Cinta Orang Ketiga
Darah dagingnya.
Adelia tak akan pernah melupakan malam di mana semua ini berawal. Wanita itu ingin meneriakkan pada semua, bahwa dia tidak seburuk pikiran Fairuz. Bahkan, sang penanam benih di rahimnya orang yang sama sekali tidak dia izinkan masuk ke hidupnya. Namun, apalah daya seorang Adelia. Bila dia bicara tidak ada yang percaya. Oleh karena itu, Adelia meletakkan keyakinan pada sang waktu, bahwa semua akan terbuka pada akhirnya.