Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
SURGA YANG DIHADIRKAN

SURGA YANG DIHADIRKAN

w, menjawab: "Kalau begitu ialah Nabi Yusuf, ia adalah Nabiullah, putera Nabiullah dan ini pun putera Nabiullah pula dan ini adalah putera khalilullah - kekasih Allah yakni bahawa Nabi Yusuf itu adalah putera Nabi Ya'qub putera Nabi Ishaq putera Nabi Ibrahim iaitu Khalilullah." Orang-orang berkata lagi: "Bukan ini yang kita tanyakan." Beliau s.a.w. menjawab pula: "Jadi tentang orang-orang yang merupakan pelikan-pelikan - pembesar-pembesar - dari bangsa Arab yang engkau semua tanyakan padaku? Orang-orang yang merupakan pilihan di antara bangsa Arab itu di zaman Jahiliyah, itu pula lah yang merupakan orang-orang pilihan di zaman Islam, jikalau mereka mengerti hukum-hukum agama." (Muttafaq 'ala
109.9K viewsOngoingAdded to Library 207 Times as abah yusuf asli
Read
+Library
Noda Di Balik Cadar sang Ustadzah

Noda Di Balik Cadar sang Ustadzah

Siang itu rumah Umi Aisyah tampak rame karena kedatangan Zahra dan Fatih. Yusuf dan Ratih juga menyambut Zahra dengan penuh haru. Mereka senang mendapatkan keponakan yang sangat lucu. Suasana meja makan juga terlihat ramai. "Abang Yusuf tinggal dimana sekarang?" tanya Zahra pada Yusuf. "Abang tinggal tidak jauh, Ra. Dirumah sederhana dekat pondok," jawab Yusuf. "Bawalah istrinya kemari, Bang!" pinta Zahra.
1028.1K viewsCompletedAdded to Library 843 Times as abah yusuf asli
Read
+Library
MERINDUKAN SURGA

MERINDUKAN SURGA

Wahyu menatap Yusuf seolah menantang. Yusuf tersenyum ramah. “Ayah saya lahir di desa ini, Pak. Tanah miliknya diwariskan pada saya. Terserah saya, dong, mau buat apa pada tanah dan kebun peninggalan ayah saya,” ucap Yusuf.
3.0K viewsCompletedAdded to Library 96 Times as abah yusuf asli
Read
+Library
BERGANTI PASANGAN

BERGANTI PASANGAN

"Ayo! Siapa yang jadi imam? Lo ya? Kayaknya kita perlu bangunin abi umi deh, nanti mereka sedih karena ketiduran dan ketinggalan sholat berjama'ah bersama dua putra mereka yang teramat tampan ini, terutama gue sih." Cerocosan panjang dan lebar keluar dari mulut Yusuf, semulanya mendengar awalan bicara kembarannya Ya'qub tidak memiliki bayang-bayang kapan Yusuf akan berhenti berucap dan pada kata apa, ternyata tetap berhenti saja dengan sendirinya. "Abi umi udah lama tidurnya?" tanya Ya'qub terlebih dahulu sebelum mengizinkan Yusuf membangunkan sang orang tua mereka.
1010.3K viewsCompletedAdded to Library 277 Times as abah yusuf asli
Read
+Library
Mendadak Jadi Istri Kyai Tampan

Mendadak Jadi Istri Kyai Tampan

Namun, aku semakin di kejutkan saat Tuan Abrahah tiba-tiba berbicara. “Oh, ya, perkenalkan, aku Muhammad Abrahah Al-Hafiz. Putra sulung keluarga ini,” katanya. Bibirnya mengulas senyum miring saat melihat ekspresi wajahku. Aku menoleh ke arah Rasyid. Suamiku itu tersenyum tipis. “Ya, Shanum, aku bukan anak tunggal keluarga ini. Dia adalah kakakku. Hanya saja, Bang Abrahah di asuh oleh keluarga bibi sejak usia kami dua tahun.” jelas Rasyid.
101.8K viewsOngoingAdded to Library 43 Times as abah yusuf asli
Read
+Library
Petaka Mendua

Petaka Mendua

Sedangkan mas Yusuf, ia lagi-lagi tak bergeming, hanya sibuk menimang-nimang anak kami, yang masih di gendongannya. "Karin, Yusuf, selamat ya! Kalian sudah resmi menjadi orang tua." Abah berkata dengan senyum mengembang. "Terimakasih, Abah," sahutku bersamaan dengan mas Yusuf. Pukul dua siang, aku di persilahkan untuk pulang. Dirumah, para tetangga berdatangan memberi selamat, juga beberapa hadiah untuk bayi. "Selamat ya Suf, bayi kalian sudah lahir," kata Emak Rokayah, yang baru berkunjung ke dalam rumah.
10100.2K viewsCompletedAdded to Library 2.9K Times as abah yusuf asli
Read
+Library
Calon Mertuaku Menjadi Maduku

Calon Mertuaku Menjadi Maduku

"Bukan Puteri yang akan bertahan untukku, tapi aku yang akan bertahan disampingnya. Maafkan, putraku Yusuf." "Menantu kurang ajar kamu Akbar, memanggil nama pada mertuamu ini !" Kedua sahabat soleh itu berpelukan lagi, sebelum akhirnya pak Yusuf dan rombongan kembali ke Surabaya. "Ayah akan kembali ke Surabaya sekarang?" tanya Akbar, tersenyum ngejek. "Iya sayang." ujar Yusuf, membalas ejekan sang menantu. Keduanya saling berjabat tangan dan tertawa renyah.
1013.0K viewsCompletedAdded to Library 376 Times as abah yusuf asli
Read
+Library
Teruntuk Mantan Istri Suamiku

Teruntuk Mantan Istri Suamiku

ujar Abah seraya menepuk dada dengan mata yang berkaca-kaca. Wajahnya sudah memerah. Pasti sebentar lagi akan menangis. "Tentu, Abah. Tidak mungkin tidak kenal sama pria hebat, yang sudah mengajarkan putrinya jadi wanita yang tangguh dan mandiri. Abah Agung, mertuaku," ujar Yusuf mantap. "Alhamdulilah .... Allahuakbar!" Abah berucap seraya menghampiri Yusuf dan memeluknya. Menggantikan posisi Aki Sanip yang kini sudah duduk di samping cucunya itu.
9.7142.4K viewsCompletedAdded to Library 5.1K Times as abah yusuf asli
Read
+Library
Upik Abu jadi Nyonya

Upik Abu jadi Nyonya

Bisa kurasakan dadanya yang naik turun seraya menciumi pucuk kepalaku. "Selamat datang kembali Sayang. Selamat kembali ke rumah," ujarnya parau sarat dengan rasa haru yang kental. Begitu pula dengan lelaki muda yang ikut menghampiri kami berdua dan langsung membenamkan kami di dadanya. Kata ibu dia adalah adik lelakiku satu-satunya. Abqo. Meski ingatanku belum sepenuhnya pulih, tetapi perasaan dan hatiku tidak. Aku percaya mereka berdua memang benar-benar keluargaku.
107.4K viewsCompletedAdded to Library 206 Times as abah yusuf asli
Read
+Library
Madu Di Kamar Tamu

Madu Di Kamar Tamu

ujar Hanif. "Iya Mas." "Ayah, Ayah mau kemana?" ucap Yusuf. "Yusuf, Yusuf temani adik Rauzah dan Ibu dulu ya. Ayah harus ikut dengan Dokter ini sebentar," bujuk Yusuf. "Yusuf ikut Ayah saja."
2.3K viewsOngoingAdded to Library 74 Times as abah yusuf asli
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status