กรองโดย
กำลังอัปเดตสถานะ
ทั้งหมดยังไม่จบจบแล้ว
จำแนกโดย
ทั้งหมดเป็นที่นิยมที่แนะนำคะแนนการอัปเดต
Wanita Hamil di Rumah Mertua

Wanita Hamil di Rumah Mertua

Kuayunkan kaki mendekati tiga orang tidak tau diri itu sambil berkacak pinggang. "Jangan basa-basi, katakan ... mau apa ngikutin aku?" "Jaga sikapmu, Helena! Andra itu suami kamu, jangan mentang-mentang dari tadi kami diam saja lalu kamu bisa bersikap seenaknya!" cecar Mama Desinta sengit. "Kamu bilang Anita adalah wanita murahan ... tapi ternyata dirimu sendiri ...." Plak ...!!!
1031.0K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 1.1K ครั้งในชื่อ hukum suami menghina mertua
อ่าน
+ห้องสมุด
Insecure Membuat Pernikahanku Hancur

Insecure Membuat Pernikahanku Hancur

"Ibu mertuamu berhasil menghasut Adit." Tubuh tinggi langsing itu berdiri, melangkah pelan menuju meja rias. "Setahu aku sih, banyak banget suami yang nggak menghargai istrinya karena seorang ibu. Dan menurut aku Tamara masuk kategori mertua yang wajib dihindari."
1.7K viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 67 ครั้งในชื่อ hukum suami menghina mertua
อ่าน
+ห้องสมุด
Air Mata Suami dan Mertuaku

Air Mata Suami dan Mertuaku

Sudah yakin, pasti akan begini kejadiannya. 'Dia pikir aku akan luluh dan akan menerimanya kembali?' "Marwa, cukup!" pekik Bu Salma tiba-tiba. Ia tak terima melihat anaknya diperlakukan serendah itu oleh istrinya sendiri. "Kamu ini kenapa, sih? Kok, tega banget sama suami sendiri. Memang istri durhaka kamu itu, ya!" Marwa mengulas senyum sinis. Rasanya ingin tertawa, tetapi takut dosa. 'Istri durhaka katanya? Lalu apa sebutan yang pantas untuknya? Mertua durhaka?'
5.712.6K viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 464 ครั้งในชื่อ hukum suami menghina mertua
อ่าน
+ห้องสมุด
Izinkan Suamimu Menikah Lagi

Izinkan Suamimu Menikah Lagi

Izinkan Suamimu Menikah Lagi Bab 42 Pov Author Mendengar mertuanya mengumpat, Nunik bertambah kesal. Mertuanya tersebut menjadi orang yang masuk daftar dibencinya setelah Fathan dan Nabila. Ia membenci Fathan karena menjadi suami yang tidak tegas terhadap Nabila. Sedangkan Nabila dibencinya, karena dinilainya sangat merugikan dirinya selama menjadi istri kedua Fathan.
1081.8K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 2.5K ครั้งในชื่อ hukum suami menghina mertua
อ่าน
+ห้องสมุด
DIKIRA AKU MISKIN

DIKIRA AKU MISKIN

Mas Bimo menaikkan suara. “Kamu dari dulu selalu bela istri!” Bapak mertua juga turut menaikkan suara. “Wajar kalau aku bela istri karena dia memang benar.” Mas Bimo kembali membuatku terharu. “Jadi, menurut kamu, tindakan menghina Bapak itu benar?” Sekarang, ibu mertua menunjukkan aksinya yang langsung menatap sinis kepadaku.
1015.6K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 591 ครั้งในชื่อ hukum suami menghina mertua
อ่าน
+ห้องสมุด
Aku Tak Bodoh

Aku Tak Bodoh

"Nah, kamu lihat kan Bu Fitri! Menantuku ini mampu angkat bicara jika aku sedang berbicara dengan orang lain. Makanya itu, aku menyuruhmu untuk memberikannya wejangan agar bisa berlaku sopan kepada mertua, suami dan ipar. Tapi yaah … mau bagaimana lagi, aku pun juga tau, kamu saja sebagai guru agama tak bisa menyadarkan suami sendiri, gimana orang lain? Ya makin susah. Ck, ck, menyedihkan. Kalah denganku. Anak-anakku semuanya bisa aku atur, walau aku bukan seorang guru agama." Ocehan mertuaku semakin tak beradab. Kesal denganku, tapi malah membawa-bawa masalah kehidupan orang lain kepermasalahannya. Bu Fitri memang mempunyai suami yang suka nyabung ayam dan main judi. Tapi itu tidak bisa dij
9.2K viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 284 ครั้งในชื่อ hukum suami menghina mertua
อ่าน
+ห้องสมุด
Ambilah Gaji Suamiku!

Ambilah Gaji Suamiku!

Ia terlihat menahan amarahnya. "Jangan keterlaluan kamu, Santi. Dia itu suami kamu. Kamu wajib menghormatinya. Menuruti kata- katanya. Apa salahnya juga membantu saudara," Kata mama mertua yang tak kalah sengit. "Membantu saudara itu ada batasannya, Ma. Kalau kita mampu boleh membantu seikhlasnya. Lah ini bukan membantu namanya tetapi memeras," ucapku tak kalah sengit.
9.313.9K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 402 ครั้งในชื่อ hukum suami menghina mertua
อ่าน
+ห้องสมุด
Aku Mbabu, Kau Hadirkan Madu

Aku Mbabu, Kau Hadirkan Madu

sahutku. “Lisa, kamu nggak boleh begitu sejengkal-jengkelnya kamu pada suami enggak boleh, Nak, walau sesalah- salahnya suami dia tetap seseorang yang harus kita hormati. Ibu sudah memberitahumu berkali-kali jika suami salah kita nasihati, jika suami keblinger kita nasihati, bukan malah kita memusuhi, Na," sahut ibuku lagi. Duh betapa beruntungnya Mas Eko memiliki mertua seperti orang tuaku yang selalu membelanya meskipun dia jelas-jelas terbukti salah.
7.724.7K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 494 ครั้งในชื่อ hukum suami menghina mertua
อ่าน
+ห้องสมุด
Dipaksa MPASI Dini

Dipaksa MPASI Dini

Tapi aku sedikit tenang karena semuanya sudah aku pasrahkan kepada Adit agar bicara mengenai kejelekan Rina selama di rumah ini yang tidak mau menurut kepadaku. Bukannya hukumnya wajib menantu menurut dengan mertuanya? Jika membantah bisa dibilang anak durhaka. Karena mertua dan orang tua itu kan sama. Kalau sudah nangis jejeritan seperti tadi yang susah siapa? Aku juga kan yang susah. Apalagi suaminya besok ada rapat pasti juga akan terganggu. Aku saja tadi mau istirahatpun tidak bisa karena mendengar Romi terus saja rewel. Rasanya kasihan sekali melihat cucuku seperti itu. Semua itu karena keegoisan ibunya sendiri.
4.6K viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 160 ครั้งในชื่อ hukum suami menghina mertua
อ่าน
+ห้องสมุด
KUBUAT MEREKA KEPANASAN KARENA SUDAH MEREMEHKANKU

KUBUAT MEREKA KEPANASAN KARENA SUDAH MEREMEHKANKU

Matanya terus menatap heran ke arahku yang bersikap tidak seperti biasanya. "Kamu main gila sama wanita lain?" Ibu mertua ikut bertanya dan menatap tajam ke arah Mas Teguh. "Apaan sih, Bu? Uhuuukk!" Mas Teguh terbatuk dan segera meminum air putih. "Kamu jujur atau Ibu akan memecatmu sebagai anak!" Ibu mertua memberi ancaman yang tidak main-main. Baginya, penghianatan dalam pernikahan adalah perbuatan yang tidak bisa dimaafkan.
5.544.8K viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 1.7K ครั้งในชื่อ hukum suami menghina mertua
อ่าน
+ห้องสมุด
ก่อนหน้า
123456
...
10
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status