Adik Angkat
"Semalam, aku gak sengaja liat kamu Mbak, saat aku lagi nongkrong sama teman-teman di cafe, tempat di mana kamu berada sama Mas Rio, aku melihat kamu begitu mesra sama dia, apalagi saat Mas Rio ngasih coklat, aku lihat Mbak Tia, begitu gembira saat menerima coklat itu,"
"Bimo, emangnya kenapa? Cemburu ya?" goda ku sembari mengapit hidung bangirnya.
Lalu ku menangkup kedua belah pipi tirus Bimo, yang dahulu pipi ini chubby, kini dia sudah remaja dan sebentar lagi beranjak dewasa, usianya kini menginjak enam belas tahun.
Bimo Arya Prasetyo dia adalah Adik angkatku, kami bersaudara beda Ayah juga ibu, namun aku tak sama sekali menganggap dia saudara angkat.