Luka yang Terulang 99 Kali
Tepuk tangan bergemuruh sangat lama setelah nada terakhir.
Saat kembali ke belakang panggung, aku secara tak terduga bertemu dengan orang-orang yang belum aku temui selama lima tahun.
Ayah, Ibu, Kakak, dan Elian.
Mereka semua tampak sangat terharu melihatku.
"Hana, memang benar kamu! Akhirnya kami menemukanmu!"
Ibu mendekat, mengulurkan tangan dengan gemetar.
"Kenapa kamu blokir nomor kami? Lima tahun, kami nggak dengar kabar darimu sama sekali. Kami takut kamu kenapa-napa!"
Hot Chapters