Gadis Dua Belas Digit
Sedetik kemudian, salah satu rekan bisnis sekaligus sahabat Mark datang berkunjug bersama Putranya yang berusia dua puluh tahun.
Adalah James, pemuda gagah berperawakan tinggi semampai. "Halo Mark, apa kabar?" ucap Willy, sahabat Mark.
"Willy? Hei, Bro. Apa kabar? Lama tak jumpa?" Mark menyambut Sang sahabat, memeluknya erat.
"Kabarku baik. Bagaimana denganmu?" balas Willy.
"Seperti yang kau lihat, Im oke." Mark melepas pelukan. Lalu merentangkan kedua tangan. Seolah menunjukkan kondisinya yang tampak sehat kepada Willy.
Hot Chapters