Petaka Mendua
Sedangkan mas Yusuf, ia lagi-lagi tak bergeming, hanya sibuk menimang-nimang anak kami, yang masih di gendongannya.
"Karin, Yusuf, selamat ya! Kalian sudah resmi menjadi orang tua." Abah berkata dengan senyum mengembang.
"Terimakasih, Abah," sahutku bersamaan dengan mas Yusuf.
Pukul dua siang, aku di persilahkan untuk pulang.
Dirumah, para tetangga berdatangan memberi selamat, juga beberapa hadiah untuk bayi.
"Selamat ya Suf, bayi kalian sudah lahir," kata Emak Rokayah, yang baru berkunjung ke dalam rumah.
Hot Chapters