Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Alisya

Alisya

Aiys menekuk mukanya. "Terus maunya seperti apa?" tanya Juna masih santai. “Junaaaaaaa," teriak Aiys. Juna yang gemas langsung saja mengacak rambut Aiys. "Rapiin!" tegas Aiys namun kedengaran manja. Bukannya merapikan, Juna malah lebih mengacaknya. "Junaaaaaaa," kesel Aiys sambil mengangkat tangannya berniat memukul Juna.
3.3K viewsOngoingAdded to Library 133 Times as aisha manhua
Read
+Library
Kau Duakan Aku, Kubawa Anakmu Pergi

Kau Duakan Aku, Kubawa Anakmu Pergi

Ia segera meraih benda itu dan melihat siapa yang menghubunginya. Aisha. Nama yang tertera dalam layar panggilan. "Aii, kok sudah balik sih? Kenapa ngga nunggu aku?" tanya Aisha dengan suara memekik. Reflek Aini menjauhkan ponsel dari telinganya. "Sabar kali, Sha. Pelan-pelan, ngga pake teriak juga!" Aini membalas ucapan Aisha setelah kembali mendekatkan ponsel ke telinganya.
1056.2K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as aisha manhua
Read
+Library
Menikahi Duda

Menikahi Duda

Aisha duduk di pinggir ranjang dengan tubuh hanya terbalut sebuah handuk berwarna putih. Dia kini sedang memegang ponsel dengan senyuman licik yang terukir di bibirnya. "Sha, cepat pakai baju. Jangan sampai masuk angin nanti," ujar Alfan yang sudah selesai memakai piyama. Aisha tak merespon, dan hal tersebut membuat Alfan keheranan. Akhirnya dia berjalan mendekati Aisha dan melihat apa yang sedang dilakukan istrinya tersebut.
1.3K viewsCompletedAdded to Library 25 Times as aisha manhua
Read
+Library
SUAMI YANG SEMPURNA

SUAMI YANG SEMPURNA

Aisha berbaring di sebelahku, sambil mencakar-cakar wajahku kemudian terkikik geli. Tanpa sengaja, aku justru menangis. Meskipun dia bukan anak kandungku, tapi saat melihat mata polos dan teduh itu, aku langsung mendapatkan gambaran kalau dia akan tumbuh menjadi gadis yang cantik seperti rembulan. Perasaan haru semakin membuncah, ketika Aisha mengucapkan kalimat pertamanya. "Da, da,da,Nda ...." Seisi ruangan langsung takjub dan berdecak kagum.
1.8K viewsOngoingAdded to Library 45 Times as aisha manhua
Read
+Library
Pewaris Sesungguhnya Itu....

Pewaris Sesungguhnya Itu....

pujian Evan yang hanya memerlukan waktu beberapa menit saja untuk mendapatkan sarapannya. "Aku harap kamu menyukainya." Senyuman palsu Aisha. 'Jika saja saat kamu mati semua harta punya papa tidak dialihkan pada keluarga kamu, aku sudah meracunimu dari dulu!' Aisha adalah wanita lemah lembut, tetapi semakin hari pemikiran arogan berkembang perlahan karena kebenciannya pada Evan yang telah membuat keluarganya sengsara.
2.7K viewsCompletedAdded to Library 79 Times as aisha manhua
Read
+Library
Cinta Istri Muda

Cinta Istri Muda

Walau baru pertama kali bertemu, ia yakin, Syahlana bukan wanita sembarangan. Sesampainya di rumah, Aisha masuk dengan wajah sumringah. Ia melihat Rosana sedang sibuk merangkai bunga untuk hiasan di beberapa ruangan. "Ma, Mama!" Dihampirinya sang mertua. Rosana masih sinis pada Aisha. "Hm?" Ia menyahut sekenanya. Aisha bisa mengerti. Tetapi dirinya tidak akan menahan diri untuk menyampaikan kabar ini. "Aku punya kabar baik, Ma?"
108.7K viewsCompletedAdded to Library 208 Times as aisha manhua
Read
+Library
Senandung Cinta Aisyah

Senandung Cinta Aisyah

Aisyah mengatupkan kedua tangannya di dekat dada. Lelaki itu mengerti. "Perkenalkan nama saya Ridwan. Boleh saya tau siapa namamu?" "Aisyah." "Nama yang cantik seperti orangnya." Pujian itu tak sampai membuat Aisyah terlena. Ia cukup menanggapinya dengan secuil senyuman. Lampu merah belum berganti. Ridwan punya waktu untuk sekadar mengajak Aisyah berbicara. "Kamu bekerja di mana?" Ridwan menatap Aisyah dalam.
104.8K viewsOn holdAdded to Library 168 Times as aisha manhua
Read
+Library
Aroma Manis

Aroma Manis

"Tolong, hiduplah karena rakyatmu, jangan serahkan nyawamu kepada dewi bulan dengan alasan; ditinggalkan oleh mate yang lebih memilih pria lain, karena dia tidak akan suka," lanjutnya membuat pria itu tersenyum kembali. "Terima kasih, Luna. Perkenalkan, namaku Zhaks." "Salam kenal Alpha Zhaks." Zhaks tersenyum, ia pun bertanya karena sudah merasa nyaman dengan wanita yang membuat hidupnya kembali cerah. "Kenapa kau di sini? Bukannya di sini dingin?"
109.5K viewsCompletedAdded to Library 218 Times as aisha manhua
Read
+Library
MEET AISHA IN 1998

MEET AISHA IN 1998

Mau menyalakan teve saja susah, jadi dia hanya melamun di ruang keluarga yang hening. Entah kenapa, pikiran Rega bukan membayangkan seperti apa situasi di ibukota, juga nasib teman-temannya. Malah yang terbayang, sosok gadis bernama Aisha itu. “Aisha, lagi apa ya?” gumamnya pelan.
103.8K viewsCompletedAdded to Library 129 Times as aisha manhua
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status