Novels
Short Stories

Genres

All
Romansa
Realistis
Manusia Serigala
Mafia
Vampir
Mitologi
Fantasi
Kehidupan Sekolah
Imajinasi
Reinkarnasi
Misteri/Thriller
Mistis Rakyat
Romansa Sejarah
POV Pria

Characters

22
Pelakor×
All
Mandiri
Pelakor
Wanita Kuat
Munafik
Mafia
Cinta Pertama
Kejam
Teman Masa Kecil
Cinta Sejati
Bestie
Pengganti
Dokter
Identitas Tersembunyi
Sekretaris
Bucin
Psikopat
Pengasuh
Influencer
Tetangga
Ahli Forensik
Pilot
Selebriti
Show more

Plot & Setting

26
Pernikahan×
All
Penyesalan
Pernikahan
Selingkuh
Karma
Hubungan Keluarga
Balas Dendam
Kesadaran Diri
Pura-pura Mati
Dunia Kerja
Kriminal
Perundungan
Penebusan
Sistem
Kehamilan
Nikah Kontrak
Cinta Lama Bersemi Kembali
Menggoda
Melawan Takdir
Kutukan
Dunia Hiburan
Dunia Paralel
Perjalanan Waktu
Kekuatan Super
Pusat Perhatian
One Night Stand
Petualangan
Show more

Themes

15
All
Plot Twist
Drama
Cerita Enak
Reinkarnasi
Bangkit
Obsesi
Manis
Healing
Cinta Terpendam
Toxic
Motivasi
Pusing
Kocak
Semangat
Multi POV
Show more

Pelakor Pernikahan Short Stories & Novels

Discover a collection of engaging Pelakor Pernikahan short stories with compelling plots and immersive storytelling. Perfect for readers seeking one-hour short stories and quick, immersive reads online.
Terjebak dalam Gurun Kebohongan - undefined novels & stories
Sansan
Aku kembali setelah lima tahun bertugas di luar daerah. Begitu keluar dari bandara, aku berharap Henry akan menepati janjinya untuk melamarku. Namun, Henry hanya berdiri di sana dengan ekspresi dingin. "Linda, maafkan aku." Aku masih terhenyak, tetapi Henry berkata lagi, "Mengenai mutasimu … akulah yang mengaturnya." "Aku sengaja memindahkanmu ke proyek di daerah terpencil di Wilayah Saloka, agar aku bisa menghabiskan waktu bersama Sandra. "Sandra waktu itu hamil, nggak ada pilihan lain." Setelah terdiam lama, aku menggigit bibir hingga berdarah. Lima tahun lamanya, aku hidup di padang gurun, diterpa badai pasir dan panas yang menyengat, bekerja 16 jam sehari yang terasa seperti neraka. Ternyata semua ini jebakan yang dibuat oleh Henry. "Kamu terlalu keras kepala dan dominan, aku takut kamu menyakitinya." "Aku mengakui kesalahanku bukan berharap kamu memaafkanku, melainkan ingin kamu bisa menenangkan diri dulu, supaya kamu nggak membuat keributan nanti." Nada suara Henry terdengar pasrah. Aku mundur selangkah, menjauh dari tangannya yang mencoba meraihku, tersenyum dengan berlinang air mata. "Henry, padahal kita bisa berpisah baik-baik, tapi kamu malah merusak semuanya."
Setelah Dia Kembali, Aku Melepasnya - undefined novels & stories
Juwara
Di hari sidang, hakim mengajukan pertanyaan sesuai prosedur yang biasa dilakukan. "Kalian baru menikah tiga tahun. Apa hubungan kalian benar-benar sudah hancur?" Aku mengatupkan bibir sambil tersenyum pahit, lalu melepaskan cincin kawinku dan meletakkannya di atas meja. "Selama tiga tahun menikah, kami juga sudah hidup terpisah selama tiga tahun." "Pak Hakim, apa masih ada perasaan di antara kami?" Selama lima tahun berpacaran, aku adalah kontak yang dia sematkan di bagian paling atas kontak WhatsApp-nya. Nomorku juga jadi kontak daruratnya. Bahkan, penerima manfaat asuransinya juga aku. Aku mengira sudah mencintai orang yang tepat. Namun, di hari pernikahan kami, dia menerima telepon dan wajahnya langsung menjadi pucat pasi. Ketika aku bertanya apa yang terjadi, dia hanya mengatakan bahwa ibunya sakit. Dia meninggalkan segalanya dan langsung membeli tiket pesawat untuk pulang ke kampung halamannya. Selama tiga tahun berikutnya, setiap hari dia mengirimkan foto makanan tiga kali sehari di tiap waktu makan, tetapi ibunya tidak pernah muncul sekalipun dalam foto-foto tersebut. Aku merasa kasihan padanya dan berkata ingin mengundurkan diri dari pekerjaan untuk membantunya merawat ibunya. Namun, dia berkata dengan sedih, "Aku nggak tega." Hingga sebulan yang lalu, aku menemukan akun seorang influencer yang sedang berjuang melawan kanker. Eric Maheswara muncul di vlog influencer itu, dengan keterangan yang begitu hangat. [Ada dia, di setiap terbangun di pagi hari.] [Ada dia, di setiap makan tiga kali sehari.] [Tangan yang saling menggenggam erat ini, juga dirinya.] Lalu, bagaimana dengan aku? Selama 1095 hari dan malam, aku hanya seorang diri. Dia sudah menipuku. Hakim pun mengetuk palu, lalu mengajukan pertanyaan terakhir. "Sudah memikirkannya masak-masak?" Aku mengangguk dengan tegas. Saat putusan cerai dibacakan, aku menatap surat putusan itu dan air mataku tumpah tak terbendung. Eric, aku membebaskanmu. Aku juga membebaskan diriku sendiri.
Dia Bagai Pasir di Pelupuk Mataku - undefined novels & stories
Mohini
Saat istriku dinyatakan hamil, di perjalanan pulang tiba-tiba dia berkata kepadaku, "Ada sesuatu yang mau kukatakan." "Sebenarnya anak yang ada di dalam kandunganku adalah anak kakak ipar. Surat izin kelahirannya juga sudah selesai diurus." Senyum di wajahku langsung membeku. Dia mengeluarkan selembar hasil Tes DNA dari dalam tasnya. Pada kolom ayah benar-benar tertulis nama Felix Gondo. Dia berkata dengan nada yang begitu tenang hingga terasa mengerikan, "Hari itu kau demam tinggi dan tertidur di kursi belakang mobil. Kami melakukannya di kursi depan." "Di tempat aku duduk sekarang ini." Dalam sekejap, seluruh tubuhku seakan terjun ke dalam jurang es. Aku membuka mulut, tetapi tenggorokanku terasa seperti tersumbat sesuatu. Setelah mengatakan itu, Salma Kurniawan menatap perutnya yang mulai membesar. Setiap kata yang keluar dari mulutnya menusuk hatiku. "Kalau kau benar-benar nggak bisa menerimanya, aku bisa gugurkan. Tapi kuota surat izin kelahiran cuma ada satu. Kalau kesempatan ini hilang, kita berdua nggak mungkin punya anak lagi." "Sekarang, aku sudah mengatakan yang sebenarnya padamu. Membiarkan anak ini lahir atau nggak, kau yang putuskan."
Ciuman Perpisahan Di Malam Musim Panas - undefined novels & stories
Prazas
Ibu Larsen, sang pewaris keluarga elite ibu kota, akhirnya sadar setelah sepuluh tahun menjadi pasien vegetatif akibat dikira didorong seseorang hingga jatuh dari tangga. Semua tokoh terpandang di ibu kota datang menjenguknya. Mereka berlomba-lomba memuji Larsen di hadapan wanita tua itu karena begitu berbakti dan telah menghukum orang yang mencelakai ibunya selama sepuluh tahun penuh. Meskipun orang yang dianggap bersalah itu adalah pacar Larsen semasa SMA, Larsen tidak pernah sedikit pun berbelaskasihan. Namun, setelah semua orang selesai bicara, wanita tua yang sudah lama terdiam itu malah tampak kebingungan. "Orang yang bersalah? Nggak ada yang dorong aku, kok. Aku jatuh sendiri." Brak! Tangan Larsen bergetar, pisau buah yang dipegangnya jatuh ke lantai. Dia mendongak dengan tercengang. "Bu, apa Ibu bilang?" Jadi, orang yang mencelakai ibunya bukan Alena? Namun, setelah Alena keluar dari penjara, Larsen telah memaksanya menikah dengan seorang pengemis buta dari kawasan kumuh. Sudah tiga tahun ....
Aku Menyaksikan Hatinya yang Perlahan Menjadi Tandus - undefined novels & stories
Mickey
Aku memiliki sebuah rahasia. Setiap kali bersentuhan dengan siapa pun, aku bisa melihat wajah orang yang paling mereka cintai. Sejak Nadhil pindah ke sebelah rumahku saat kami berusia tujuh tahun, di dalam hatinya hanya ada aku. Pada usia delapan belas tahun, saat dia menggenggam tanganku, orang yang ada di hatinya adalah aku. Saat berusia dua puluh dua tahun dan melamarku, yang di hatinya tetap aku. Pada malam pertama pernikahan kami, saat dia menciumku, yang ada di hatinya tetap aku. Pagi hari saat hari peringatan tiga tahun pernikahan kami, aku merapikan kerah bajunya. Saat ujung jariku menyentuh jakunnya, seperti biasa aku memejamkan mata sejenak. Namun, saat itu aku melihat dua wajah. Satu adalah wajahku, satunya lagi wajah seorang perempuan yang asing. Malam itu, layar ponsel Nadhil menyala. [Kak Nadhil, makasih ya, sudah menemaniku hari ini.] Dua puluh satu tahun, seratus ribu kali sentuhan. Untuk pertama kalinya, kemampuanku meleset.
Ratu yang Tak Pernah Menunduk - undefined novels & stories
Muriaz
Aku adalah putri yang diangkat langsung oleh mendiang Raja. Bersedia menikah ke kediaman Jenderal Penakluk Utara saja sudah merupakan anugerah kerajaan yang begitu besar bagi mereka. Di hari pernikahan, tepat saat kereta kencana pengantin menyentuh tanah, seorang wanita berbaju putih polos malah berlutut di depan gerbang kediaman jenderal, menggendong seorang bayi yang masih dibedong. Rangga Baskoro, sang pengantin pria, masih mengenakan jubah merah pernikahannya, menghalangiku dengan raut wajah serba salah. "Yang Mulia, Laras ... adalah wanita yang kutemui saat aku bertugas di perbatasan. Kini, dia tidak punya tempat tujuan." "Mengingat hari ini hari baik, biarkan dia ikut masuk bersama kita." "Yang Mulia tetap menjadi istri utama, sedangkan dia sebagai istri pendamping. Dengan begini, garis keturunan Keluarga Baskoro tetap terjaga." Para tamu di depan gerbang sontak gempar. Nyonya Besar Keluarga Baskoro bahkan tak berlutut sama sekali, melainkan langsung angkat bicara. "Tuan Putri begitu luhur dan terhormat. Tentu tidak akan keberatan berbagi status." "Tapi, Keluarga Baskoro hanya memiliki satu penerus dalam tiga generasi. Anak ini adalah harapan Keluarga Baskoro. Masa kami harus membiarkannya hidup sebagai anak haram tanpa status yang sah?" Para prajurit perbatasan serempak berlutut memenuhi halaman. "Mohon Yang Mulia berbelas kasih!" Kutundukkan kepala, menatap bayi dalam gendongan itu, lalu beralih menatap Rangga yang memandangku dengan tatapan memohon. Lalu, aku tersenyum. Kulepas mahkota phoenix dari kepalaku, kuletakkan di atas meja persembahan pengantin, lalu berbalik dan melangkah masuk ke dalam kereta kencanaku. "Jenderal Rangga, kalau kamu menginginkan penerus, aku takkan menghalangimu." "Tapi, titah mendiang Raja tertulis dengan jelas. Aku dinikahkan ke sini, bukan dianugerahkan kepada keluargamu." "Kalau Keluarga Baskoro tak mampu menerima titah ini, maka akan kutarik kembali."
Saat Aku Tak Lagi Bergantung Padanya - undefined novels & stories
Moon
Setelah ujian masuk perguruan tinggi selesai, aku mengunggah sebuah status di media sosial. [Apakah nggak lagi bergantung padamu bisa dianggap sudah dewasa?] Komentar sahabat masa kecilku langsung muncul. [Berarti seluruh dunia patut merayakannya.] Aku tidak mengerti. Tanpa sadar, aku mengirimkannya tanda tanya. Setelah menunggu cukup lama, akhirnya aku mendapat balasannya. [Sakila Wiranata, kamu tahu nggak, semua orang bilang kamu seperti plester yang terus menempel padaku?] [Ujian masuk perguruan tinggi sudah selesai. Kamu nggak perlu terus menempel padaku setiap hari.] [Belajarlah buat berjalan sendiri. Begitu masuk kuliah, nggak bakal ada yang memaklumi orang dewasa yang masih seperti bayi.] Kemudian, tanpa banyak bicara, dia mengirimiku sebuah paket instalasi. [Kalau ada masalah, tanyakan saja kepada AI. Itu lebih berguna daripada bergantung padaku.] Begitulah, sahabat masa kecil yang telah menjagaku selama dua belas tahun justru menyerahkanku kepada sebuah aplikasi AI. Aku tertegun cukup lama, tetapi pada akhirnya mengunduh paket instalasi itu dengan tenang.
Membela Janda dan Buang Istri Sendiri - undefined novels & stories
Ansa
Tiga tahun setelah rujuk kembali dengan Kristo, Renata akhirnya hamil. Sebagai istrinya, Renata berusaha mati-matian menghindari pertengkaran dengannya. Saat dia pulang larut malam, Renata tidak lagi pergi menyambutnya. Saat mabuk berat karena urusan pekerjaan, Renata hanya menyuruh asisten rumah tangga membuatkan sup pereda mabuk. Dia sibuk bekerja dan jarang pulang ke rumah, tapi Renata tidak pernah menggunakan telepon di kompleks kediaman tentara untuk mencarinya. Bahkan saat usia kandungannya menginjak delapan bulan, Renata menemukan sebotol pelembap wajah yang bukan miliknya di dalam saku mantel pria itu, tapi dia hanya membisu dan mengembalikannya ke tempat semula. Hingga pada hari itu, saat pergi melakukan pemeriksaan kehamilan ke pos kesehatan ibu dan anak di dekat kompleks kediaman tentara, Renata justru menyaksikan pemandangan yang paling menyakitkan. Dua perawat muda baru saja berjalan keluar dari kamar rawat sambil berujar pelan, "Komandan Kristo perhatian banget ya sama istri rekannya. Baru aja melahirkan bayi cowok yang sehat, langsung disewakan kamar VIP terbaik di sini!" "Dengar-dengar Winny ini jandanya rekan Kristo. Perhatian Komandan Kristo benar-benar nggak ada duanya, siang hari dijaga terus, malam hari pun nggak pulang ke kompleks kediaman tentara. Benar-benar orang yang tahu balas budi dan punya perasaan." "Tapi dengar-dengar istrinya Komandan Kristo juga udah mau melahirkan, 'kan? Kalau sampai tahu, nggak tahu deh bakal gimana!" Suara perawat itu melirih, tapi terdengar begitu jelas masuk ke telinga Renata. Menatap pria di dalam ruangan yang sedang menggendong bayi sambil mengobrol bersama rekan kerjanya, pelupuk mata Renata tidak tahan untuk menggenang merah. Dia memutuskan untuk bercerai, kali ini, tidak akan pernah ada kata rujuk lagi!
PREV
12345
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status