Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Wait At 24

Wait At 24

Tiba-tiba ada satu chat menyapa yang cukup membuat hati panas. - Aryo Respati : Beeeeb, maaaaf motor dipinjam ayah. Hp error banget, tombolnya gak berfungsi. - Artria Maharani : Ya. Gpp - Aryo Respati : Kamu udah pulang kan? - Artria Maharani : Masih di kampus, nungguin kamu - Aryo Respati : Aduh, gimana dong?
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai arti 224
Baca
+Pustaka
Terpaksa Jadi Karakter Utama

Terpaksa Jadi Karakter Utama

ha ha’ Di cermin, ada sosok pemuda berusia 22 tahun. Dia memiliki rambut hitam pendek dan beberapa lapis janggut tipis menghiasi dagunya. Artin memiliki kulit yang mulus untuk standar pria, tetapi pakaian yang berantakan membuatnya terlihat lebih seperti orang yang tidak terawat. Ponsel di saku Artin tiba-tiba bergetar. Dia segera meraihnya dan menemukan jika adiknya Siera menelepon.
9.823.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 606 kali sebagai arti 224
Tampilkan Ulasan (44)
Baca
+Pustaka
Affad DaffaMage
Suka dengan ide ceritanya yang integrasi antara dunia nyata dan game. Ada kesan post-apocalyptic juga yang membuat tegang terasa. Pribadi merasa di awal agak sulit mengikuti karena bingung peristiwa apa yang sedang terjadi, tetapi begitu kekuatan didapatkan semua menjadi lebih mudah diikuti.
Rytíř
Semanga, Thor. Selesaikan ceritanya. Izin promo ya, Thor. mohon sudi berkunjung ke cerita "Keris Bunga Bangkai", cerita para pendekar di tengah serbuan tentara iblis dan juga peperangan kerajaan-kerajaan di Jawadwipa.
Baca Semua Ulasan
Satu Miliar Untuk ART

Satu Miliar Untuk ART

Silakan untuk subscribe novel kelanjutannya yang berjudul " Satu Miliar Untuk ART Season 2. Novel itu adalah kelanjutan kisah, Nilam, tuan Alex dan Nizam serta tokoh yang lainnya. Terima kasih. ikuti kisahnya di season 2, dengan judul,"Satu Miliar Untuk ART season 2".
104.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai arti 224
Baca
+Pustaka
Arya Tumanggala 2

Arya Tumanggala 2

Wanita tua itu duduk di atas satu dingklik kayu, menghadap pawon yang sedang menyemburkan api berkobar-kobar. Pawon yang terbuat dari tanah liat itu berbentuk memanjang. Terdapat dua lubang di atasnya yang kala itu sama-sama ditumpangi dua kuali berukuran sedang. Asap memenuhi ruangan, membuat mata perih berair. "Ah, andika sudah bangun rupanya," ujar bibi Citrakara begitu melihat Tumanggala. "Mana Citra? Apa masih tidur?"
1015.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 459 kali sebagai arti 224
Baca
+Pustaka
2'20

2'20

“Awan gelap? Aku hanya sering melihat pusaran angin yang tiba-tiba turun saat tornado itu mulai datang.” “Oh, kalian tak membuka mata batin kalian kan?” tanya Arta perihal penglihatan khusus milik para indigo yang hanya bisa dimiliki oleh sebagian manusia. Cuna dan Jane menggeleng polos mendengar hal itu, “Kalian harus membuka mata batin dulu,” lanjut pemuda itu sambil melirik Citra dan Putra.
1012.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 328 kali sebagai arti 224
Baca
+Pustaka
Antara Dua Hati

Antara Dua Hati

Rumah bergaya modern dua lantai itu memiliki asisten rumah tangga sebanyak lima orang termasuk sopir dan tukang kebun. Razi mengeluarkan beberapa koper yang tanpa diperintah langsung diambil oleh ART dan dibawa masuk. Bu Ratna melempar pandangan ke setiap sudut rumah yang besar, luas, tetapi sepi itu. Salah satu ART yang bernama Nani mengantar Bu Ratna ke kamarnya. Sedang Razi dan Maida berjalan ke kamar mereka. “Kamu suka gak rumahnya?” tanya Maida.
107.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 165 kali sebagai arti 224
Baca
+Pustaka
Utari

Utari

Tak lama, merekapun sampai di toko yang Utari maksud. "Ada yang bisa kami bantu?" tanya pegawai disana. "Ya pak, aku butuh beberapa kain berwarna merah muda dan berwarna hijau lumut.." jawab Utari. "Baik, tunggu sebentar.." jawab pegawai itu sambil mengambil contoh kain yang dimaksud Utari.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai arti 224
Baca
+Pustaka
ARTUR

ARTUR

ucap tuan Arfan >> Di pendapa akademi 5 orang murid sedang membicarakan murid yang baru di angkat oleh guru mereka. "Apa kau sudah dengar bahwa guru besar baru mengangkat murid baru" "ya aku sudah mendengarnya kelihatanya guru besar sangat tertarik dengan orang bernama Artur itu sampai-sampai dia menjadi murid nomer satunya dan dia sendiri yang mengajarnya" "kita lihat saja seberapa hebat orang itu"
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai arti 224
Baca
+Pustaka
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status