikirkannya masak-masak?" Aku mengangguk dengan tegas. Saat putusan cerai dibacakan, aku menatap surat putusan itu dan air mataku tumpah tak terbendung. Eric, aku membebaskanmu. Aku juga membebaskan diriku sendiri.
Akhirnya Menyerah, Derita Tiada Akhir Si Istri Pencemburu - undefined novels & stories
Marla
Jamuan istana baru saja memasuki penghujung acara, kabar bahwa Jenderal Muda Andra yang menghamburkan harta demi membeli seorang kembang rumah bordil sudah menyebar ke seluruh ibu kota. Semua tamu yang hadir serempak menoleh ke arah Wulan, sang Putri. Siapa yang tidak tahu kalau dia terkenal sebagai istri yang sangat pencemburu? Selama lima tahun menikah dengan Andra, yang satu gemar main perempuan, yang satu lagi melabrak ke rumah bordil. Keributan yang mereka buat nyaris menjadi bahan gosip wajib warga ibu kota setiap kali mengobrol. "Tuan Putri ...." Pelayan pribadi Wulan bergegas mendekat sambil merendahkan suara. "Perlukah hamba membawa pengawal untuk menjemput Jenderal pulang sekarang juga?" Suara Wulan tetap tenang. "Nggak perlu. Apa uang dia cukup? Kalau kurang, kirim lagi. Ambil dari simpananku." Pelayan itu terpaku. Seluruh orang di aula pun ikut tercengang, lalu suasana seketika menjadi riuh. "Apa? Malah menyuruh mengirim uang? Bukan menyuruh pengawal menyeret Jenderal Andra pulang?" "Aku dengar waktu Jenderal Andra minum bersama wanita penghibur, Putri langsung mengambil pedang dan menyerbu rumah bordil. Jenderal sampai harus beristirahat berhari-hari untuk memulihkan luka. Kenapa kali ini berubah?" "Betul! Waktu festival malah lebih parah. Tiga perahu hias dibakar sampai habis." "Setiap kali Jenderal Andra berulah, istana pasti menghukumnya. Tapi untuk apa? Besoknya dia tetap lanjut bersenang-senang di tempat hiburan." "Jangan-jangan dia akhirnya sadar kalau bertindak begitu nggak akan bisa mempertahankan hati suaminya, jadi sekarang mau pura-pura jadi istri yang lembut dan baik hati?" Semua bisik-bisik itu terdengar jelas di telinga Wulan.
Ciuman Perpisahan Di Malam Musim Panas - undefined novels & stories
Prazas
Ibu Larsen, sang pewaris keluarga elite ibu kota, akhirnya sadar setelah sepuluh tahun menjadi pasien vegetatif akibat dikira didorong seseorang hingga jatuh dari tangga. Semua tokoh terpandang di ibu kota datang menjenguknya. Mereka berlomba-lomba memuji Larsen di hadapan wanita tua itu karena begitu berbakti dan telah menghukum orang yang mencelakai ibunya selama sepuluh tahun penuh. Meskipun orang yang dianggap bersalah itu adalah pacar Larsen semasa SMA, Larsen tidak pernah sedikit pun berbelaskasihan. Namun, setelah semua orang selesai bicara, wanita tua yang sudah lama terdiam itu malah tampak kebingungan. "Orang yang bersalah? Nggak ada yang dorong aku, kok. Aku jatuh sendiri." Brak! Tangan Larsen bergetar, pisau buah yang dipegangnya jatuh ke lantai. Dia mendongak dengan tercengang. "Bu, apa Ibu bilang?" Jadi, orang yang mencelakai ibunya bukan Alena? Namun, setelah Alena keluar dari penjara, Larsen telah memaksanya menikah dengan seorang pengemis buta dari kawasan kumuh. Sudah tiga tahun ....
Selamat Tinggal, Mimpi Lama - undefined novels & stories
Silas
Pada Hari Anak Internasional, aku tiba-tiba menerima telepon dari putriku di masa depan. Sambil tersenyum, aku bertanya, "Nak, apa Mama dan Papa masih saling mencintai dan hidup bahagia?" Dengan bangga, gadis kecil itu menjawab, "Tentu! Papa dan Mama saling sayang. Mereka nggak pernah bertengkar. Papa bilang, Mama itu orang yang paling Papa cintai seumur hidup!" Wajahku langsung memerah. Dalam hati aku mengomel, sejak kapan Joel pandai mengatakan hal semanis itu di depan anak? Tenggelam dalam rasa bahagia, aku kembali bertanya, "Kalau gitu, margamu ikut Mama, Winata, atau ikut Papa, Gutama?" Gadis kecil itu terdiam sejenak, seolah kebingungan. "Aku ikut Papa, Gutama. Tapi Mama marganya Santoso. Namanya Olivia." Seketika tubuhku membeku. Olivia ... itu nama sahabat masa kecilku. Kemarin, dia bahkan sampai masuk rumah sakit karena membelaku saat bertengkar dengan Joel.
Pesan Rahasia Yang Menyelamatkanku - undefined novels & stories
Jul
Belakangan ini, ada satu program yang lagi tren di internet, yaitu mengobrol dengan diri sendiri di masa depan. Sebelum ujian masuk perguruan tinggi dimulai, aku hanya sekedar ikut-ikutan mengirim satu pesan, [Diriku di masa depan, aku dan Eric akhirnya menikah?] Layar ponselku berkedip sebentar, lalu sebuah balasan dari ‘nomor tak dikenal’ tiba-tiba masuk hanya dalam hitungan detik. [Menikah, pesta pernikahannya sangat megah.] Sambil menggenggam erat ponselku, jariku mengetik dengan cepat. [Lalu? Pendamping pengantinnya Kirana, ‘kan? Dia itu sahabat terbaikku!] Balasannya tetap sangat cepat, [Iya, dia pendampingnya. Dia bukan hanya sekadar pendamping pengantin, tapi juga istri suamimu di malam pertama.] Seketika, senyuman di bibirku membeku. Kemudian, pesan ketiga kembali muncul. [Sebenarnya, kamu nggak perlu sengaja menurunkan standarmu demi menemaninya. Dia sengaja membuat nilai matematikanya jelek, biar bisa tetap di kota yang sama bersama Kirana yang nilainya paling jelek.] [Dia mau kamu melepaskan kesempatan masuk universitas terbaik demi dirinya, hanya karena nggak mau Kirana merasa minder gara-gara nilaimu bagus.] Tiba-tiba, bel tanda masuk ruang ujian berbunyi. Namun, seluruh tubuhku merinding, tak sanggup bergerak sedikitpun. Pesan terakhir itu pun memberikan hantaman yang mematikan. [Kalau nggak percaya, begitu selesai ujian, langsung pergi saja ke hotel di jalan belakang sekolah. Kamu bakal lihat sendiri kenyataannya.]
PREV
12345
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status