Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
A Mother's Justice

A Mother's Justice

kata Nathan. Angelica kaget, "kamu nggak marah sama Mama?" tanyanya. "Mana bisa aku marah pada Mama. Mama itu segalanya buatku," Nathan tersenyum. Dia menyeka air mata Angelica dengan tisu. "Kenapa sih Mama selalu berpikir kalau Mama itu Mama yang buruk? Waktu tinggal diperbatasan pinggiran kota. Mama 'kan sudah sering minta maaf sampai-sampai aku bosan. Padahal Mama nggak salah apa-apa, tapi kayak ngerasa paling bersalah," kata Nathan. Yang mengingat kembali kejadian sebelumnya.
101.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai a mother's wrath sub indo
Baca
+Pustaka
Jatah Bulanan Ibu Mertuaku

Jatah Bulanan Ibu Mertuaku

"Diam kamu Sekar, kamu ... kamu ... wanita kurang ajar!" "Lihat istrimu Pamuji, sifat aslinya yang kayak penyihir udah keluar," ucap ibu dengan marah. "Apa?!" Aku tidak lagi menahan diri dari ibu. Kuanggap ini pertarungan terakhirku mempertahankan harga diri. "Kalo sifatku kayak penyihir, lalu sifat ibu kayak apa? Apa perlu kubeberkan kesalahan-kesalahan ibu?" tantangku semakin tak terkendali dan meladeni ibu.
75.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai a mother's wrath sub indo
Baca
+Pustaka
Keperkasaan Sang Mertua

Keperkasaan Sang Mertua

Aku berusaha untuk menahan suaraku dan ekspresi memalukan yang mungkin terlihat di wajahku. Melihatku tiba-tiba diam, ayah mertua tidak lagi menunjukkan belas kasihan dan gerakannya menjadi kasar. Sentakan tidak terduga itu membuatku tidak bisa menahan diri lagi. Suara erangan rendah terlepas, dan tanpa sadar pinggulku kembali terangkat. Kemampuan ayah mertua benar-benar luar biasa. Hanya dalam beberapa gerakan, semua niatku untuk melawannya pun hilang.
211.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.2K kali sebagai a mother's wrath sub indo
Baca
+Pustaka
Air Mata Rani

Air Mata Rani

ucap maminya dengan suara tegas. “Syarat apa, Mi?” “Kamu harus menuruti semua ucapanku, apapun yang aku katakan kamu jangan pernah membantahnya. Apa kamu mengerti?!” Rani mengangguk pelan. “Mengerti, Mi!”
105.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 144 kali sebagai a mother's wrath sub indo
Baca
+Pustaka
Don't Kill My Baby (Indonesia)

Don't Kill My Baby (Indonesia)

luka yang digoreskan oleh orang yang kita cintai rasanya jauh lebih sakit daripada luka yang digoreskan oleh seribu musuh yang menikam dari belakang. Indira membalas senyum dan mengusap punggung tangan menantunya yang menggenggam tangannya. "Tentu. Mama akan selalu mendoakan yang terbaik untukmu dan juga Rigel. Kau dan Rigel juga harus terus berdoa dan ... berusaha," ucapnya seraya mengedipkan sebelah mata, mencoba menggoda menantunya. Sepersekian detik selanjutnya, tiba-tiba wajahnya bersinar terang seraya memekik, membuat Binar mengernyit heran saat menatapnya. "Ah, sepertinya Mama harus menurunkan resep rahasia untukmu. Semoga saja itu berhasil."
1023.0K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 596 kali sebagai a mother's wrath sub indo
Baca
+Pustaka
BAWA ANAK LELAKIMU PULANG, BU! (DI ANTARA DUA PILIHAN)

BAWA ANAK LELAKIMU PULANG, BU! (DI ANTARA DUA PILIHAN)

Tak kulihat lagi dia menangis seperti tadi siang, hanya senyum sinis yang tercetak jelas dari wajahnya yang pucat. Sekuat tenaga dia menamparku, dua kali membuatku terhenyak tak percaya. Namun, Ibu segera membalasnya dengan menamparnya juga sembari memaki-maki dia. "Kamu akan menyesal, Bagus. Aku jamin itu! Kamu akan menangis darah memohon ampunan Indri yang sudah kamu sia-siakan selama ini. Dan kamu wanita tua matre, aku bersumpah akan membuatmu gila sama seperti selama ini kamu membuatku gila. Kalian akan menanggung derita yang tiada akhir karena sudah menyia-nyiakan wanita sebaik Indri. Membuang darah daging kalian sendiri tanpa perasaan. Kamu akan menyesal, Bagus!" tawanya berderai namun
1026.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 830 kali sebagai a mother's wrath sub indo
Baca
+Pustaka
Tuan Muda untuk Putri yang Tertindas

Tuan Muda untuk Putri yang Tertindas

tanya Andin lirih, air matanya jatuh tanpa aba-aba. "Kamu menyakiti mama Andin. Mama melakukan semua ini hanya demi kamu, tapi teganya kamu menyebut mama pelakor, apa kamu tidak menikmati hasil jerih payah mama menjadi pelakor?" Indina terlihat geram, sama sekali tak menunjukkan penyesalan meski sudah menampar putri kesayangannya. "Aku kecewa mama mengkhianati papa. Mama jahat!" Air mata Andin kembali menitik.
106.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 211 kali sebagai a mother's wrath sub indo
Baca
+Pustaka
MEMBALAS HINAAN SUAMI DAN MERTUA

MEMBALAS HINAAN SUAMI DAN MERTUA

ujar mama mertua sambil menatapku penuh kebencian. Melihat itu, Mas Indra berusaha menenangkan ibunya. Mungkin sebagai suami dan ayah dari kedua buah hatiku, laki-laki itu masih punya sedikit rasa empati sehingga tak tega melihat mama mertua terus memaki dan menyerang ku. "Sudahlah, Ma. Selvi nggak kenapa-kenapa, nggak usah marah-marah terus ya," ujar Mas Indra berusaha menenangkan ibunya agar tak lagi memakiku.
1064.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai a mother's wrath sub indo
Baca
+Pustaka
Lelaki Kontrak Super Kaya

Lelaki Kontrak Super Kaya

ujar Mami Dania berang dan mengangkat tangannya untuk menampar Dewa, namun melihat Dewa sudah siap menahan tangannya membuat Mami Dania menurunkan kembali tangannya itu. "Mulai hari ini, aku meminta kepada Mami untuk menghentikan melakukan terror terhadap Ibu! Karena jangan Mami anggap kami takut dan jangan Mami selalu ingin memeras Ibu seperti itu. Aku akan menuntut Mami melalui jalur hukum jika Mami tidak menghentikan apa yang Mami lakukan terhadap ibu selama ini!" ujar Dewa kemudian. "Aku sudah memiliki semua buktinya! Jadi, jangan main-main sama aku, kalau mami tidak mau menyesal nantinya!" lanjut Dewa dengan menatap tajam ke arah Mami Dania.
108.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 279 kali sebagai a mother's wrath sub indo
Baca
+Pustaka
Desahan di Kamar Pembantu

Desahan di Kamar Pembantu

" cecar Bara dengan kecewa. "Mama malah melakukan ini!" bentaknya keras. Hati Indira terhenyak, sakit, saat mendengar Bara membentak mamanya sendiri. Ia tahu Mayang sudah berbuat jahat kepadanya, tapi ia tetap merasa kasihan karena Mayang adalah orang tua. Apalagi saat Mayang menangis. "Pak Bara, sudah." Indira berbicara pelan, guna menghentikan dan meredakan kemarahan Bara. Tapi mata Bara menunjukkan tidak ada tanda-tanda ia akan berhenti.
9.8347.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13.9K kali sebagai a mother's wrath sub indo
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status